Peningkatan pengetahuan kesehatan dan kebersihan anak-orang tua melalui program holistik di TK Teladan Girimulya Cibungbulang
Abstract
Abstrak
Kesehatan holistik anak usia dini sangat dipengaruhi oleh penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut (Kesgilut), serta pemenuhan gizi seimbang. TK Teladan Girimulya di kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, menghadapi tantangan nyata berupa belum adanya program edukasi kesehatan preventif yang terstruktur bagi siswa serta rendahnya literasi gizi di kalangan wali murid. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan preventif kesehatan pada anak sekaligus mengoreksi miskonsepsi gizi pada orang tua. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan partisipan sebanyak 62 siswa/i dan 54 wali murid. Metode pelaksanaan yang diterapkan meliputi kombinasi diskusi interaktif, penayangan video animasi, demonstrasi taktil menggunakan manekin gigi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test kuis digital. Hasil intervensi menunjukkan adanya peningkatkan signifikan pada aspek kognitif dan psikomotorik siswa, serta keterampilan preventif siswa sebesar 87,1%, di mana mereka mampu mendemonstrasikan 6 langkah mencuci tangan secara higienis di bawah air mengalir serta mereplikasikan teknik menyikat gigi yang tepat secara mandiri. Peningkatan pengetahuan yang substansial juga terjadi pada wali murid, tercermin dari 93% peserta yang mengalami kenaikan pemahaman gizi dan PHBS, dengan mayoritas (68,9%) berhasil mencapai skor kuis akhir ≥7 (kategori baik). Sesi diskusi interaktif juga berhasil mengoreksi pemahaman wali murid mengenai faktor epigenetik stunting, relevansi suplemen kimia, hingga tata laksana psikologis bagi anak pemilih makanan. Dapat disimpulkan bahwa program edukasi ini efektif menstimulasi kesadaran kesehatan preventif, yang keberlanjutannya memerlukan kolaborasi aktif antara pembiasaan rutin di sekolah dan pengawasan pola asuh di rumah.
Kata kunci: pemberdayaan; kesehatan holistik; cara cuci tangan; menyikat gigi; gizi seimbang.
Abstract
The holistic health of early childhood is greatly influenced by the implementation of Clean and Healthy Living Behaviors, as well as meeting balanced nutrition. Teladan Girimulya Kindergarten in the Cibungbulang district, Bogor regency, faces real challenges such as the absence of a structured preventive health education program for students and low nutrition literacy among parents. This community service activity aims to improve children’s understanding and preventive health skills while also correcting parents misconceptions about nutrition. The activity involved 62 students and 54 parents. The method used included a combination of interactive discussions, animated video screenings, tactile demonstrations using a dental mannequin, hands-on practice, and evaluations through pre-tests and post-tests with digital quizzes. The intervention results showed a significant improvement in student’s cognitive and psychomotor aspects, as well as an 87,1% improvement in preventive skills, the students were able to demonstrate the six steps of hygienic handwashing under running water and independently replicate the proper tooth-brushing technique. Substantial knowledge gains also occurred among parents, reflected by 93% of participants experiencing an increase in understanding of nutrition and healthy behavior practices, with the majority (68,9%) achieving a final quiz score of ≥7 (good category). The interactive discussion sessions also successfully corrected parents’ understanding regarding epigenetic factors in stunting, the relevance of chemical supplements, and psychological management for picky eaters. It can be concluded that this educational program effectively stimulates preventive health awareness, with its sustainability requiring active collaboration between regular habits at school and parenting supervision at home.
Keywords: empowerment; holistic health; handwashing method; tooth-brushing; balanced nutrition.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
DAFTAR RUJUKAN
Ananda, A. R., & Mustikaningsih, W. (2025). Sosialisasi PHBS Melalui Komunikasi Interaktif dengan Media Gambar dan Role Play pada Anak TK ABA I Kota Palangka Raya. Indonesia Berdampak: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 222–229. https://doi.org/10.63822/3sag1q68
Dharma, A. W., Hartono, A., & Wibowo, A. E. (2025). Efektivitas Edukasi Storytelling Metode Hand Puppet Dan Video Terhadap Perilaku Menggosok Gigi Anak Usia 4-6 Tahun. Enfermeria Ciencia, 3, 187–203. https://doi.org/10.56586/ec.v3i4.92
Futri, C. L., Ramadhini, D., Rudi, Afni, R. E., & Nursakinah. (2022). Enam Langkah Cara Menyikat Gigi Yang Baik Dan Benar Untuk Melawan Gigi Berlubang Di Sd Negeri 200413 Tinjoman. Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA), 4(3), 115–121. https://doi.org/10.51933/jpma.v4i3.918
Gestina, Y., & Meilita, Z. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Anak Tentang Kesehatan Gigi Dengan Perilaku Perawatan Gigi Pada Anak Usia Sekolah 10-12 Tahun Di Kelurahan Jatiasih Kota Bekasi. Jurnal AFIAT Kesehatan Dan Anak, 6(1), 81–89. https://doi.org/10.34005/afiat.v6i1.2525
Hikmah, F., Ariningpraja, R. A., Fadilla, Z., & Widada, N. S. (2021). Penyuluhan ISPA dan Pemeriksaan Asam Urat Masyarakat Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Caring, 1(2), 1-8.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). RISKESDAS. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Kementerian Sosial Republik Indonesia. (2020). Penguatan Kapabilitas Anak dan Keluarga: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Marom, A. A., Prayogi, A., Pujiono, I. P., & Syaifuddin, M. (2025). Kegiatan Edukasi Interaktif Kesehatan Gigi bagi Anak Usia Dini di Desa Majakerta Pemalang. Jurnal Igakerta, 2(1). https://doi.org/10.70234/gs2t9m51
Maulina, T. W. P., & Yulianto. (2024). Hubungan Pengetahuan Keluarga Dengan Pelaksanaan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat. Jurnal Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 3(5), 241–248. https://doi.org/10.56586/pipk.v3i5.391
Munawaroh, H., Nada, N. K., Hasjiandito, A., Imam, V., Faisal, A., Anjarsari, I., & Fauziddin, M. (2022). Peranan Orang Tua Dalam Pemenuhan Gizi Seimbang Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Anak Usia 4-5 Tahun. Sentra Cendekia, 3(2), 47–60.
Novika, Sayati, D., & Murni, N. S. (2024). Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan PHBS. Citra Delima Scientific Journal of Citra Internasional Institute, 7(2), 70–76.
Prima, E., Masitah, R., Dewi, N., & Nyoman, A. I. (2021). Gizi Seimbang Bagi Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Angel Hearts Denpasar. Jurnal Paradharma, 5(1), 21-7.
Ruaida, N. (2018). Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan Mencegah Terjadinya Stunting (Gizi Pendek) di Indonesia. Global Health Science, 3(2), 139-151. http://dx.doi.org/10.33846/ghs.v3i2.245
Salim, R. (2024). Edukasi Perilaku Hidup Sehat , Bersih , Dan Gizi Seimbang Sejak Dini. Lamahu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi, 3(1), 16–29. https://doi.org/10.37905/ljpmt.v3i1.24302
Shabrina, F.N. & Hartomo, B.T. (2020). Pemberian Topical Application Fluor untuk Initial Caries pada pasien anak. Journal of Oral Health Care, 8(2), 95-107. http://dx.doi.org/10.29238
Suryana et al. (2022). Kesehatan Gizi Anak Usia Dini. Jakarta: Yayasan Kita Menulis.
Theresia, N., Rahmawaty, F., Sylvia, E. I., & Yusup, A. (2021). Kesehatan Gigi Sangat Penting untuk Anak Usia Sekolah Anak Usia Sekolah Dasar. Jurnal Forum Kesehatan : Media Publikasi Kesehatan Ilmiah, 11(1), 31–37. https://doi.org/10.52263/jfk.v11i1.225
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i5.41876
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















