Pemuda cerdas dan bijak bermedia sosialisasi pencegahan hoaks di era digital

Bukhori Yasin, Gunawan Hadi Purwanto, Irma Mangar, Nico Ferdian

Abstract


Abstrak

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah mengubah cara masyarakat dalam mengakses dan menyebarkan informasi, khususnya melalui media sosial yang banyak digunakan oleh kalangan pemuda. Kemudahan ini di satu sisi memberikan manfaat besar, namun di sisi lain memunculkan tantangan berupa maraknya penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan dampak negatif seperti keresahan sosial, konflik, dan menurunnya kepercayaan publik. Pemuda sebagai pengguna aktif media sosial memiliki peran strategis, baik sebagai penyebar informasi maupun agen perubahan. Oleh karena itu, literasi digital menjadi kunci penting untuk membekali pemuda dengan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan etis dalam bermedia sosial. Kegiatan sosialisasi “Pemuda Cerdas dan Bijak Bermedia Sosial dalam Pencegahan Hoaks di Era Digital” bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran pemuda mengenai bahaya hoaks serta cara pencegahannya. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, studi kasus, tanya jawab, serta simulasi praktik verifikasi informasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait ciri-ciri hoaks, pentingnya verifikasi informasi, serta penerapan prinsip “saring sebelum sharing”. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi digital dan kesadaran pemuda dalam bermedia sosial secara bijak. Meskipun terdapat beberapa kendala teknis, kegiatan berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan. Diperlukan upaya berkelanjutan dan kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan digital yang sehat, aman, dan produktif serta meminimalisir penyebaran hoaks di masyarakat. 

 

Kata Kunci: literasi digital; media social; pemuda; pencegahan hoaks; era digital.

 

Abstract  

The development of information and communication technology in the digital era has changed the way people access and disseminate information, especially through social media which is widely used by young people. On the one hand, this convenience provides great benefits, but on the other hand, it raises challenges in the form of the rampant spread of hoaxes that can have negative impacts such as social unrest, conflicts, and declining public trust. Youth as active users of social media have a strategic role, both as disseminators of information and agents of change. Therefore, digital literacy is an important key to equipping youth with critical, analytical, and ethical thinking skills in social media. The socialization activity "Smart and Wise Youth with Social Media in the Prevention of Hoaxes in the Digital Era" aims to increase youth understanding and awareness of the dangers of hoaxes and how to prevent them. The methods used include lectures, interactive discussions, case studies, questions and answers, and simulations of information verification practices. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of the characteristics of hoaxes, the importance of information verification, and the application of the principle of "filter before sharing". Overall, this activity has a positive impact on increasing digital literacy and youth awareness in using social media wisely. Despite some technical obstacles, the activity went well and achieved the expected goal. Continuous efforts and collaboration of various parties are needed to create a healthy, safe, and productive digital environment and minimize the spread of hoaxes in the community. 

 

Keywords: digital literacy; social media; youth; hoax prevention; digital era.


Keywords


digital literacy; social media; youth; hoax prevention; digital era.

Full Text:

PDF

References


Abd.Majid. (2019). FENOMENA PENYEBARAN HOAX DAN LITERASI BERMEDIA SOSIAL LEMBAGA MAHASISWA UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA. Fenomena Penyebaran Hoax Dan Literasi Bermedia, 8(2), 228–241.

Batoebara, M. U., & Hasugian, B. S. (2024). Isu hoaks meningkat menjadi potensi kekacauan informasi. Device : Journal Of Information System, Computer Science And Information Technology, 4(2), 64–79.

Damayanti, A. (2023). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Informasi dan Publikasi ( Studi Deskriptif Kualitatif pada Akun Instagram @ rumahkimkotatangerang ). Pikma, 6(September), 173–190.

Endar, T., Setiadi, Y., Surahim, I., & Syamsuddin, S. (2025). Kebijakan Penggunaan Media Sosial Bagi Generasi Muda. JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT BANGSA, 3(3), 1020–1023.

Ernalia, U., Zahra, F. A., & Alim, J. A. (2025). Peran Artifical Inteligence ( AI ) Dalam Meningkatkan Literasi Digital Dan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa. Ilmiah Nusantara ( JINU), 2(6), 1174–1185.

Pitaloka, E. D., Aprilizdihar, M., & Dewi, S. (2022). PEMANFAATAN SOSIAL MEDIA SEBAGAI SARANA PEMBELAJARAN. Journal of Digital Education, Communication, and Arts, 4(2), 101–110.

Pratama, S., Ashari, M., Zulkarnain, S. A. B., & Sabrina, E. (2025). Pentingnya Literasi Digital dalam Dunia Pendidikan: Transformasi Pembelajaran di Era Digital. JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 6(2), 554–561.

Sarjito, A. (2024). Hoaks , Disinformasi , dan Ketahanan Nasional : Ancaman Teknologi Informasi dalam Masyarakat Digital Indonesia. Journal of Governance and Local Politics (JGLP), 6(2), 175–186.

Sauzan Vidya Rastratama Mitra. (2024). Era Kemudahan Akses Internet sebagai Pendorong Tindakan Kekerasan Seksual oleh Anak. Mahkamah: Jurnal Riset Ilmu Hukum, 1(4), 223–234.

Umar, M. H., Faisal, F., Umra, S. I., & Faroek, R. A. (2025). Pencegahan Penyebaran Hoax Di Media Sosial Pada Kalangan Siswa SMK Negeri 1 Kota Ternate. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(12), 8717–8725. https://doi.org/10.56338/jks.v8i12.7938

Waskithoaji, Y., & Aditya, B. (2022). Peran Teknologi dalam Penggunaan Media Sosial dan Dampaknya terhadap UMKM. Selekta Manajemen: Jurnal Mahasiswa Bisnis & Manajemen, 01(02), 223–237.




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i3.39614

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: