PELATIHAN PENGOLAHAH PASCA PANEN SIRSAK SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK KOMPAK
Abstract
Abstrak: Kelompok Tani KOMPAK merupakan kelompok tani yang berada di Dukuh Tumpang, Desa Porang-paring Kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati, terletak di lereng Gunung Kendeng yang merupakan gunung berbatu dan tanah cenderung kapur berbatu sehingga tanaman yang tumbuh terbatas, yaitu tanaman tahunan dan tanaman buah-buahan. Buah yang cukup baik berproduksi adalah buah sirsak, pisang, nangka, alpukat. Produksi buah tersebut cukup melimpah dan cepat busuk, sehingga perlu pengolahan lebih lanjut untuk mempelambat kerusakan. Hasil analisis kondisi eksisting mitra adalah kurang tertanganinya hasil panen terutama sirsak yang cukup melimpah, sehingga harga jatuh dan tidak dapat dijual lagi. Hasil panen mudah rusak sehingga perlu ditangani dan diolah menjadi produk lanjutan seperti tepung, produk kering dan produk awetan lainnya. Hasil pengeringan akan diolah lebih lanjut menjadi produk makanan seperti selai, geplak, kerupuk, cookies dan snack stik. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan anggota kelompok dalam mengolah produk sirsak. Metode yang digunakan adalah pelatihan pembuatan olahan sirsak dengan melibatkan pesert secara langsung sehingga mereka mendapatkan pengalaman. Peserta adalah anggota kelompok yang berjumlah 32 orang. Peserta cukup antusias dalam mengikuti pelatihan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui wawancara dan angket, hasil menunjukkan bahwa pengetahuan peserta tentang pengolahan buah dan sayur meningkat menjadi 100%, karena selama ini mereka menjual buah dan sayur dalam bentuk segar.
Abstract: KOMPAK Farmers Group is a farmer group located in Dukuh Tumpang, Porang-paring Village, Sukolilo District, Pati Regency, located on the slopes of Mount Kendeng which is a rocky mountain and the soil tends to be rocky limestone so that the plants that grow are limited, namely annual plants and fruit plants. Fruits that produce quite well are soursop, banana, jackfruit, avocado. The production of these fruits is quite abundant and rots quickly, so further processing is needed to slow down the damage. The results of the analysis of the existing conditions of partners are that the harvest, especially soursop, is not handled properly, so the price falls and cannot be sold anymore. The harvest is easily damaged so it needs to be handled and processed into further products such as flour, dry products and other preserved products. The drying results will be further processed into food products such as jam, geplak, crackers, cookies and snack sticks. The purpose of this activity is to improve the ability of group members in processing soursop products. The method used is training in making soursop products by directly involving participants so that they gain experience. Participants are group members totaling 32 people. Participants were quite enthusiastic in participating in the training and it was very useful for the community. Evaluation was carried out through interviews and questionnaires, the results showed that participants' knowledge of fruit and vegetable processing increased to 100%, because so far they have been selling fruits and vegetables in fresh form.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Amalia, R., Haris, H., & Nurlaela, R. S. (2024). Pengaruh konsentrasi gula dan waktu pemasakan terhadap karakteristik kimia, sensori, dan aktivitas antioksidan selai jeruk Mandarin. JUrnal Ilmiah Pangan Halal, xx(September), 79–92.
Dewi, N. M. A. W. K., & Purnaya, I. G. K. (2023). Kualitas Nastar dari Komponen Tanaman Sirsak Berupa Daun dan Buah. Jurnal Ilmiah Pariwisata Dan Bisnis, 2(6), 1427–1433. https://doi.org/10.22334/paris.v2i6.460
Dwiloka, B., Latifah, A. F., & Pramono, Y. B. (2024). Daya Oles, Viskositas, Tekstur, dan Warna Selai Bit (Beta vulgaris L.) dengan Penambahan Karagenan Sebagai Bahan Pengental. Jurnal Pangan Dan Gizi, 14(1), 1–11.
Ermiati, E., Zebua, E. A., Agustina, A., Syahrul, S., & Evawati, E. (2021). Penerapan Teknologi Pengolahan Dodol Sirsak Pada Kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) Kelurahan Payobasung, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh. LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 115. https://doi.org/10.25077/logista.5.1.115-120.2021
Fatmawati, Laenggeng, A. ., & Amalinda, F. (2018). Analisis kandungan gizi makro kerupuk buah naga merah (Hylocereus polyrhizus). Jurnal Kolaboratif Sains, 1(1), 159–167.
Halim, Y. (2022). Pemanfaatan Sari Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) dalam Pembuatan Es Krim Susu Kedelai . FaST - Jurnal Sains Dan Teknologi (Journal of Science and Technology), 6(1), 12. https://doi.org/10.19166/jstfast.v6i1.5209
Harahap, E. S., Karo-karo, T., & Lubis, L. M. (2015). Pengaruh perbandingan bubur buah sirsak dengan pepaya dan penambahan gum arab terhadap mutu fruit leather. Jurnal Rekayasa Pangan Dan Pertanian, 3(2), 164–170.
Irawan, Y. dk. (2017). Sawi Hijau ( Brassica rapa ) Dan Rasio Tepung Terigu- Vegetable Chips With Varying Concentration Of Mustard Green. Teknologi Dan Industri Pangan, 2(1), 1–7.
Jiménez-Zurita, J. O., Balois-Morales, R., Alia-Tejaca, I., Sánchez Herrera, L. M., Jiménez-Ruiz, E. I., Bello-Lara, J. E., García-Paredes, J. D., & Juárez-López, P. (2017). Cold storage of two selections of soursop (Annona muricata L.) in Nayarit, Mexico. Journal of Food Quality, 2017. https://doi.org/10.1155/2017/4517469
Nugraha, S. A., Damayanti, Y. D., Wangchuk, P., & Keller, P. A. (2019). Anti-infective and anti-cancer properties of the Annona Species: Their ethnomedicinal uses, alkaloid diversity, and pharmacological activities. Molecules, 24, 4419.
Puspitasari, O. Y., Rejeki, S., Pertiwi, R., & Hapsari, D. R. (2024). Mutu Fisikokimia dan Sensori Kerupuk Berbahan Baku Tapioka dan Buah Campolay. 3, 7391–7400.
Slamet. (2021). Kualitas hasil geplak waluh dengan perbedaan bahan dasar waluh serta umur kelapa. Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang (SINOV), 4(2), 66–79.
Sunarti. (2023). “Kreosir” (Kreasi Olahan Sirsak) Membagun Jiwa Enterpreneur Sejak Dini. Pena Edukasia, 1(3), 238–245. http://journal.cvsupernova.com/index.php/pe/article/view/44%0Ahttps://journal.cvsupernova.com/index.php/pe/article/download/44/56
Syadik, M. J. (2020). Prospek Pengembangan Agroindustri Kerupuk Sukun (Studi Kasus Di Desa Jambuir Kecamatan Gayam Kabupaten Sumenep). Agribios, 18(2), 78. https://doi.org/10.36841/agribios.v18i2.893
Utami, A. ., Wulandari, Y. ., & Karyantina, M. (2016). Karakteristik kerupuk buah dengan variasi konsentrasi tepung tapioka dan jenis bubur pisang (Musa paradisiaca sp). JIT, 1(2), 124–133.
Wulandari, Y. W., Purwanti, I. T., & Mustofa, A. (2009). SIFAT SENSORIS GEPLAK ROSELA (Hibiscus sabdariffa). Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, 2(2), 73. https://doi.org/10.20961/jthp.v0i0.12874
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v9i1.27942
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Nanik Suhartatik, Merkuria Karyantina, Edi Wibowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: