Penerapan alat penyiraman otomatis berbasis mikrokontroler arduino mega pada tanaman warga Desa Rakadua, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana

Ikbal Saputra, Kheriyana Kheriyana, Rahmi Rahmi, Nurhikmawati Nurhikmawati, Bardan Bulaka, Sutrisnawati Mehora, Triani Triani

Abstract


Abstrak

Warga Desa Rakadua, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana masih melakukan penyiraman tanaman pekarangan secara manual sehingga proses penyiraman bergantung pada keterlibatan warga secara langsung. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui program Studi Independen Mandiri Berdampak (SIM-B) dengan tujuan menerapkan alat penyiraman otomatis berbasis mikrokontroler Arduino Mega, mengevaluasi keberfungsian alat berdasarkan kondisi kelembapan tanah, dan mengetahui tingkat penerimaan pengguna. Kegiatan dilaksanakan selama kurang lebih delapan minggu melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan dan perakitan alat, instalasi pada lahan mitra, pelatihan dan pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Satu unit alat dipasang sebagai unit percontohan pada lahan pekarangan warga, sedangkan evaluasi penerimaan pengguna melibatkan lima orang warga yang berinteraksi secara langsung dengan alat. Sistem menggunakan sensor kelembapan tanah, Arduino Mega, relay, dan pompa air serta bekerja secara lokal tanpa koneksi internet. Pengujian fungsional menunjukkan bahwa sistem dapat mengaktifkan pompa ketika kelembapan tanah berada di bawah ambang 50% dan menghentikannya ketika kelembapan mencapai atau melebihi 50%. Hasil evaluasi pengguna menunjukkan persentase penerimaan sebesar 81–100% dengan rata-rata 89,4% yang termasuk kategori Sangat Puas. Hasil tersebut menunjukkan penerimaan positif pengguna terhadap penerapan alat penyiraman tanaman otomatis.

 

Kata kunci: arduino mega; pertanian pekarangan; penyiraman otomatis; sensor kelembapan tanah; teknologi tepat guna.

 

Abstract

Residents of Rakadua Village, Poleang Barat District, Bombana Regency, still rely on manual watering for plants grown in their home gardens, making the watering process dependent on direct human involvement. This community service activity was conducted through the Studi Independen Mandiri Berdampak (SIM-B) program and aimed to implement an Arduino Mega microcontroller-based automatic watering system, evaluate its functionality based on soil moisture conditions, and assess user acceptance. The activity was carried out over approximately eight weeks through several stages, including needs assessment, system design and assembly, installation at the partner site, training and mentoring, and monitoring and evaluation. One unit was installed as a pilot system in a resident’s home garden, while the user acceptance evaluation involved five residents who directly interacted with the system. The system integrates a soil moisture sensor, an Arduino Mega, a relay, and a water pump and operates locally without an internet connection. Functional testing showed that the system activated the pump when the soil moisture level fell below the 50% threshold and stopped the pump when the moisture level reached or exceeded 50%. The user evaluation showed acceptance scores ranging from 81% to 100%, with an average of 89.4%, categorized as Very Satisfied. These results indicate positive user acceptance of the implementation of the automatic plant watering system.

 

Keywords: arduino mega; appropriate technology; automatic watering; home gardening; soil moisture sensor.


Keywords


arduino mega; appropriate technology; automatic watering; home gardening; soil moisture sensor.

Full Text:

PDF

References


Al Hakim, R. R., Pangestu, A., Hidayah, H. A., Faizah, S., & Nugraha, D. (2022). Pemanfaatan teknologi IoT untuk pertanian berkelanjutan (IoT technology for sustainable agriculture). Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian Berkelanjutan (INOPTAN), 1(1), 1–9.

Azhar, A., Sasongko, S. M. A., & Budiman, D. F. (2024). Implementasi purwarupa wireless sensor network untuk monitoring dan penyiraman otomatis pada tanaman mint menggunakan ESP32 berbasis IoT-LoRa. Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan, 12(3), 2113–2121. https://doi.org/10.23960/jitet.v12i3.4678

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bombana. (2025). Kecamatan Poleang Barat dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Kabupaten Bombana.

Dadi, D. (2021). Pembangunan pertanian dan sistem pertanian organik: Bagaimana proses serta strategi demi ketahanan pangan berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Education and Development, 9(3), 566–572.

Dirayati, F., Sari, R. A., & Purnomo, R. F. (2025). Perancangan dan implementasi sistem smart agriculture berbasis Internet of Things untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Jurnal Media Informatika, 6(2), 863–872.

Effendi, N., Ramadhani, W., Farida, F., & Dimas, M. (2022). Perancangan sistem penyiraman tanaman otomatis menggunakan sensor kelembapan tanah berbasis IoT. Jurnal CoSciTech (Computer Science and Information Technology), 3(2), 91–98. https://doi.org/10.37859/coscitech.v3i2.3923

Fuadi, S., & Candra, O. (2020). Prototype alat penyiram tanaman otomatis dengan sensor kelembaban dan suhu berbasis Arduino Mega. JTEIN: Jurnal Teknik Elektro Indonesia, 1(1), 21–25.

Hasani, M. I., & Wulandari, S. (2023). Implementasi Internet of Things (IoT) pada sistem otomatisasi penyiraman tanaman berbasis mobile. ILKOMNIKA: Journal of Computer Science and Applied Informatics, 5(3), 149–161. https://doi.org/10.28926/ilkomnika.v5i3.573

Kamagi, D., Rumambi, D. P., & Kalesaran, L. H. (2023). Rancang bangun sistem kontrol otomatis sensor kelembaban tanah pada media tanam polybag. COCOS, 15(2). https://doi.org/10.35791/cocos.v15i2.47511

Meisaroh, L., Rizal, M. F., Doza, E. B., Amalia, A. R., & Anisa. (2024). Peningkatan sistem penyiraman otomatis dengan integrasi website untuk pemantauan real time di Peternakan Padaringan Smart Farming Cilengkrang. The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar, 4(1), 110–113. https://doi.org/10.25124/cosecant.v6i1.7893

Mursalin, S. B., Sunardi, H., & Zulkifli. (2020). Sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis sensor kelembaban tanah menggunakan logika fuzzy. Jurnal Ilmiah Informatika Global, 11(1), 47–54. https://doi.org/10.36982/jiig.v11i1.1072

Rahardjo, P. (2022). Sistem penyiraman otomatis menggunakan sensor kelembaban tanah berbasis mikrokontroler Arduino Mega 2560 pada tanaman mangga Harum Manis Buleleng Bali. Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, 21(1), 31. https://doi.org/10.24843/MITE.2022.v21i01.P05

Riskiono, S. D., Pamungkas, R. H. S., & Arya, Y. (2020). Rancang bangun sistem penyiraman tanaman sayur berbasis Arduino dengan sensor kelembaban tanah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kendali dan Listrik, 1(1), 23–32. https://doi.org/10.33365/jimel.v1i1.186

Riyanto, D. A., Pranita, E., Ardiantoro, N. F., Sahputra, M. J. N., Fatimah, S., & Wahyudi, A. (2025). Penyiraman tanaman otomatis berbasis IoT menggunakan Node MCU ESP8266. Electrician: Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro, 19(2), 149–155. https://doi.org/10.23960/elc.v19n2.2786

Roihan, A., Setiani Rafika, A., & Firmansyah, R. (2025). Perancangan sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis IoT dan energi surya di lingkungan madrasah. Masyarakat: Jurnal Pengabdian, 2(3), 331–338. https://doi.org/10.58740/m-jp.v2i3.490

Setiawan, I., Junaidi, J., Fadjriyani, & Amaliah, F. R. (2022). Automatic plant watering system for local red onion Palu using Arduino. Jurnal Online Informatika, 7(1), 28–37. https://doi.org/10.15575/join.v7i1.813

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sujana, N. (2024). Perancangan sistem penyiram tanaman otomatis dengan sensor kelembaban berbasis Arduino Uno. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 17–30. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.12339




DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v10i5.42056

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

______________________________________________________

Jurnal Selaparang

p-ISSN 2614-5251 || e-ISSN 2614-526X

EDITORIAL OFFICE: