PENGUATAN KELEMBAGAAN DAN DIGITALISASI USAHA KAKAO BERBASIS EKONOMI SYARIAH DI KABUPATEN LOMBOK UTARA

Novi Yanti Sandra Dewi, Ahadiah Agustina, Sahman Sahman, Aqodiah Aqodiah, Baiq Ida Astini, Ahmad Helwani

Abstract


ABSTRAK

Kelompok Wanita Tani Baitul Makmur Desa Menggala menghadapi permasalahan dalam pengembangan usaha kakao, yaitu pemasaran yang masih konvensional, produk yang belum memiliki branding dan kemasan menarik, belum optimalnya pemanfaatan marketplace, serta belum tertibnya pencatatan keuangan usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui digitalisasi pemasaran dan manajemen keuangan syariah pada usaha kakao. Mitra kegiatan adalah Kelompok Wanita Tani Baitul Makmur yang beranggotakan 22 orang. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi program, pelatihan pengemasan dan branding produk, praktik desain label menggunakan Canva, pendampingan pemasaran melalui marketplace Shopee, penyuluhan penguatan kelembagaan usaha, serta pelatihan manajemen keuangan syariah menggunakan aplikasi SIAPIK. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi praktik, dan diskusi dengan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai branding dan kemasan sebesar 54,5%, keterampilan pemasaran digital sebesar 64%, serta kemampuan pencatatan keuangan menggunakan SIAPIK sebesar 66,7%. Selain itu, kegiatan menghasilkan kemasan produk kakao yang lebih layak pasar, akun pemasaran digital, dan peningkatan kesadaran mitra mengenai tata kelola usaha berbasis prinsip syariah.

Kata kunci: Digitalisasi pemasaran; Kakao; Kelompok wanita tani; Manajemen keuangan syariah; SIAPIK.

 

ABSTRACT

The Baitul Makmur Women Farmers Group in Menggala Village faces several problems in developing its cocoa business, including conventional marketing practices, the absence of attractive branding and packaging, limited use of marketplace platforms, and inadequate financial recordkeeping. This community service program aimed to improve the group’s capacity through marketing digitalization and sharia-based financial management for cocoa business development. The partner of this program was the Baitul Makmur Women Farmers Group, consisting of 22 members. The implementation methods included program socialization, packaging and product branding training, label design practice using Canva, marketing assistance through the Shopee marketplace, institutional strengthening counseling, and sharia-based financial management training using the SIAPIK application. Evaluation was conducted through pre-tests, post-tests, practical observation, and participant discussions. The results showed an increase in participants’ understanding of branding and packaging by 54,5%, digital marketing skills by 64%, and financial recording skills using SIAPIK by 66,7%. In addition, the program produced more marketable cocoa product packaging, a digital marketing account, and improved partner awareness of business governance based on sharia principles. 

Keywords: Digital marketing; Cocoa; Women farmers group; Sharia financial management; SIAPIK.


Keywords


Digital marketing; Cocoa; Women farmers group; Sharia financial management; SIAPIK.

Full Text:

PDF

References


Anwar, A. F., Galib, M., & Amran, F. D. (2022). Analysis of Cocoa (Theobroma Cacao L) Sustainability Status in Bantaeng District. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 9(1), 121–130. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2022.009.1.13

Ariningsih, E., Purba, H. J., Sinuraya, J. F., Suharyono, S., & Septanti, K. S. (2020). Kinerja Industri Kakao Di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 37(1), 1. https://doi.org/10.21082/fae.v37n1.2019.1-23

Fachmi, M., Ngandoh, A. M., & Sabban, Y. A. (2023). Workshop Pemanfaatan Kulit Kakao Menjadi Sebuah Produk UMKM Khas Daerah Tapango Barat Kabupaten Polman. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 1(6), 835–840. https://doi.org/10.59837/jpmba.v1i6.264

Gozali, A., Tangkesalu, D., & Sultan, H. (2023). Analisis Pemasaran Kakao Di Desa Kayuboko Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong. Agrotekbis E-Jurnal Ilmu Pertanian, 11(4), 856–865. https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v11i4.1789

Handayani, S., & Kusmaria, K. (2023). Penerapan Business Model Canvas (BMC) Pada Bisnis Pengolahan Kakao Kelompok Wanita Tani Di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pesawaran. Jurnal Agrimanex Agribusiness Rural Management and Development Extension, 4(1), 125–133. https://doi.org/10.35706/agrimanex.v4i1.9897

Hariyati, Y., Ibanah, I., Yunita, R., Regina, D. A. P., Suharijadi, D., R, M. G., P, R. D., & Firmanto, H. (2023). Nilai Tambah Dan Keengganan Petani Melakukan Fermentasi Biji Kakao Rakyat Desa Jambewangi Kecamatan Sempu. Jurnal Agribest, 7(1), 8–20. https://doi.org/10.32528/agribest.v7i1.8742

Herman, B., Haslindah, H., Anwar, M. A., Mursalat, A., & Mutmainnah, M. (2023). Pemberdayaan Bumdes Melalui Edukasi Digital Marketing Dalam Menghadapi Persaingan Usaha. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(6), 5333. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i6.17584

Intarini, L. P., Budiasa, I. W., & Sudarma, M. (2020). The Contribution of Fermentation Technology to the Value Added of Certification Cocoa in the Subak Abian Amerta Nadi Tuwed Village Melaya District Jembrana Regency. Jurnal Manajemen Agribisnis (Journal of Agribusiness Management), 8(2), 144. https://doi.org/10.24843/jma.2020.v08.i02.p04

Irawati, I., & Umar, F. (2022). Peningkatan Nilai Produk Melalui Pelatihan Desain Kemasan Pada UMKM �Keripik Ma�ming� Di Lembang Marinding Kecamatan Mangkendek Kabupaten Tana Toraja. Ilmu Komputer Untuk Masyarakat, 3(1), 34–39. https://doi.org/10.33096/ilkomas.v3i1.1086

Mahrizal, M., Julia, J., & Arjuniadi, A. (2023). Pengembangan Aneka Produk Hilir Dari Biji Kakao Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Pendapatan Masyarakat. Prima Abdika Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(4), 519–528. https://doi.org/10.37478/abdika.v3i4.3377

Purbaningrum, D. G., Izzatusholekha, I., & Sunarti, S. (2024). Empowering the Community Through Financial Planning to Increase Family Economic Independence in South Tangerang. Community Empowerment, 9(1), 149–155. https://doi.org/10.31603/ce.10581

Revulaningtyas, I. R., & Norsita, D. I. (2020). Penentuan Atribut Mutu Untuk Pengembangan Produk Minuman Cokelat Bubuk Berdasarkan Tingkat Kebutuhan Konsumen. Jurnal Pertanian Cemara, 17(1), 7–13. https://doi.org/10.24929/fp.v17i1.1035

Sherina, R., Maryadi, M., & Wildayana, E. (2020). Kajian Rantai Pasok Biji Kakao Rakyat Di Nagari Sungai Talang Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota. Jurnal Prodi Agribisnis, 1(1), 41–52. https://doi.org/10.56869/kaliagri.v1i1.28

Watu, E. G. C., Amaral, M. A. L., & Adrianus, J. S. (2024). Petani Cerdas Finansial: Pelatihan Literasi Keuangan Bagi Keluarga Tani. Jurnal Inovasi Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 232–239. https://doi.org/10.53621/jippmas.v4i2.361

Wijayati, H. (2022). Dampak Pandemi Bagi Global Value Chain Industri Kakao Indonesia. Jurakunman (Jurnal Akuntansi Dan Manajemen), 15(1), 109. https://doi.org/10.48042/jurakunman.v15i1.87




DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v5i3.40146

Refbacks

  • There are currently no refbacks.