TRANSFORMASI KOMUNITAS DAN INOVASI PANGAN LOKAL MELALUI DIVERSIFIKASI KELOR SEBAGAI SOLUSI BERKELANJUTAN UNTUK MENGATASI KRISIS STUNTING
Abstract
Abstrak: Kabupaten Jembrana merupakan Kabupaten tertinggi dengan prevalensi Balita Stunting dengan jumlah 14,3%. Desa Penyaringan teretak di Kabupaten Jembrana memiliki potensi lokal berupa kelor. Tingginya tingkat presentase stunting dan kurangnya pengetahuan dan teknologi tentang pemanfaatan bahan lokal bergizi, bahan lokal belum diversifikasi secara baik, sehingga profuktifitasnya rendah. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan softskill dan hardskills transformasi komunitas dengan memberikan inovasi pangan lokal melalui diversifikasi kelor sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi krisis stunting. Metode yang digunakan adalah melaksanakan penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Mitra KWT Bali Padma Jagadhita sebanyak 20 orang dan kader posyandu sebanyak 20 orang sebagai peserta kegiatan PKM ini.Evaluasi dilakukan dengan lembar observasi kegiatan dengan indikator yaitu pengetahuan dan keterampilan mitra dalam produksi LOF Mie dan Pie SULOF.Lembar observasi pemantauan digunakan untuk mengukur kenaikan berat badan balita dengan gejala stunting di Desa Penyaringan.Hasil yang telah dicapai yaitu terdapat peningkatan keterampilan KWT dalam diversifikasi produk olahan kelor sebanyak 85% dan peningkatan berat badan balita dengan gejala stunting sebanyak 90%, serta peningkatan pemasaran sebanyak 25%.
Abstract: Jembrana Regency is the highest district with a prevalence of stunting toddlers with a total of 14.3%. The Filtering Village located in Jembrana Regency has local potential in the form of moringa. The high percentage of stunting and lack of knowledge and technology about the use of nutritious local ingredients, local ingredients have not diversified properly, so the profucibility is low. The purpose of this community service is to transform the community by providing local food innovation through moringa diversification as a sustainable solution to overcome the stunting crisis. The method used is to carry out counseling, training and mentoring. There are 2 partners in this activity, including KWT. Bali Padma Jagadhita consists of 20 members and posyandu cadres consist of 20 cadres. The evaluation was carried out with an observation sheet to measure KWT skills. Bali Padma Jagadhita in the production of LOF Mie and Pie SULOF. Observation sheets were also used to measure weight gain of toddlers with stunting symptoms in Screening Village. The results that have been achieved are an increase in KWT skills of diversification product basic with morina leaf by 85% and an increase in the weight of toddlers with stunting symptoms by 90%, as well as an increase in marketing by 25%.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Abuosi, A. A., Anaba, E. A., Daniels, A. A., Baku, A. A. A., & Akazili, J. (2024). Determinants of early antenatal care visits among women of reproductive age in Ghana: evidence from the recent Maternal Health Survey. BMC Pregnancy and Childbirth, 24(1), 1–8. https://doi.org/10.1186/s12884-024-06490-3
Agus Afandi, Nabiela Laily, Noor Wahyudi, Muchammad Helmi Umam, Ridwan Andi Kambau. Siti Aisyah Rahman Mutmainnah Sudirman, Jamila, Nurhira Abdul Kadir, Syahruni Junaid, Serliah Nur, Rika Dwi Ayu Paramita, Nurdiyanah, Marzuki Wahid, J. W. (2022). Metodologi Pengabdian Masyarakat. Kementrian Agama RI.
Badan Pusat Statistik. (2023). Profil Statistik Kesehatan 2023 (Vol. 7, Issue 1). http://link.springer.com/10.1007/978-3-319-59379-1%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/B978-0-12-420070-8.00002-7%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.ab.2015.03.024%0Ahttps://doi.org/10.1080/07352689.2018.1441103%0Ahttp://www.chile.bmw-motorrad.cl/sync/showroom/lam/es/
Chairunnisa, S. A. J., Nugraheni, S. A., & Kartini, A. (2020). Praktik Menyusui yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia: Telaah Literatur. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 19(5), 353–362. https://doi.org/10.14710/mkmi.19.5.353-362
Coffey, P. S., & Brown, S. C. (2017). Umbilical cord-care practices in low- and middle-income countries: A systematic review. BMC Pregnancy and Childbirth, 17(1). https://doi.org/. https://doi.org/10.1186/s12884-017-1250-7
Ekholuenetale, M., Okonji, O. C., Nzoputam, C. I., & Barrow, A. (2022). Inequalities in the prevalence of stunting, anemia and exclusive breastfeeding among African children. BMC Pediatrics, 22(1), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.1186/s12887-022-03395-y
Fatmawati, N., Zulfiana, Y., & Julianti, I. (2023). Pengaruh Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Pencegahan Stunting. Journal of Fundus, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.57267/fundus.v3i1.251
Fauzan, S., Feralia Rahmadani, D., Aulia, W., Shinta Devi, L., & Akyun, Q. (2020). Optimalisasi penggunaan tepung daun kelor (morinaga oleifera lam) terhadap kualitas pie susu. SULUH: Jurnal Abdimas, 2(1), 52–59. https://doi.org/https://doi.org/10.35814/suluh.v2i1.1557
Hadi, H., Fatimatasari, F., Irwanti, W., Kusuma, C., Alfiana, R. D., Ischaq Nabil Asshiddiqi, M., Nugroho, S., Lewis, E. C., & Gittelsohn, J. (2021). Exclusive breastfeeding protects young children from stunting in a low‐income population: A study from eastern indonesia. Nutrients, 13(12), 1–14. https://doi.org/10.3390/nu13124264
Hidayah, Meddiati Fajri Putri, N. (2022). Inovasi Pembuatan Pie Susu Substitusi Tepung Kelor. TEKNOBUGA. Jurnal Teknologi Busana Dan Boga, 9(2), 141–147. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/teknobuga.v9i2.27964
Husnah, N., Tenri, A., Sitti, A., Hamang, H., Kebidanan, P. S., & Masyarakat, F. K. (2024). Peduli Stunting Dengan Pelatihan Pengolahan Makanan Dari Daun Kelor Bagi Kader Kesehatan Di Desa Tonasa Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar. 4(3), 471–477.
Karima, U. Q., Herbawani, C. K., & Puspita, I. D. (2021). Pengaruh Praktik Pemberian ASI Terhadap Risiko Stunting di Indonesia: Studi Literatur. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan, 9(1), 71. https://doi.org/10.20527/dk.v9i1.9499
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2023). Profil Anak Tahun 2022 INDONESIA. 75–85.
Midi, F. A. S., & Priyanti, E. (2022). Substansi tepung daun klor dalam pembuatan pie.
Novayanti, L. H., Armini, N. W., & Mauliku, J. (2021). Hubungan Pemberian ASI Eksklusif dengan Kejadian Stunting pada Balita Umur 12-59 Bulan di Puskesmas Banjar I Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery), 9(2), 132–139. https://doi.org/10.33992/jik.v9i2.1413
Santi, M. W., Triwidiarto, C., & Syahniar, T. M. (2020). Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu dalam Pembuatan PMT Berbahan Dasar Kelor sebagai Upaya Percepatan Pencegahan Stunting. 18(02), 77–89.
Sasmita, G. A., & Ismawati, T. (2020). Daya terima dan kandungan gizi daun kelor sebagai alternatif makanan selingan balita stunting.
Setiyawati, M. E., Ardhiyanti, L. P., Hamid, E. N., Ayu, N., Muliarta, T., Raihanah, Y. J., Pembangunan, U., & Veteran, N. (2022). Studi Literatur : Keadaan Dan Penanganan Stunting Di Indonesia. 8(2), 179–186.
SSGI. (2023). Penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting 2023.
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v9i1.28324
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Kadek Agustina Puspa Ningrum, Putu Dian Prima Kusuma Dewi, Agus Ari Pratama, Risa Panti Ariani, Cokorda Istri Raka Marsiti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: