PENGEMBANGAN KARTU TRUTH OR DARE UNTUK EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
Abstract
Abstrak: Kasus anemia pada remaja perlu mendapatkan perhatian khusus karena menjadi salah satu faktor risiko kejadian stunting. Anemia pada remaja putri rentan terjadi karena mengalami menstruasi setiap bulannya. Dampak anemia pada remaja juga dapat menurunkan daya tahan tubuh dan konsentrasi remaja sehingga berdampak pada proses belajarnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan hardskill mitra yaitu kemampuan mengembangkan kartu sebagai alat bantu edukasi tentang anemia pada remaja putri. Metode kegiatan pengabdian ini adalah edukasi menggunakan media kartu “Truth or Dare” tentang anemia. Tahapan kegiatan dimulai dari pra kegiatan, pelaksanaan dan evaluasi. Adapun mitra pengabdian ini berjumlah 2 orang, yaitu petugas promosi kesehatan dan penanggung jawab posyandu remaja di Puskesmas Emereuw, Kota Jayapura. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan sejak bulan Juli-Agustus 2024 menghasilkan satu set kartu “Truth or Dare” tentang anemia. Evaluasi media kartu dilakukan di Posyandu Remaja Organda, Wilayah Kerja Puskesmas Emereuw. Hasilnya, dari total 12 peserta remaja putri, hasil pre-posttest berisi 12 pertanyaan, ditemukan peningkatan rata-rata pengetahuan remaja tentang anemia yaitu 9,17 menjadi 10,92 setelah edukasi menggunakan kartu “Truth or Dare”.
Abstract: Anemia cases in teenagers need special attention because they are one of the risk factors for stunting. Anemia in teenage girls is prone to occur because they experience menstruation every month. The impact of anemia in teenagers can also reduce the body's resistance and their concentration, thus affecting their learning process. The aim of this community service is to improve partners' hard skills, specifically the ability to develop cards as educational tools about anemia for teenage girls. The method of this community service activity was education using the “Truth or Dare” card media about anemia. The stages of the activity start from pre-activity, implementation and evaluation. There are 2 partners, the health promotion officer and the person in charge of the youth posyandu at the Emereuw Community Health Center, Jayapura City. This community service activity was carried out from July to August 2024, produced a set of "Truth or Dare" cards about anemia. The evaluation of card media was carried out at the Organda Youth Posyandu in the Emereuw Community Health Center Working Area. As a result, from a total of 12 teenage girls participants, the pre-post with total 12 questions test, results found an increase in the average knowledge of adolescents about anemia, 9.17 to 10.92 after education using the "Truth or Dare" cards.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Anggreiniboti, T. (2022). Program Gizi Remaja Aksi Bergizi Pada Remaja Putri Di Indonesia. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 5(2), 60–66. https://jurnal.upertis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/949/424
Asmin, M. L. P., & Adhi, K. T. (2024). Determinan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Usia 15-24 Tahun Pada Daerah Pedesaan Di Indonesia (Analisis Data Riskesdas 2018). Archive of Community Health, 11(1), 17–28. https://bemj.e-journal.id/BEMJ/article/view/82/116
Hazanah, R. (2022). Pengaruh Edukasi Gizi Dengan Media Kartu Kuartet Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Mengenai Anemia Pada Remaja Putri Di Sma Negeri 7 Kota Bengkulu 2022 [Poltekkes Kemenkes Bengkulu]. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/autism-spectrum-disorders
Jaelani, M., Simanjuntak, B. Y., & Yuliantini, E. (2018). Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri. Jurnal Poltekkes, 12(2), 78–90. https://doi.org/10.36741/jna.v12i2.78
Kamilah, S. Z. (2021). Literatur Review : Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Beresiko Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Bidkesmas Respati, 01(12), 54–74. https://ejurnal.stikesrespati-tsm.ac.id/index.php/bidkes/article/view/370/291
Kemenkes. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://doi.org/10.5005/jp/books/11257_5
Kemenkes RI. (2018a). Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018. In Kementrian Kesehatan RI (Vol. 53, Issue 9). https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf
Kemenkes RI. (2018b). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri & Wanita Usia Subur (WUS). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://promkes.kemkes.go.id/buku-pedoman-pencegahan-dan-penanggulangan-anemia-pada-remaja-putri-dan-wanita-usia-subur
Noviyanti, A., Wandi, & Jupriyono. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Permainan Kartu TOD (Truth or Dare) Dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan Remaja Putri Usia Sekolah Tentang Menarche di Mi Ma’arif NU Nurul Islam Pronojiwo [Poltekkes Kemenkes Malang]. https://perpus-utama.poltekkes-malang.ac.id/assets/file/kti/P17421173014/4._ABSTRAK_.pdf
Pamangin, L. O. M. (2023). Perilaku Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri. Jurnal Promotif Preventif, 6(2), 311–317. http://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP/article/view/746/432
Puskesmas Emereuw. (2024). Profil Kesehatan Puskesmas Emereuw.
Rahmawati, & Fauziah. (2024). Hubungan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Jalan Ery Suparjan Kelurahan Sempaja Utara Kota Samarinda Tahun 2023. Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ), 7(1), 01–11. https://bemj.e-journal.id/BEMJ/article/view/82/116
Siregar, M. H., & Koerniawati, R. D. (2022). Pencegahan Dini Anemia Pada Remaja Putri Melalui Edukasi “Katakan Tidak Pada Anemia.” JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(2), 1319. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i2.7197
Styaningrum, S. D., & Metty, M. (2021). Games Kartu Milenial Sehat sebagai media edukasi pencegahan anemia pada remaja putri di sekolah berbasis asrama. Ilmu Gizi Indonesia, 4(2), 171. https://doi.org/10.35842/ilgi.v4i2.236
Tuturop, K. L., Pariaribo, K. M., & Adimuntja, N. P. (2023). Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri , Mahasiswa FKM Universitas Cendrawasih. 2(1), 19–25. file:///C:/Users/asusc/Downloads/46797-118273-4-PB.pdf
Utari, W. R., Lisum, K., & Marlina, P. W. N. (2020). the Relationship of Respondents ’ Characteristics and Information Sources With Knowledge About Iron Deficiency. 12 No 3(June), 379–386. https://doi.org/10.32583/keperawatan.v12i3.773
Violita, F. (2024). Pengaruh Sosial Media Sebagai Edukasi Online Tentang Anemia Pada Remaja Putri di Kota Jayapura. Jurnal Promotif Preventif, 7(2), 198–204. https://journal.unpacti.ac.id/index.php/JPP/article/view/1202/691
Wahyuni, D., & Amareta, D. I. (2019). Pengembangan Media Pendidikan Kesehatan Flashcard Anemia. Jurnal Kesehatan, 7(2), 69–74. https://doi.org/10.25047/j-kes.v7i2.73
WHO. (2019). Anemia in Women and Children. https://www.paho.org/en/enlace/anemia-women-and-children
Young, M. F., Luo, H., & Suchdev, P. S. (2023). The challenge of defining the global burden of iron deficiency anaemia. The Lancet Haematology, 10(9), e702–e704. https://doi.org/10.1016/S2352-3026(23)00168-0
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v9i1.28010
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Fajrin Violita, Natalia Paskawati Adimuntja

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: