PELATIHAN BERBASIS TEKNOLOGI DALAM PRODUKSI BIO-BRIKET TERAPEUTIK DARI LIMBAH KULIT KOPI DAN KULIT PISANG
Abstract
ABSTRAK
Penanganan limbah biomassa pertanian yang belum terintegrasi sering kali berujung pada praktik pembakaran terbuka yang mencemari lingkungan, sehingga diperlukan pendekatan inovatif untuk mengonversi residu tersebut menjadi produk bernilai tambah. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas teknis masyarakat dalam memanfaatkan limbah kulit kopi dan kulit pisang untuk produksi bio-briket terapeutik sebagai produk energi terbarukan bernilai tambah. Program ini dilaksanakan di Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, yang memiliki permasalahan lingkungan akibat limbah biomassa pertanian yang umumnya dibuang melalui praktik pembakaran terbuka. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui kegiatan sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test yang melibatkan 35 anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, dengan nilai rata-rata meningkat dari 36% pada pre-test menjadi 91% pada post-test, atau mengalami peningkatan sebesar 55%. Peserta juga berhasil memproduksi bio-briket terapeutik berbentuk silinder yang kompak dengan penambahan minyak atsiri, yang memiliki karakteristik emisi asap rendah dan mudah dinyalakan. Inovasi ini menunjukkan potensi konversi limbah biomassa pertanian menjadi produk yang bernilai ekonomi dan ramah lingkungan sekaligus mendukung penerapan ekonomi sirkular pada skala rumah tangga. Secara keseluruhan, program ini berhasil memperkuat kapasitas masyarakat dalam pengelolaan limbah biomassa secara berkelanjutan. Kegiatan lanjutan direkomendasikan untuk mencakup pendampingan teknis yang berkelanjutan, standardisasi mutu produk, serta pengembangan strategi pemasaran guna meningkatkan keberlanjutan dan potensi komersialisasi bio-briket terapeutik.
Kata kunci: Bio briket; Ekonomi sirkular; Kulit pisang; Kulit kopi.
ABSTRACT
The unintegrated management of agricultural biomass waste frequently results in open burning practices that pollute the environment, thus necessitating an innovative approach to convert these residues into value-added products. This community service program aimed to enhance community knowledge and technical capacity in utilizing coffee husk and banana peel waste for the production of therapeutic bio-briquettes as a value-added renewable energy product. The program was conducted in Kalipucang Village, Tutur District, Pasuruan Regency, where agricultural biomass waste is commonly disposed of through open burning, resulting in environmental concerns. A participatory approach was adopted through socialization, practical training, mentoring, and pre-test and post-test evaluations involving 35 members of the local Family Welfare Empowerment (PKK) organization. The evaluation results demonstrated a substantial improvement in participants' knowledge, with the average score increasing from 36% in the pre-test to 91% in the post-test, reflecting a 55% improvement. Participants successfully produced compact cylindrical therapeutic bio-briquettes incorporated with essential oils, exhibiting low smoke emissions and favorable ignition characteristics. This innovation demonstrates the potential of converting agricultural biomass waste into environmentally sustainable and economically valuable products while promoting the implementation of a household-scale circular economy. Overall, the program effectively strengthened community capacity in sustainable biomass waste management. Further initiatives are recommended to include continuous technical assistance, product quality standardization, and market development to enhance the long-term sustainability and commercialization of therapeutic bio-briquettes.
Keywords: Banana peel; Circular economy; Coffee husk; Therapeutic bio-briquette.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adhitasari, A., Manfaati, R., Paramitha, T., Zahwa, A., Setiawan, S., & Yusuf, Y. (2025). Utilization of Coconut Shell and Coffee Grounds as Briquettes Using the Carbonization Method. In Chemical Engineering Journal e (Vol. 22, Number 3).
Adi, R., Diana, U., Mirad, S. N., & Maulida, S. P. (2021). Aromatherapy charcoal briquettes from coconut shell (cocos nucifera) with the addition of local orange peel waste (citrus amblycarpa) and agarwood powder waste (aquilaria malaccensis) as an innovations of wetland product. Russian Journal of Agricultural and Socio-Economic Sciences, 118(10), 215–222.
Aliyyansyah, M. F., Maharani, C. W., Febriani, R., & Kadarroman, A. (2025). Biobriket Berbasis Limbah Lignoselulosa Berstandar Mutu SNI. Jurnal Pengendalian Pencemaran Lingkungan (JPPL).
Badan Perencanaan Pembangunan, P. dan P. D. K. P. (2025). Penyusunan Perencanaan Pengembangan Produk Unggulan Daerah Jangka Menengah Kabupaten Pasuruan.
Bishnoi, S., Sharma, S., & Agrawal, H. (2023). Exploration of the potential application of banana peel for its effective valorization: A review. Indian Journal of Microbiology, 63(4), 398–409.
Dayat, M., Soetjipto, B. E., & Wardoyo, C. (2024). The strategy for developing the Kalipucang dairy farming agribusiness area as a dairy village agroedutourism using the business model canvas. AGROMIX, 15(1), 27–34.
Guo, J., Zhang, Y., Fang, J., Ma, Z., Li, C., Yan, M., Qiao, N., Liu, Y., & Bian, M. (2024). Reduction and reuse of forestry and agricultural bio-waste through innovative green utilization approaches: A review. Forests, 15(8), 1372.
Noprianti, N. S. A., Hamdi, H., & Sudiar, N. Y. (2024). Analisis Pemanfaatan Biobriket Dari Limbah Kulit Kopi Sebagai Basis Pengembangan Energi Terbarukan: Artikel Review. Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy, 4(2), 1–9.
Nurrohman, T., & Rohman, F. (2025). Analysis Planning and Design Structure of Building Flats Rent for Factory Workers in Industrial Area Cirebon Regency. Journal of Green Science and Technology ISSN, 2598, 1277.
Pemanfaatan Biobriket Dari Limbah Kulit Kopi Sebagai Basis Pengembangan Energi Terbarukan Nadia Sri Aulia Noprianti, A., Yendri Sudiar, N., & Negeri Padang, U. (n.d.). JOURNAL OF APPLIED MECHANICAL ENGINEERING AND RENEWABLE ENERGY (JAMERE). Retrieved https://journal.isas.or.id/index.php/JAMERE
Romadhona, A. R., Dewi, N. K. P. C., & Indrawan, K. A. Y. (2022). Pengolahan limbah kulit kopi Arabika Kintamani sebagai alternatif menunjang sustainable development goals. Prosiding Pekan Ilmiah Pelajar (PILAR), 2, 633–639.
Roman, K., & Grzegorzewska, E. (2024). Biomass briquetting technology for sustainable energy solutions: Innovations in forest biomass utilization. Energies, 17(24), 6392.
Silaningsih, E., Gemina, D., Melani, M. M., Ratnasih, C., Putri, D. D., Maharani, R., & Putri, A. A. (2025). Briket Aromaterapi Berbasis Limbah: Inovasi Hijau Desa Cijujung untuk Ekonomi Berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(2), 14130–14140.
Van Nguyen, D., Duong, C. T. T., Vu, C. N. M., Nguyen, H. M., Pham, T. T., Tran-Thuy, T.-M., & Nguyen, L. Q. (2023). Data on chemical composition of coffee husks and lignin microparticles as their extracted product. Data in Brief, 51, 109781.
Walozi, R., Onep, G. S., Sanusi, Y. S., Babiker, O. E., Dennison, M. S., Candia, A., & Okurut, S. (2026). A comprehensive review of chemical treatments for biomass feedstock to enhance briquette characteristics. Discover Sustainability.
Wijaya, M. B. R., Muqorobiin, M., Anatasya, S. N., & Ardhani, S. P. (2025). Utilization Of Coffee Husk Waste into Briquettes as an Environmentally Friendly Alternative Energy Source in Ngareanak Village. Jurnal Saintifik (Multi Science Journal), 23(3), 331–334.
Wulandari, A. P., Rossiana, N., Zahdi, F. R. M., Nuraulia, R., Nur’anifah, R., Kartika, C. I., Rahmah, L. A., Kusmoro, J., Madihah, & Yusnaidar. (2024). Formulation and characterization of bio-briquettes and bio-pellets from ramie (Boehmeria nivea) biomass as renewable fuel. Sustainability, 16(24), 10930.
DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v5i3.41657
Refbacks
- There are currently no refbacks.
5.png)
