Edukasi seks pranikah untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi di SMK Swagaya 2 Purwokerto
Abstract
Abstrak
Keterbatasan pemahaman remaja mengenai seks pranikah serta kesehatan reproduksi dapat meningkatkan kerentanan terhadap berbagai permasalahan kesehatan reproduksi. Kondisi tersebut bisa meningkatkan risiko terjadinya tindakan seksual berisiko, infeksi menular seksual (IMS) serta kehamilantidak di rencanakan. Berdasarkan survei awal di SMk Swagaya 2 Purwokerto, siswa belum pernah memperoleh edukasi secara langsung mengenai seks pranikah dan kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi serta pencegahan perilaku seksual berisiko melalui pemberian edukasi seks pranikah di SMK Swagaya 2 Purwokerto. Kegiatan dilaksanakan pada 21 Mei 2026 dengan melibatkan 35 siswa kelas X dan XI. Metode kegiatan meliputi persiapan dan koordinasi, skrining peserta, pelaksanaan edukasi, serta monitoring dan evaluasi. Tingkat pengetahuan diukur melalui kuesioner pre-test dan post-test dengan memuat 20 pertanyaan. Edukasi diberikan menggunakan audiovisual, PowerPoint, dan leaflet. Monitoring dan evaluasi dilaksanakan pada hari ketujuh melalui Focus Group Discussion (FGD) secara daring menggunakan Google Meet. Hasil evaluasi kuantitatif menunjukan peningkatan signifikan pada kategori pengetahuan tinggi dari 25 siswa (71,4%) sebelum edukasi menjadi 33 siswa (94, 3%) setelah edukasi, sementara kategori sedang dan rendah masing-masing menurun menjadi 1 siswa (2,9%). Evaluasi melalui Focus Group Discussion (FGD) mengonfirmasi peningkatan pemahaman peserta yang ditandaioleh kemampuan menguraikan kembali materi kesehatan reproduksi, mengenali dampak perilaku seksual berisiko, serta menjelaskan upaya pencegahannya secara tepat. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pemberian edukasi mampu meningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta terkait kesehatan reproduksi.
Kata kunci: edukasi seks pranikah; kesehatan reproduksi ; remaja
Abstract
Limited knowledge among adolescents regarding premarital sex and reproductive health may increase their vulnerability to various reproductive health problems. This condition may also increase the risk of risky sexual behavior, sexually transmitted infections (STIs), and unintended pregnancy. Based on an initial survey at SMK Swagaya 2 Purwokerto, students had never received direct education on premarital sex and reproductive health. This community service activity was conducted as an effort to improve adolescents’ understanding of reproductive health through education on premarital sex. The activity was conducted on May 21, 2026, involving 35 students from grades X and XI. The activity consisted of preparation and coordination, participant screening, educational sessions, and monitoring and evaluation. Knowledge levels were measured using pre-test and post-test questionnaires consisting of 20 questions. The educational materials were delivered using audiovisual media, PowerPoint presentations, and leaflets. Monitoring and evaluation were conducted on the seventh day through an online Focus Group Discussion (FGD) using Google Meet. The results showed that the proportion of students with a high level of knowledge increased from 25 students (71.4%) before the intervention to 33 students (94.3%) after the intervention, while the moderate and low knowledge categories each consisted of 1 student (2.9%). The FGD results indicated that participants were able to explain the materials provided, including reproductive health, the risks of risky sexual behavior, and preventive measures. These findings indicate that educational interventions can improve participants’ knowledge and understanding of reproductive health.
Keywords: premarital sex education; reproductive health; adolescents.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Africia, F., Ks, N., Rahayu, D., Rahmawati, E., & Yuliansari, P. (2024). Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Kesehatan Reproduksi Sebagai Upaya Pencegahan Perilaku Seksual Beresiko. Jurnal Abdimas Pamenang, 2(2), 148–153. https://doi.org/https://doi.org/10.53599/jap.v2i2.255
Fatimawati, I., Arini, D., Hastuti, P., Ernawati, D., Saidah, Q. I., Budiarti, A., & Faridah, F. (2023). Pendidikan Seks Sebagai Pencegahan Perilaku Seksual Beresiko pada Remaja. Journal of Community Engagement in Health and Nursing, 1(1), 28–38. https://doi.org/10.30643/jcehn.v1i1.220
Hartati, D., Emilia, O., & Astuti, A. W. (2025). Perbedaan pengaruh comprehensive sexuality education terhadap pengetahuan, sikap, dan gaya berpacaran pada remaja laki-laki dan perempuan. Indonesia Jurnal Kebidanan, 16(2), 39–62. https://doi.org/https://doi.org/10.36419/jki.v16i1.1311
Lukas, J. E., Namangge, L. M., Makalikis, K., & Ilat, I. (2024). EDUKASI SEKSUALITAS BAGI REMAJA. Jurnal Pendidikan Dan Bimbingan Konseling, 1(2), 46–60. https://journal.gknpublisher.net/index.php/mathesi/index
Muspitha, F. D., Rumaseb, E., Rahayu, G., Gentindatu, S., & Mebri, E. (2025). Edukasi kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan perilaku seksual pada remaja di Kampung Skouw Sae Distrik Muara Tami tahun 2025. SELAMPARANG:Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 9(November), 4680–4685. https://doi.org/https://doi.org/10.31764/jpmb.v9i6.35567
Mutiara, D., & Hartanto, E. (2022). Pengaruh Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dan Anak Tentang Seks edukasi Terhadap Perilaku Seksual Remaja. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(1), 21–30. https://jurnal.akmrtv.ac.id/index.php/jk/article/view/293/147
Nasrayanti, N. (2024). Pengaruh Pendidikan Seks Pranikah Terhadap Sikap Remaja di SMA Negri 1 Kajuruan Kabupaten Bone. Jurnal Kesehatan Tambusi, 5, 3608–3614.
Nisrin, M., Surur, N., Thohirin, A., & Sundari, S. (2024). Pendidikan Seksual: Kebutuhan Mendesak Di Tengah Perkembangan Teknologi Dan Informasi. Progresif, 2(2), 44–53. https://journal.univgresik.ac.id/index.php/progresif/article/view/117
Nursahyati, Lubis, D. H., Sitorus, N. Y., R, M., Fatma, Y., & Wardayanti, E. (2023). PENGARUH HEALTH EDUCATION TERHADAP PENCEGAHAN PERILAKU SEKS BERISIKO PADA REMAJA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SEI MENCIRIM KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2023. Jurnal Forum Ilmiah Dan Diskusi Mahasiswa (FORISMA), 4, 26–27.
Prasetyawati, L., Hariyati, T., & Nugroho, F. S. (2023). Pengaruh Edukasi Seks Pranikah Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa di SMK PGRI Pedan Klaten The Influence of Sex Before Marriage Education on Students’ Knowledge And Attitudes At SMK PGRI Pedan Klaten. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Berkala, 5(2), 84–92.
Rohman, A. A., & Aniroh, U. (2025). Strategi Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja Melalui Edukasi Menggunakan Media Video Animasi. Journal of Holistics and Health Sciences, 7(1), 215–223. https://doi.org/10.35473/jhhs.v7i1.594
Setiawati, N., Kartikasari, A., Anggraeni, M. D., Latifah, L., & Rahmawati, E. (2023). Perilaku Seksual Berisiko Pada Remaja di Kabupaten Banyumas. Journal of Bionursing, 5(1), 113–118. https://doi.org/10.20884/1.bion.2023.5.1.180
Sinlaeloe, E. B. C., Nayoan, C. R., & Sir, A. B. (2024). Reproductive Health Education through Video and Leaflet Increased Knowledge and Attitudes of Junior High School 1 Lobalain Students. Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region, 7(3), 297–303. https://doi.org/10.14710/jphtcr.v7i3.20455
Syafitriani, D., Trihandini, I., & Irfandi, J. (2022). Determinan Perilaku Seks Pranikah Pada Remaja (15-24 Tahun) Di Indonesia (Analisis SDKI 2017). Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(2), 205–218. https://doi.org/10.25311/keskom.vol8.iss2.1162
Trisnawati, Y., & Mulyandari, A. (2021). Hubungan Karakteristik Remaja dengan Pengetahuan Kesehatan Organ Reproduksi Wanita. Estu Utomo Health Science-Jurnal Ilmiah Kesehatan, XV(2), 11–18.
UNFPA. (2022). Module 1: Adolescent Sexual and Reproductive Health and Rights. My Body, My Life, My World: Operational Guidance.
WHO. (2024). Adolescent health. World Health Organization. https://www.who.int/health-topics/adolescent-health
Zakiyyah, Lestari, S. D. P., Madaniah, S. A., Wahyuni, S. P. A. S., Sholihah, & Sufi, S. N. (2025). Peningkatan Kesadaran Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Edukasi dengan Ceramah Interaktif dan Media Visual serta Asesmen Pengetahuan di SMP Negeri 1 Plumbon, Kabupaten Cirebon. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(4), 665–672. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.3637
Zulfatunnisa, N., & Oktaviana, A. C. (2024). Penguatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pra Nikah melalui Edukasi Berbasis Sekolah pada Remaja di SMA Al Islam 1 Surakarta Strengthening Pre-Marital Reproductive Health Knowledge through School-Based Education among Adolescents at SMA Al Islam 1 Suraka. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sinar Surya, 2(2), 44–50. https://journals.itspku.ac.id/index.php/pkmss
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i5.41944
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















