Pemberdayaan perempuan mengelola sampah organik rumah tangga berbasis sirkular ekonomi mewujudkan Zero Waste

Apryanus Fallo, Susana Purnamasari Baso, Gerardus Diri Tukan, Renstya Jofita Bentanone, Wilhelmina Bhoki Betu, Yusyurun Afonso, Irly Lestriani Haba Kore, Rinaldus Haryanto Jeranu, Maria Yulia Pawe, Maria Augustin Lopes Amaral, Maria Goreti Malut

Abstract


Abstrak

Sampah organik rumah tangga merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang dihadapi masyarakat perkotaan, termasuk di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Pengelolaan sampah yang tidak optimal menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu anggota Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Maulafa dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi Pupuk Organik Cair (POC) berbasis sirkular ekonomi. Kegiatan dilaksanakan pada 19 Juni 2026 di RT 019, Kelurahan Oebufu, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, dengan melibatkan 20 peserta dan enam mahasiswa. Metode meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pre-test, post-test, observasi keterampilan, dan monitoring. Hasil evaluasi menunjukkan skor rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 42% menjadi 88%, atau sebesar 46 poin persentase. Sebanyak 75% peserta juga mampu melakukan sekurang-kurangnya empat dari lima tahapan utama pembuatan POC secara tepat. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan partisipatif dapat memperkuat kemampuan dasar peserta dalam mengolah limbah dapur dan mendukung penerapan ekonomi sirkular di tingkat rumah tangga.

 

Kata kunci: pupuk organik cair; sampah dapur; sirkular ekonomi; wkri; ketahanan pangan.

 

Abstract

Household organic waste remains a significant environmental problem in urban areas, including Kupang City, East Nusa Tenggara. Inadequate waste management creates negative impacts on public health and the environment. This community service programme aimed to improve the knowledge and skills of members of the Indonesian Catholic Women’s Association (WKRI), Maulafa Branch, in processing household organic waste into Liquid Organic Fertiliser (LOF) using a circular economy approach. The programme was conducted on 19 June 2026 in Neighbourhood Unit 019, Oebufu Subdistrict, Maulafa District, Kupang City, and involved 20 participants and six university students. The methods included counselling, demonstrations, hands-on practice, pre-tests, post-tests, skills observation, and monitoring. The evaluation results showed that the participants’ average knowledge score increased from 42% to 88%, representing an improvement of 46 percentage points. In addition, 75% of participants were able to perform at least four of the five main stages of LOF production correctly. These findings indicate that participatory training can strengthen participants’ basic capacity to process kitchen waste and support the implementation of a circular economy at the household level.

 

Keywords: liquid organic fertilizer; kitchen waste; circular economy; wkri; food security.


Keywords


liquid organic fertilizer; kitchen waste; circular economy; wkri; food security.

Full Text:

PDF

References


Anggraeni, Q. M. S., & Sani. (2025). Pengolahan Limbah Dapur Menjadi Pupuk Organik Cair Sebagai Sumber Nutrisi Bagi Tanaman di Kelurahan Urangagung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Mesin (Abdi-Mesin), 5(1), 44–51. https://abdimesin.upnjatim.ac.id/index.php/abdimesin/article/view/103

Astriana, M., Ainaya, A., Hanif, M. N. I., Idris, M., & Hariyana, N. (2024). Inovasi Pengelolaan Sampah Dapur menjadi Pupuk Organik Cair di Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas, Jember. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 5, 4616–4623. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.4183

Darlen, M. F., Nurwiana, I., Bureni, E., Tanaem, G., & Beda, N. (2025). Pupuk Organik Cair, Solusi Tepat Pemanfaatan Limbah Organik RT di Kota Kupang. Communnity Development Journal, 6(2), 2606–2611. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i2.42948

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2023). Data dan Informasi Pengelolaan Sampah Indonesia.

Lesmana, R. Y., & Apriyani, N. (2019). Pemanfaatan Air Lindi Sebagai Pupuk Cair Dari Sampah Organik Skala Rumah Tangga Dengan Penambahan Bioaktivator EM-4. Media Ilmiah Teknik Lingkungan , 4(1), 16–23.

Nalhadi, A., Syarifudin, S., Habibi, F., Fatah, A., & Supriyadi, S. (2020). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga menjadi Pupuk Organik Cair. Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 43–46. https://doi.org/10.30656/jpmwp.v4i1.2134

Ningsih, L., Kodi, R., Blegur, Y. E., Tenga, A. D., Deliana, I., Loro, D., Nitsae, M., Realista, H., & Solle, L. (2024). Wirausaha PocLon: Pupuk Organik Cair Lontar (Borassus flabelifer) di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 2024. https://doi.org/10.51135/baktivol4iss1pp48-53

Nur, T., Noor, A. R., & Elma, M. (2018). Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Sampah Organik Rumah Tangga Dengan Bioaktivator Em4 (Effective Microorganisms). Konversi, 5(2), 44–51. https://doi.org/10.20527/k.v5i2.4766

Ramlan, R., & Masrianih. (2022). Pemanfaatan Sampah Sayur Menjadi Pupuk Organik Cair Dengan Penambahan Bioaktivator EM4. Jurnal Pengabdian Dan Pengembangan Masyarakat Indonesia, 1(2), 41–45. https://doi.org/10.56303/jppmi.v1i2.55

Rini, W. N. E., Aswin, B., & Fajrina Hidayati. (2021). Pelatihan Pembuatan Kompos Dari Sampah Organik Rumah Tangga Dengan Komposter Ember. Jurnal Karya Abdi, 5(3), 116–121. https://doi.org/10.22437/jkam.v5i3.17010

Rosary, E. de. (2023, September 15). Penanganan Sampah di Kupang Belum Maksimal, Mengapa? Mogabay. https://www.mongabay.co.id/2023/09/14/penanganan-sampah-di-kupang-belum-maksimal-mengapa/

Soelaksini, L. D., Wardana, R., Asmono, S. L., Suharjono, & Muhklisin, I. (2023). Pengolahan Sampah Organik Rumah Tangga Pupuk Kompos di Kelompok PKK RW 27 Tegal Boto Lor, Kecamatan Sumbersari Jember. 6th National Conference for Community Service (NaCosVi), 238–242. https://proceedings.polije.ac.id/index.php/ppm/article/view/610

Syahrorini, S., Istikomah, Anggreini, A. D., Khoirunnisak, Tresnawati, S. N., & Syeny, S. (2022). Sosialisasi Pemilahan Sampah Dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Sampah Organik Rumah Tangga Di Desa Wedoroklurak Candi Sidoarjo. Procedia of Social Sciences and Humanities Proceedings of the 1st SENARA 2022, 831–839.

Wahyuni, F., Fitri, S., Setiawan, D., & Acehan, T. R. (2025). Sosialisasi Pembuatan Pupuk Kompos Menggunakan Sampah Organik Rumah Tangga. Beujroh : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Pada Masyarakat, 3(3), 542–554. https://doi.org/10.61579/beujroh.v3i3.658

Yahya, H., Rohendi, A., Ashari, T. M., Harahap, J., Nur, S., Fathma, S. S., & Ginayatri, L. (2024). Pembuatan Pupuk Cair dari Air Cucian Beras dan Sisa Sampah Dapur. Jurnal Inovasi Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 103–109. https://doi.org/10.53621/jippmas.v4i1.294




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i4.40188

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

 

EDITORIAL OFFICE: