Inovasi pengolahan umbi porang menjadi produk pangan ramah bagi anak autis dan bernilai ekonomi
Abstract
Abstrak
Umbi porang merupakan komoditas lokal yang memiliki kandungan glukomanan tinggi dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan pangan fungsional yang aman bagi anak Autism Spectrum Disorder (ASD). Meskipun demikian, pemanfaatan umbi porang oleh masyarakat masih didominasi dalam bentuk bahan mentah sehingga belum memberikan nilai tambah ekonomi yang optimal. Program pengabdian kepada masyarakat "Inovasi Pengolahan Umbi Porang menjadi Produk Pangan Ramah bagi Anak Autis dan Bernilai Ekonomi" bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengolah umbi porang menjadi produk pangan inovatif yang aman, bergizi, dan memiliki daya saing. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan, demonstrasi teknologi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kompetensi peserta dengan rata-rata nilai meningkat dari 5,85 menjadi 8,30, menunjukkan efektivitas program dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta. Selain peningkatan aspek kognitif, peserta juga mampu mengaplikasikan teknologi pengolahan, menghasilkan produk pangan berbahan dasar umbi porang yang sesuai dengan prinsip keamanan pangan, serta menerapkan teknik pengemasan dan pengembangan usaha yang lebih baik. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas kelompok mitra dalam menghasilkan produk pangan fungsional bernilai ekonomi sekaligus mendukung ketersediaan alternatif pangan yang lebih sehat bagi anak autis.
Kata kunci: ;
Abstract
Porang tubers are a local commodity with high glucomannan content, offering potential for development into functional food products safe for children with Autism Spectrum Disorder (ASD). However, community utilization of porang tubers remains dominated by raw material usage, failing to generate optimal economic value. The community service program titled "Innovation in Processing Porang Tubers into Economically Valuable Food Products Suitable for Children with Autism" aims to enhance community capacity to process porang tubers into innovative, safe, nutritious, and competitive food products. Implementation methods included identifying partner needs, training, technology demonstrations, hands-on practice, mentoring, and evaluation using a pre-test and post-test design. Evaluation results showed an increase in participant competence, with the average score rising from 5.85 to 8.30, demonstrating the program's effectiveness in improving participants' knowledge and skills. Beyond cognitive gains, participants were able to apply processing technologies, produce porang-based food products adhering to food safety principles, and implement improved packaging and business development techniques. The program positively impacted the partner group's capacity to produce economically valuable functional foods while simultaneously helping to provide healthier food alternatives for children with autism.
Keywords: autistic children; economic value; food products; porang tubers.
Keywords
References
Ahmed, E., Mansour, A., Amer, A., Barakat, T., & Baz, H. (2022). Screening of gastrointestinal symptoms and celiac disease in children with autism spectrum disorder. Egyptian Journal of Otolaryngology, 38(1). https://doi.org/10.1186/s43163-022-00270-6
Anand, N., Gorantla, V. R., & Chidambaram, S. B. (2023). The Role of Gut Dysbiosis in the Pathophysiology of Neuropsychiatric Disorders. Cells, 12(1), 1–30. https://doi.org/10.3390/cells12010054
Ardhiyanti, L. P., & Setiyawati, M. E. (2025). Inovasi Snack Sehat Free Gluten, Free Egg, Free Casein, Free sugar sebagai alternatif snack untuk anak berkebutuhan khusus (Autism & ADHD). Jurnal Inkubator Bisnis, 2(1), 1–10.
Elnajjar, M. ona Me. (2021). Autistic Children Eating Patterns & Feeding Problems: Parents’ Perspectives, Awareness, and Attitude Towards Nutrition Education Programs. The Medical Journal of Cairo University, 89(6), 645–653. https://doi.org/10.21608/mjcu.2021.167871
Hal, F., Triratnawati, A., Hudayana, B., Fauzanafi, M. Z., Nafi, I., Antropologi, D., Budaya, F. I., & Mada, U. G. (2025). Aksiologiya : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Pendampingan Pengembangan Kuliner Berbahan Porang Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur Porang Culinary Development Accompaniment to Increase Food Security in Ponorogo Regency. 9(1).
Holingue, C., Poku, O., Pfeiffer, D., Murray, S., & Fallin, M. D. (2022). Gastrointestinal concerns in children with autism spectrum disorder: A qualitative study of family experiences. Autism, 26(7), 1698–1711. https://doi.org/10.1177/13623613211062667
Horn, J., Mayer, D. E., Chen, S., & Mayer, E. A. (2022). Role of diet and its effects on the gut microbiome in the pathophysiology of mental disorders. Translational Psychiatry, 12(1). https://doi.org/10.1038/s41398-022-01922-0
Kurnia, N., & Muniroh, L. (2018). Correlation between Picky Eater Behavior and Nutrient Adequacy of Children with Autism Spektrum Disorder (ASD). Media Gizi Indonesia, 13(2), 151. https://doi.org/10.20473/mgi.v13i2.151
Ma, Z., Zhao, H., Zhao, M., Zhang, J., & Qu, N. (2025). Gut microbiotas, inflammatory factors, and mental-behavioral disorders: A mendelian randomization study. Journal of Affective Disorders, 371(19), 113–123. https://doi.org/10.1016/j.jad.2024.11.049
Mitrea, L., Nemeş, S. A., Szabo, K., Teleky, B. E., & Vodnar, D. C. (2022). Guts Imbalance Imbalances the Brain: A Review of Gut Microbiota Association With Neurological and Psychiatric Disorders. Frontiers in Medicine, 9(March), 1–21. https://doi.org/10.3389/fmed.2022.813204
Naufali, M. N., & Putri, D. A. (2023). Potensi Pengembangan Porang sebagai Sumber Bahan Pangan di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat. BIOFOODTECH : Journal of Bioenergy and Food Technology, 1(02), 65–75. https://doi.org/10.55180/biofoodtech.v1i02.317
Nurlela, Azizah, & MiaAnak Agung Eka, S. (2021). Education on Functional Food Based on Local Food: 5(2), 241–248.
Pramardika, D. D., Susanti, E., & Fitriana, F. (2020). Analisis Pola Makan Anak Autis Yayasan Tongkat Musa Indonesia ABK Bangun Rejo Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2019. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 2(1), 18–24. https://doi.org/10.54100/bemj.v2i1.24
Saati, E. A., & Wahyudi, A. (2024). Analisis Kandungan Antosianin. In BIO Web of Conferences (Vol. 104, p. 00040). EDP Sciences.
Setiawan, C. E., & Ediyono, S. (2024). Analisis Mendalam Hubungan Permasalahan Karakteristik Remaja dengan Autism Spectrum Disorder. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(11), 107–114.
Syahputri, G. A., Bayunita, R., & Uswama, K. (2024). Karakteristik Kimia Biscuit Dari Tepung Porang ( Amorphophallus Muelleri ) Dan Jagung ( Zea Mays ) Sebagai Emergency Food Product : Formulasi Dan Pretreatment Adonan Chemical Characteristics of Biscuits Made by Porang ( Amorphophallus Muelleri ) and Corn . 2, 336–345.
Tarigan, N., Tarigan, F. N., Sherlina, S., Hasibuan, Y. O., & Saragih, M. (2024). Sensory Test and Poximate Analysis Content Test of Porang Flour ( Amorphophallus Muelleri ) and Tempe Flour Flakes Uji Sensori dan Analisis Poksimat Flakes Berbahan Dasar Tepung Porang ( Amorphophallus Muelleri ) dan Tepung Tempe. 8(2), 230–238. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i2.2024.230-238
Yamane, K., Fujii, Y., & Hijikata, N. (2020). Support and development of autistic children with selective eating habits. Brain and Development, 42(2), 121–128. https://doi.org/10.1016/j.braindev.2019.09.005
Yohana Atma, A., & Kurniawaty, Y. (2025). Pemahaman Spektrum Autisme: Tinjauan Psikopatologi Perkembangan, Deteksi Dini, dan Intervensi Integratif pada Anak Usia Dini. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 02(12), 388–391. https://doi.org/10.5281/zenodo.15676326
Zulkifli, H., Meeze, S., & Rashid, M. (2022). Designing the content of religious education learning in creating sustainability among children with learning disabilities : A fuzzy delphi analysis. November, 1–13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.1036806
DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i4.42017
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
______________________________________________________
Jurnal Selaparang
p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X
EDITORIAL OFFICE:

















