PENDAMPINGAN GURU LINTAS MATA PELAJARAN MENGEMBANGKAN SOAL NUMERASI BERKONTEKS PAPUA BERBANTUAN KECERDASAN ARTIFISIAL
Abstract
ABSTRAK
Numerasi kerap dipandang sebagai tanggung jawab guru matematika semata. Analisis situasi di MTs Negeri Kota Jayapura, madrasah di kawasan perbatasan Indonesia dan Papua Nugini, menunjukkan nilai rapor yang naik tanpa diikuti kemampuan numerasi peserta didik, pemahaman numerasi guru yang rendah, keterampilan memanfaatkan kecerdasan artifisial yang terbatas, dan langkanya bahan konteks lokal Papua. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru lintas mata pelajaran dalam mengembangkan soal numerasi berstandar AKM dan PISA berkonteks Papua berbantuan kecerdasan artifisial. Metode pelaksanaan berupa pendampingan sepuluh guru dari enam mata pelajaran pada Mei sampai Agustus 2026 melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan (lokakarya konsep bermodel ICARE, klinik perintah kecerdasan artifisial, klinik desain soal empat putaran, dan penerapan di kelas), serta monitoring dan evaluasi (tes awal dan akhir, lembar telaah soal, pengamatan, dan wawancara peserta didik). Rerata pemahaman guru meningkat dari 52,50 menjadi 100,00 atau naik 90,5% dengan N-gain 1,00 (Wilcoxon, p = 0,002). Selisih skor awal guru matematika dan non matematika hanya 5,95 poin sehingga penguasaan matematika tidak menjamin pemahaman numerasi. Peserta menghasilkan 390 butir soal, sembilan puluh di antaranya ditata menjadi buku pegangan guru. Konteks diambil dari kehidupan madrasah dan lingkungan sehari-hari, bukan simbol adat, guna menekan risiko kekeliruan penggambaran budaya Papua oleh mesin.
Kata kunci: Numerasi lintas mata pelajaran; AKM dan PISA; Konteks lokal Papua; Kecerdasan artifisial.
ABSTRACT
Numeracy is widely regarded as the sole responsibility of mathematics teachers. A situation analysis at MTs Negeri Kota Jayapura, a madrasah on the Indonesia and Papua New Guinea border, revealed rising report grades without gains in students’ numeracy, teachers’ weak understanding of numeracy, limited artificial intelligence skills, and scarce Papuan context materials. This programme aimed to improve cross-subject teachers’ knowledge and skills in developing AKM- and PISA-standard numeracy items in Papuan contexts supported by artificial intelligence. The method comprised mentoring ten teachers from six subjects from May to August 2026 in three stages: preparation, implementation (an ICARE-based workshop, a prompt-writing clinic, a four-cycle item design clinic, and classroom implementation), and monitoring and evaluation (pre-tests and post-tests, an item review checklist, classroom observation, and student interviews). Mean understanding rose from 52.50 to 100.00, a gain of 90.5% (N-gain 1.00; Wilcoxon, p = 0.002). The baseline gap between mathematics and non-mathematics teachers was only 5.95 points, showing that content mastery does not entail an understanding of numeracy. Participants generated 390 items, ninety of which were curated into a teacher handbook. Contexts came from madrasah life and everyday settings rather than customary symbols, lowering the risk of AI-generated misrepresentation of Papuan culture.
Keywords: Cross-subject numeracy; AKM and PISA; Papuan local context; Artificial intelligence.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Dewayani, S., Retnaningdyah, P., Susanto, D., Ikhwanudin, T., Fianto, F., Muldian, W., Syukur, Y., Setiakarnawijaya, Y., & Antoro, B. (2021). Panduan Penguatan Literasi dan Numerasi di Sekolah (S. Handini, Ed.; 1st ed.). Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Efendi, R., Diana, Y., & Panjaitan, A. T. (2025). Analisis Disposisi Matematis, Kecemasan Matematika, dan Numerasi Siswa di Daerah 3T: Perbatasan RI-PNG. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 498–511. https://doi.org/10.31004/cendekia.v9i2.3967
Efendi, R., Kulimbang, E., & Sitepu, R. A. S. (2025). Pemberdayaan Guru MI melalui Integrasi Budaya Lokal Papua dan Artificial Intelligence dalam Meningkatkan Kompetensi Numerasi. Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, Dan Humaniora, 5(3), 114–124. https://doi.org/10.29303/darmadiksani.v5i3.8949
Fachrudin, A. D. (2022). Pengetahuan Numerasi: Proses, Konten, dan Konteks. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://gurudikdas.dikdasmen.go.id/storage/users/305/Pembelajaran/Modul%20Pelatihan%20Numerasi%20untuk%20Guru/1_Berkembang_Pengetahuan%20Numerasi%20Proses,%20Konten,%20dan%20Konteks.pdf
Guskey, T. R. (2000). Evaluating Professional Development. Corwin Press.
Hardhita, R. S., Untari, S., & Suciptaningsih, O. A. (2024). Pelatihan Pembuatan Soal Numerasi Berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) bagi Guru SDN Wonotirto 4. Jurnal SOLMA, 13(2), 1066–1076. https://doi.org/10.22236/solma.v13i2.15421
Heriadi, H., Arwansyah, A., Hasyrif, H., Ahyuna, A., Aisa, S., Suradi, A. A. M., Faizal, F., Rahmat, R., Syamsuddin, S., & Suryani, S. (2026). Optimalisasi Teknik Prompting AI dalam Pembuatan Soal dan Evaluasi Pembelajaran Guru SMK Darul Ulum Bantaeng. Jurnal SOLMA, 15(2), 3853–3862. https://doi.org/10.22236/solma.v15i2.23477
Kasim, M., & Surya, P. (2025). Dampak Kepemimpinan Digital Kepala Sekolah terhadap Integrasi Teknologi Guru di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(1), 1–18. https://doi.org/10.24832/jpnk.v10i1.5662
Kho, R., & Panjaitan, A. T. (2024). Pelatihan Penguatan Kemampuan Literasi Numerasi melalui Pembelajaran Joyful Learning untuk Guru-Guru SD YPK 2 Imanuel Hamadi Kota Jayapura. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(8), 3512–3516. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i8.1506
Kholid, M. N., & Nissa, M. (2022). Students’ Math Literacy in Solving PISA-Like Problems in Papuan Local Context. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(4), 5645–5656. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i4.2258
Maulana, F. R., Alfarisa, F., Arisetyawan, A., Suratno, T., & Supriadi, S. (2025). Implementasi Strategi ICARE sebagai Upaya Penguatan Kompetensi Dasar Literasi dan Numerasi Guru SD di Pandeglang. Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD, 5(1), 22–34. https://doi.org/10.17509/jpm.v5i1.82210
Mukhlis, M. (2024). Persepsi Guru terhadap Pemanfaatan ChatGPT dalam Mengembangankan Soal Literasi Membaca: Studi Kasus pada Sekolah Menengah di Provinsi Riau. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(1), 1–19. https://doi.org/10.24832/jpnk.v9i1.4873
Nurfiqih, D., Nurkamilah, M., R, A. P., Utami, C., Lusiyana, D., Jufri, L. H., Nurhanifah, N., Zakiyah, S., Herman, T., & Prabawanto, S. (2026). Pendampingan Modifikasi Modul Ajar Matematika dan Non Matematika Bagi Guru: Integrasi Keterampilan Numerasi. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(1), 643–655. https://doi.org/10.30651/aks.v10i1.28283
OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/53f23881-en
Oktariani, E., & Puspaningtyas, N. D. (2024). Analisis Pengetahuan Numerasi Mahasiswa Calon Guru Matematika. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(3), 2307–2318. https://doi.org/10.31004/cendekia.v8i3.3620
Pujowati, M., Suwarningsih, T., & Manalu, E. O. (2024). Analisis Pemanfaatan AI-Based Learning Games dalam Meningkatkan Kreativitas dan Keterlibatan Siswa pada Pembelajaran Tematik di MTs DDI Entrop Kota Jayapura. Jurnal Ekonomi, Pendidikan Dan Perencanaan Pembangunan Daerah, 2(2), 1–5. https://ejurnal.itbkpp.ac.id/index.php/JEP3D/article/view/43
Rofiki, I., & Dewi, A. R. (2024). Problematika Penalaran ChatGPT dalam Menyelesaikan Soal Kombinatorika [The Problematic Reasoning of ChatGPT in Solving Combinatorics Problems]. JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education, 8(2), 231–252. https://doi.org/10.19166/johme.v8i2.8600
Supriyono, A., Lesmono, A. D., & Prihandono, T. (2024). Dampak dan Tantangan Pemanfaatan ChatGPT dalam Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka: Tinjauan Literatur Sistematis. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 9(2), 134–152. https://doi.org/10.24832/jpnk.v9i2.5214
Suwarningsih, T., Pujowati, M., Manalu, E. O., & Mutaqin, A. (2025). Peningkatan Literasi Sains dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar melalui Program Pendampingan Mahasiswa Wilayah 3T di SD Mosso, Kec. Muara Tami, Kota Jayapura. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 3(4), 2288–2295. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.883
Wijaya, A., & Dewayani, S. (2021). Framework Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Pusat Asesmen dan Pembelajaran, Badan Penelitian, Pengembangan dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
DOI: https://doi.org/10.31764/jce.v5i3.42036
Refbacks
- There are currently no refbacks.
5.png)
