KONSELING KELOMPOK SEBAYA HUMANISTIK SEBAGAI ALTERNATIF MENINGKATKAN ASERTIVITAS REMAJA

Citra Puspita Putri, Rabia Zakaria, Siti Choirul Dwi Astuti

Abstract


Abstrak: Pengaruh teman sebaya memiliki peran yang sangat besar pada seorang anak yang menginjak usia remaja. Banyak remaja yang takut tidak memiliki teman oleh karena itu, remaja membutuhkan suatu keterampilan sosial yaitu asertivitas untuk menolak pengaruh negatif yang berasal dari lingkungan. Salah satu prosedur yang dapat dilakukan untuk mengajarkan asertivitas yaitu dengan melalui beberapa jam pembekalan. Pemberian pembekalan asertivitas dapat membantu mengurangi kecenderungan kenakalan remaja akibat pengaruh negatif yang berasal dari teman sebaya. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan keterampilan asertifitas remaja telah terlaksana dengan baik dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah kecamatan dan Puskesmas Kabila. Metode pelaksanaan yaitu penyuluhan tentang kecerdasan majemuk dan sosialisasi 10 kompetensi (kesadaran diri, empati, pengambilan keputusan, pemecahan masalah, berfikir kritis, berfikir kreatif, komunikasi efektif, hubungan interpersonal, pengendalian emosi dan mengatasi stress). Hasil yang telah dicapai yaitu terbenduknya forum peduli kesehatan desa untuk memberikan dukungan berupa moril, finansial dan material seperti kesepakatan tentang bantuan yang akan diberikan berupa dana, tempat penyelenggaraan dan peralatan Serambi Remaja Humanistik.

Abstract: The influence of peers has a very big role in a child who is in his teens. There is a lot of pressure faced from peers, such as seduction, invitation, even coercion to do something that is not desired or inappropriate. In this case, many teenagers do not dare or hesitate to say "no" for reasons of fear of not having friends, fear of being hostile, or fear of being considered uncool. Therefore, adolescents need a social skill, namely assertiveness to reject negative influences that come from the environment. One of the procedures that can be done to teach assertiveness is by going through several hours of debriefing. The provision of assertiveness can help reduce the tendency of juvenile delinquency due to negative influences from peers. The purpose of this activity is to refresh the Youth Posyandu to become a Humanistic Teen Porch through assertiveness debriefing to improve humanism in youth groups in Kabila District, Bone Bolango Regency. The target of this activity is youth in the age range of 10-18 years.


Keywords


Porch for Youth; Humanistic; Assertive.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Angkut, c. (2020). Pendidikan ibu berhubungan dengan pemberian asi eksklusif. Jurnal kebidanan malahayati, 6(3), 357–360. Https://doi.org/10.33024/jkm.v6i3.2795

Annastasya, e., & dalimunthe, r. Z. (2022). Profil perilaku asertif pada siswa kelas ix dan implikasinya bagi bimbingan dan konseling pribadi sosial di smp negeri 5 kota serang tahun 2019/2020. Jurnal multidisiplin madani, 2(3), 1151–1164.

Ardiyansyah, y. (2021). Bahaya merokok bagi kalangan pelajar. Http://yusuf-area.blogspot.com/2011/03/bahaya- merokok-untuk-pelajar.html.

Arikunto, s. (2020). Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktek. Jakarta: pt rineka cipta.

Azwar, s. (2019). Penyusunan skala psikologi. Jogjakarta: pustaka pelajar offset. Jogjakarta.

Baharudin, p. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kenakalan remaja.

Baron, robert. A, dan byrne, d. (2015). Psikologi sosial jilid 2. Jakarta: e. Https://doi.org/10.5964/psyct.v6i1.14

Dita patmasari. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku asertif pada siswa sekolah menengah kejuruan kasatriyan surakarta dan siswa sekolah menengah kejuruan negeri 3 banyumas.

Dwilestari, n. M. A. K., & widiasavitri, p. N. (2022). Asertivitas mahasiswa organisatoris ditinjau dari kecerdasan emosional dan jenis kelamin. Jurnal psikologi udayana, 9(1), 11. Https://doi.org/10.24843/jpu.2022.v09.i01.p02

Fatimah, r., sunarti, e., & hastuti, d. (2020). Tekanan ekonomi, interaksi orang tua-remaja, dan perkembangan sosial emosi remaja. Jurnal ilmu keluarga dan konsumen, 13(2), 137–150. Https://doi.org/10.24156/jikk.2020.13.2.137

Fensterheim, herbert dan baer, j. (2018). Jangan bilang “ya” bila anda akan mengatakan “tidak.”

Hapsari, r., & retnaningsih, r. (2017). Perilaku asertif dan harga diri pada karyawan. Jurnal ilmiah psikologi gunadarma, 1(1), 100479.

Hawari, d. (2020). Penyalahgunaan dan ketergantungan naza (narkotika, alkohol, dan zat adiktif).

Kementerian kesehatan ri. (2015). Pedoman optimalisasi potensi kecerdasan majemuk (multiple intelligence) pada remaja. Jakarta: kementerian kesehatan).

Kementerian kesehatan ri. (2017). Petunjuk pelaksanaan pelayanan kesehatan jiwa di sekolah terintegrasi program usaha kesehatan sekolah (uks). Jakarta: k. Https://doi.org/10.29210/141400

Kementerian kesehatan ri. (2018). Peraturan menteri kesehatan republik indonesia nomor 65 tahun 2013 tentang pedoman pelaksanaan dan pembinaan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan.

Kementerian kesehatan ri. (2019a). Pedoman pembekalan dokter kecil.

Kementerian kesehatan ri. (2019b). Pedoman standar nasional pelayanan kesehatan peduli remaja (pkpr).

Kementrian kesehatan ri. (2015). Pedoman umum pengelolaan posyandu. Kementrian kesehatan ri (vol. 5, issue 2).

Kementrian kesehatan ri. (2019). Strategi nasional penerapan pola konsumsi makanan dan aktivitas fisik untuk mencegah penyakit tidak menular. Jurnal solma (vol. 7, issue 2).

Latipun. (2020). Psikologi eksperimen. Malang: um. Https://doi.org/10.31983/link.v15i1.3890

Lunanta, l. P. Dan m. A. A. (2018). Peran pemantauan diri dalam mengurangi kecenderungan berperilaku nakal pada remaja. Jurnal intelektual, 3 no.1.

Mangkunegara, a. P. (2019). Perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia.

Maria, u. (2017). Peran persepsi keharmonisan keluarga dan konsep diri terhadap kecenderungan kenakalan remaja. Https://www.cambridge.org/core/product/identifier/cbo9781107415324a009/type/book_part

Masruroh, n. (2020). Ubungan dukungan sosial teman sebaya dengan mekanisme koping stres pada remaja di pondok pesantren kh syamsuddin durisawo ponorogo. Universitas muhammadiyah ponorogo, 11–41. Http://eprints.poltekkesjogja.ac.id/3633/3/chapter 2.pdf

Monks, fj, knoers, a.m.p, dan s. R. H. (2018). Psikologi perkembangan: pengantar dalam berbagai bidang. Yogyakarta. Https://doi.org/.1037//0033-2909.i26.1.78

Mulyono, y. B. (2019). Pendekatan analisis kenakalan remaja dan penanggulangannya.

Noraini, a. (2020). Asertif dan komunikasi. Kualalumpu.

Novianti, m. C. Dan t. A. (2018). Perilaku asertif pada remaja awal.

Parulian gultom, s., & wati pakpahan, e. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi duplikasi penomoran rekam medis di rumah sakit umum madani medan. Jurnal ilmiah perekam dan informasi kesehatan imelda (JIPIKI), 4(2), 604–613. Https://doi.org/10.52943/jipiki.v4i2.83

Rae, l. (2015). Perencanaan efektif.

Ri, k. K. (2015). Petunjuk teknis penjaringan kesehatan dan pemeriksaan berkala di satuan pendidikan dasar dan menengah.

Ri, k. K. (2016). . Pedoman umum program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga.Https://www.researchgate.net/publication/269107473_what_is_governance/link/548173090cf22525dcb61443/download%0ahttp://www.econ.upf.edu/~reynal/civil wars_12december2010.pdf%0ahttps://think-asia.org/handle/11540/8282%0ahttps://www.jstor.org/stable/41857625

Ria, s. (2019). Eksperimentasi konseling individual dengan teknik assertive training untuk meningkatkan kemampuan regulasi emosi peserta didik.

Rinawati, d. (2019). Hubungan konsep diri dan perilaku asertif dengan kenakalan remaja di sman 9 malang. Skripsi. Tidak diterbitkan. Malang.

Riskita, a. A. (2020). Pengaruh penggunaan media video animasi “yuk atasi obesitasmu” dalam penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap remaja tentang upaya penanggulangan obesitas di desa wedomartani ngemplak sleman yogyakarta. Https://www.who.int/en/news-room/fact-sheets/detail/arsenic

Romadi, a. (2019). Penerapan assertive training dalam meningkatkan kepercayaan diri untuk tidak merokok. Uin raden fatah palembang.

Sari, m. Y. (2015). Kecerdasan emosional dan kecenderungan psikopatik pada remaja delinkuen di lembaga permasyarakatan.

Setiana, e. (2019). Asertivitas seksual masa dewasa awal. Universitas islam negeri maulana malik ibrahim.

Tamara anggraeni, y. U. N. I. (2020). Hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku asertif pada siswa kelas xi di sma negeri 18 palembang. UIN raden fatah palembang, 1–10.

Teresia retna puspitadewi, wahyuningsih triana n, s. (2020). Pembekalan kader kesehatan remaja melalui metode pelatihan assertivitas dalam upaya pencegahan kecenderungan kenakalan remaja di smpn 1 merak urak kabupaten tuba. Jurnal pengabdian masyarakat kesehatan, 7(1), 42–46. Https://doi.org/10.33023/jpm.v7i1.667

Yudhistira, s. (2019). Hubungan motif afiliasi dengan perilaku asertif siswa.




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v6i5.10763

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Citra Puspita Putri, Rabia Zakaria, Siti Choirul Dwi Astuti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: