Upaya peningkatan pengetahuan siswa sebagai pencegahan gangguan masalah kesehatan jiwa di SMK Al-Furqon Driyorejo

Yura Witsqa Firmansyah, Indra Maulana Widyanto, Chindy Maria Orizani, Firnanda Erindia, Sujeni Sujeni

Abstract


Abstrak

Perkembangan media sosial memberikan dampak positif maupun negatif terhadap kesehatan mental remaja. Fenomena seperti doomscrolling, Fear of Missing Out (FOMO), dan tekanan sosial di media sosial dapat memicu kecemasan, stres, gangguan tidur, serta penurunan kepercayaan diri pada siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa sebagai upaya pencegahan gangguan masalah kesehatan jiwa di SMK Al-Furqon Driyorejo. Metode kegiatan dilakukan dengan ceramah melalui penyuluhan kesehatan menggunakan media presentasi, diskusi interaktif, serta evaluasi pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 15 siswa yang terdiri dari 12 siswa laki-laki dan 3 siswa perempuan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa setelah diberikan edukasi. Rerata nilai pre-test sebesar 88,00 meningkat menjadi 98,66 pada post-test dengan persentase kenaikan sebesar 12,11%. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme dan pemahaman yang lebih baik mengenai dampak penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental serta langkah-langkah pencegahannya. Kegiatan edukasi kesehatan jiwa ini efektif meningkatkan pengetahuan siswa terkait penggunaan media sosial secara sehat dan bijak sebagai upaya pencegahan gangguan kesehatan jiwa pada remaja.

 

Kata kunci: kesehatan jiwa; remaja; media sosial; doomscrolling; FOMO.

 

Abstract

The rise of social media has both positive and negative effects on adolescents’ mental health. Phenomena such as doomscrolling, Fear of Missing Out (FOMO), and social pressure on social media can trigger anxiety, stress, sleep disorders, and a decline in self-confidence among students. This community service activity aims to enhance students’ knowledge as a preventive measure against mental health issues at SMK Al-Furqon Driyorejo. The activity was conducted through health education lectures using presentation materials, interactive discussions, and pre-test and post-test evaluations. There were 15 participants in the activity, consisting of 12 male students and 3 female students. The results of the activity showed an increase in students’ knowledge following the education session. The average pre-test score of 88.00 increased to 98.66 on the post-test, representing a 12.11% increase. Additionally, the students demonstrated enthusiasm and a better understanding of the impact of social media use on mental health as well as preventive measures. This mental health education activity effectively increased students’ knowledge regarding the healthy and wise use of social media as a preventive measure against mental health disorders in adolescents.

 

Keywords: adolescents; doomscrolling; FOMO; mental health; social media


Keywords


adolescents; doomscrolling; FOMO; mental health; social media

Full Text:

PDF

References


Afiyah, S. N., Ramdani, B. ., Zuhri, A., & Kurniawan, A. R. . (2025). FENOMENA FEAR OF MISSING OUT DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA DALAM PERSPEKTIF ISLAM. Khazanah: Jurnal Mahasiswa, 17(2), 56–66. https://doi.org/10.20885/khazanah.vol17.iss2.art7

Cahya, W. R. D., & Khoirunnisa, R. N. (2026). Doomscrolling Dalam Kehidupan Akademik Mahasiswa: Studi Fenomenologi. Character Jurnal Penelitian Psikologi, 13(01), 402–413. https://doi.org/10.26740/cjpp.v13n01.p402-413

Eun, B. (2025). Doomscrolling, social media, and adolescent depression: A psychological and neurological perspective. Technium Soc. Sci. J., 74, 113.

Fitriani, L. A., & Wardani, S. Y. (2026). DAMPAK DOOMSCROLLING TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA DI ERA DIGITAL. Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 6(1), 76-88. https://doi.org/10.56185/jubikops.v6i1.1240

Kusuma, Y. S. (2025). Keseimbangan Mental Dalam Era Digital: Dampak Media Sosial Terhadap Kesehatan Psikologis Remaja. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02), 213-225. DOI: https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24466

Mardhatilla, N. (2025). Fenomena Doom Spending (Perilaku Konsumtif) di Kalangan Remaja : Kajian dari Teori Schacter - Singer. HUMANIKA, 32(2), 145-156. https://doi.org/10.14710/humanika.v32i2.75253

Nurhidayanti, M. (2025). Pengaruh Media Sosial Terhadap Tingkat Kecemasan Remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 1(1), 22-29. https://ojs.samudrailmu.com/index.php/jps/article/view/23

Putri, D. R., Sihpuri, E. M. S., Aufa, N., Rohmaji, H., & Andrianie, S. (2026). MENGATASI DOOMSCROLLING DENGAN NILAI BUDAYA ELING LAN WASPADA SERTA MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL GENERASI Z. Prosiding Konseling Kearifan Nusantara (KKN), 5, 337-350.

Rosjayani, A. P., Idrus, N. I., & Tang, M. (2024). Fenomena Mahasiswa Terhadap Sindrom Fear Of Missing Out. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), 4284–4298. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i5.14757

Sa’idah, I., & Nisrina, R. A. (2024). Perilaku Narsis di Instagram: Studi Kasus pada Remaja Perempuan di Pamekasan. DA'WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam, 4(1). https://doi.org/10.36420/nebm2g93

Sinaulan, N., Sengkey, M., Sumangkut, T., Kodoati, T., & Mundung, T. (2026). Aku Lelah Tapi Takut Tidak Terlihat: Studi Fenomenologis Tentang Burnout Digital Akibat Tekanan Performatif Media Sosial Pendek Pada Remaja Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 12(1.A), 51-58. Retrieved from https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/12262.

Tanhan, F., Özok, H. İ., & Tayiz, V. (2022). Fear of missing out (FoMO): A current review. Psikiyatride Guncel Yaklasimlar, 14(1), 74-85. DOI: 10.18863/pgy.942431




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i3.39816

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: