Edukasi sebagai upaya peningkatan pengetahuan tentang bullying dan pelecehan seksual pada siswa SMK Wahid Hasyim Sidotopo Wetan Surabaya

Iswati Iswati, Susanti Susanti, I Dewa Gede Hari Wisana, Siti Nur Qomariah, Hilda Dea Revani, Rukmini Rukmini, Siti Hardiyanti, Chindy Maria Orizani, Dwi Yuniar Ramadhani, Rina Budi Kristiani, Firnanda Erindia, Yura Witsqa Firmansyah

Abstract


Abstrak

Bullying dan pelecehan seksual masih menjadi bentuk kekerasan yang sering dijumpai di lingkungan sekolah serta memunculkan efek buruk kesehatan fisik, kondisi psikologis, dan perkembangan sosial remaja. Keterbatasan pemahaman siswa mengenai karakteristik, konsekuensi, dan langkah-langkah pencegahan kedua permasalahan tersebut menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap masih terjadinya kasus bullying dan pelecehan seksual di lingkungan pendidikan. Peningkatan pemahaman siswa mengenai pencegahan perundungan dan kekerasan seksual merupakan tujuan dalam program ini. Sasaran kegiatan adalah 26 siswa SMK Wahid Hasyim Sidotopo Wetan Surabaya. Intervensi dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan interaktif yang meliputi pengukuran pengetahuan awal (pre-test), penyampaian materi, diskusi, sesi tanya jawab, serta evaluasi akhir (post-test) menggunakan instrumen yang sama. Pengukuran nilai pengetahuan siswa dilakukan secara deskriptif yaitu dengan melihat persentase kenaikan sebelum dan sesudah program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rerata skor pengetahuan meningkat dari 63,80 sebelum dan 74,23 setelah program, atau mengalami peningkatan sebesar 16,26%. Selain itu, peserta memperlihatkan keterlibatan yang tinggi selama kegiatan melalui partisipasi aktif dalam diskusi serta penyampaian pertanyaan terkait berbagai bentuk bullying, pelecehan seksual, dan strategi pencegahannya. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bullying dan pelecehan seksual sehingga berpotensi menjadi salah satu pendekatan promotif dan preventif dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, kondusif, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.

 

Kata kunci: bullying; edukasi kesehatan; pelecehan seksual; pengetahuan; remaja

 

Abstract

Bullying and sexual harassment remain common forms of violence in school environments and may adversely affect adolescents’ physical health, psychological well-being, and social development. Insufficient understanding among students regarding the characteristics, consequences, and preventive measures associated with these issues is considered one of the factors contributing to the persistence of bullying and sexual harassment in educational settings. This program aimed to enhance students’ knowledge of bullying and sexual harassment prevention through health education. The participants consisted of 26 students from SMK Wahid Hasyim Sidotopo Wetan Surabaya. The intervention was conducted through an interactive educational program comprising a baseline assessment of knowledge (pre-test), educational sessions, group discussions, question-and-answer activities, and a final evaluation (post-test) using the same instrument. Students’ knowledge levels were analyzed descriptively by examining the percentage increase in scores before and after the intervention. The results revealed that the mean knowledge score increased from 63.80 before the program to 74.23 after the intervention, representing a 16.26% improvement. Furthermore, participants demonstrated a high level of engagement throughout the activity by actively participating in discussions and raising questions related to various forms of bullying, sexual harassment, and prevention strategies. These findings suggest that health education is effective in improving students’ knowledge of bullying and sexual harassment and may serve as a valuable promotive and preventive approach to supporting the development of a safe, supportive, and violence-free school environment.

 

Keywords: bullying; health education; knowledge; sexual harassment; adolescents.


Keywords


bullying; health education; knowledge; sexual harassment; adolescents.

Full Text:

PDF

References


Alshammari, N. A. (2024). Towards a safe school climate: The knowledge and attitudes of teachers towards bullying and bullying prevention. International Journal of Education and Information Technologies, 18, 75–88. https://doi.org/10.46300/9109.2024.18.8

Boström, M., & Österman, C. (2022). Creating clarity and crew courage: Preventive and promotive measures for a maritime industry without bullying and harassment. Occupational Health Science, 6(4), 605–629. https://doi.org/10.1007/s41542-022-00129-5

Erindia, F., Firmansyah, Y. W., Orizani, C. M., Jannah, F., Istiana, D., Suraya, A. S., & Revani, H. D. (2026). Prevalence, Risk Factors, and Impact of Bullying in Boarding School Environments: A Systematic Review. Lontara Journal of Health Science and Technology, 7(1), 134–144. https://doi.org/10.53861/lontarariset.v7i1.641

Freska, N. W., & Fernandes, N. R. (2023). Resiliensi korban bullying remaja. CV Mitra Edukasi Negeri.

Hastiani, M. P., Atika, A., & Sukmawati, E. (2024). Perundungan no perilaku assertive yes, melalui bimbingan dan konseling di sekolah. Mega Press Nusantara.

Hero, E., & Astini, B. (2023). Mental health communication: The phenomenon of cyber sexual harassment through social media. Asian Journal of Media and Communication, 7(1). https://doi.org/10.20885/asjmc.vol7.iss1.art5

Huang, K. Y., Kumar, M., Cheng, S., et al. (2022). Applying technology to promote sexual and reproductive health and prevent gender-based violence for adolescents in low- and middle-income countries: Digital health strategies synthesis from an umbrella review. BMC Health Services Research, 22, Article 1373. https://doi.org/10.1186/s12913-022-08673-0

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2024). Kemen PPPA rilis Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional (SPHPN) dan Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) 2024. https://www.kemenpppa.go.id/page/view/NTQzMW

Kovalenko, A. G., Abraham, C., Graham-Rowe, E., Levine, M., & O'Dwyer, S. (2022). What works in violence prevention among young people? A systematic review of reviews. Trauma, Violence, & Abuse, 23(5), 1388–1404. https://doi.org/10.1177/1524838020939130

Lakilaki, E., Pratiwi, E. A., Priyohadi, N. D., Widayati, N. K., Astutik, N. W., Kep, M., ... Pambayun, E. L. (2025). Mencegah bullying dan kekerasan di sekolah. PT Nafal Global Nusantara.

Matsayi Aji, L., Nuhu Adamu, N., Azumi Kefas, V., Godwin, A., & Garba Hassan, C. (2024). Sexual harassment. In Recent topics related to human sexual practices: Sexual practices and sexual crimes. IntechOpen. https://doi.org/10.5772/intechopen.1003133

Nurhayati, D. A. W. (2025). Eksplorasi pengalaman korban bullying: Narasi pribadi dan dampaknya terhadap perkembangan psikososial. Journal of Society Bridge, 3(2). https://doi.org/10.59012/jsb.v3i2.68

Ritonga, A. R., Thamrin, M. H., & Dalimunthe, M. A. (2025). Developing a sexual harassment prevention model through the "Courageous Campus" campaign: A counseling-based approach in higher education in Medan City. Educational Process: International Journal, 14, e2025076. https://www.ceeol.com/search/article-detail?id=1338851

Sugiarto, J. (2025). Sekolah tanpa perundungan: Integrasi perspektif akademik dan praktik. PT Revormasi Jangkar Philosophia.

Suwarni, L., Atthifah, & Selviana. (2026). Efektivitas booklet terhadap pengetahuan dan sikap orang tua dalam pencegahan kekerasan seksual dan bullying anak PAUD. Health Research Journal of Indonesia, 4(5), 1290–1299. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1259

UNICEF. (2019). Jajak pendapat: #ENDViolence Global Poll 2019. U-Report Indonesia. https://indonesia.ureport.in/v2/opinion/3454/

UNICEF. (2020). Perundungan di Indonesia: Fakta-fakta kunci, solusi, dan rekomendasi untuk setiap anak. U-Report Indonesia. https://indonesia.ureport.in/v2/opinion/3454/

Wulan, A. N. C., Supragono, N. J., Pribadi, N. Z. E., Adityarani, N. W., & Ningtyas, D. P. A. (2025). Sosialisasi pencegahan kekerasan seksual dan aksi nyata penolakan bullying sebagai upaya pembelajaran hukum sejak dini di tingkat sekolah dasar. IMPARSIAL: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 24–30.




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i5.41532

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

EDITORIAL OFFICE: