PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING MELALUI VARIASI OLAHAN DAUN KELOR BAGI KADER POSYANDU
Abstract
Abstrak: Stunting menjadi salah satu problem kesehatan yang dialami hampir di semua negera berkembang termasuk Indonesia. Penyebab utama stunting di Indonesia meliputi pola makan yang kurang bergizi, sanitasi yang buruk, serta akses terhadap layanan kesehatan yang masih terbatas di beberapa daerah. Hal ini ditambah realita jika kesadaran masyarakat terhadap isu stunting masih tergolong rendah. Melihat hal ini tentunya perlu penanganan secara integratif melalui edukasi secara berkelanjutan serta dengan dengan meningkatkan asupan gizi melalui konsumsi makanan yang kaya akan nutrisi. Tujuan kegiatan ini yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gizi seimbang dan pencegahan stunting serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat makanan olahan sehat dari daun kelor. Program sosialisasi ini dilaksanakan dengan sasaran penerima yaitu para kader Posyandu di Desa Karangcegak, Kabupaten Purbalingga sebanyak 15 orang. Kegiatan berupa sosialisasi serta pembuatan cookies berbahan baku dain kelor sebagai salah satu inovasi makanan sehat bagi anak. Setelah pelatihan, kader menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pengalaman pelatihan dari 40% menjadi 100%. Program ini menjadi strategi edukatif yang efektif dalam upaya pencegahan stunting di tingkat desa serta mendukung pemanfaatan potensi pangan lokal secara berkelanjutan.
Abstract: Stunting is one of the health problems experienced in almost all developing countries, including Indonesia. The main causes of stunting in Indonesia include poor nutrition, poor sanitation, and limited access to health services in some areas. This is compounded by the fact that public awareness of stunting is still relatively low. In view of this, an integrated approach is needed through continuous education and by increasing nutritional intake through the consumption of nutrient-rich foods. The objectives of this activity were to raise public awareness about balanced nutrition and stunting prevention, as well as to provide knowledge and skills in making healthy processed foods from moringa leaves. This socialization program was carried out with 15 Posyandu cadres in Karangcegak Village, Purbalingga Regency as the target recipients. The activity involved socialization and the making of cookies using moringa leaves as one of the innovations in healthy food for children. After the training, the cadres showed an increase in knowledge and training experience from 40% to 100%. This program has become an effective educational strategy in efforts to prevent stunting at the village level and supports the sustainable utilization of local food potential.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Adam, W. T. A. (2024). Epistimologi Stunting dan Pencegahannya. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(4), 10803–10808.
Ali, A. (2021). Current Status of Malnutrition and Stunting in Pakistani Children: What Needs to Be Done? Journal of the American College of Nutrition, 40(2), 180–192. https://doi.org/10.1080/07315724.2020.1750504
Anugrahini, C., Fouk, M. F. W. A., & Seukasa, S. M. (2024). 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) Pada Ibu Hamil Dan Keluarga Beresiko Stunting Di Desa Kabuna Haliwen Atambua Nusa Tenggara Timur. Budimas, 06(01), 1–8.
Claudia, J. G., Mohamad, S., Umar, P. S., Abdul, N. A., & Rasyid, P. S. (2022). Demonstrasi Pengelolaan Makanan Pangan Lokal Pada Ibu Hamil Dan Ibu Balita Dalam Upaya Pencegahan Stunting. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(6), 4449–4458.
Danso, F., & Appiah, M. A. (2023). Prevalence and associated factors influencing stunting and wasting among children of ages 1 to 5 years in Nkwanta South Municipality, Ghana. Nutrition, 110, 111996.
de Onis, M., & Branca, F. (2016). Childhood stunting: A global perspective. Maternal and Child Nutrition, 12, 12–26. https://doi.org/10.1111/mcn.12231
Deda, Y. N., Marla Nahak, M. P., & Pala, A. (2024). Global Trend of Stunting in The Last Decade: A Bibliometric Analysis. Amerta Nutrition, 8(4), 654–664. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i4.2024.654-664
Dewie, A., Usman, H., & Silfia, N. N. (2022). Manfaatan Tanaman Lokal Kelor (Moringa Oleifera) Guna Peningkatan Daya Tahan Tubuh Di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(5), 4–10.
Gunardi, H. (2021). Optimalisasi 1000 Hari Pertama Kehidupan : Nutrisi , Kasih Sayang , Stimulasi , dan Imunisasi Merupakan Langkah Awal Mewujudkan Generasi Penerus yang Unggul. EJurnal Kedokteran Indonesia, 9(1), 1–6. https://doi.org/10.23886/ejki.9.2.Pendahuluan
Handayani, F., Siagian, A., & Aritonang, E. Y. (2017). Mother’s Education as A Determinant of Stunting among Children of Age 24 to 59 Months in North Sumatera Province of Indonesia. IOSR Journal of Humanities and Social Science, 22(06), 58–64. https://doi.org/10.9790/0837-2206095864
Kassaw, A., Kassie, Y. T., Kefale, D., Azmeraw, M., Arage, G., Asferi, W. N., Munye, T., Demis, S., Simegn, A., Agimas, M. C., & Zeleke, S. (2023). Pooled prevalence and its determinants of stunting among children during their critical period in Ethiopia: A systematic review and meta-analysis. PLoS ONE, 18(11 November), 1–18. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0294689
Kusumawardani, H. D., Laksono, A. D., Hidayat, T., Supadmi, S., Latifah, L., Sulasmi, S., Ashar, H., & Musoddaq, M. A. (2023). Stunting Among Children Under Two Years in the Islands Areas: A Cross-sectional Study of the Maluku Region in Indonesia, 2021. Journal of Research in Health Sciences, 23(4), e00597–e00597. https://doi.org/10.34172/jrhs.2023.132
Laksono, A. D., Wulandari, R. D., Amaliah, N., & Wisnuwardani, R. W. (2022a). Stunting among children under two years in Indonesia: Does maternal education matter? PLoS ONE, 17(7 July), 1–11. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0271509
Laksono, A. D., Wulandari, R. D., Amaliah, N., & Wisnuwardani, R. W. (2022b). Stunting among children under two years in Indonesia: Does maternal education matter? PLOS ONE, 17(7), e0271509. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0271509
Manalu, M., & Siregar, G. T. (2025). Edukasi Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Upaya Alternatif Untuk Pencegahan Stunting. Jurnal Masyarakat Mandiri, 9(5), 6–9.
Martini, E., Dewi, S. K., & Haryanto, R. D. (2024). Edukasi keluarga dalam pemanfaatan daun kelor untuk pemenuhan kebutuhan nutrisi pada balita sebagai upaya pencegahan stunting. Jurnal Masyarakat Mandiri, 8(4), 7–8.
Nomura, K., Bhandari, A. K. C., Matsumoto-Takahashi, E. L. A., & Takahashi, O. (2023). Risk Factors Associated with Stunting among Children Under Five in Timor-Leste. Annals of Global Health, 89(1), 1–14. https://doi.org/10.5334/aogh.4199
Novryanthi, D., Martini, E., Suryadin, A., Utami, T., Prasadila, N., & Pahrani, E. (2025). Gerakan pemberian makanan pendamping berbahan dasar kelor pada ibu hamil dalam upaya pencegahan kek dan stunting. Jurnal Masyarakat Mandiri, 9(3), 1–6.
Nugroho, A., Muryaningsih, S., Mareza, L., Muslim, A. H., & Irawan, D. (2023). Peningkatan Kapasitas Warga Sekolah Di Kawasan Rawan Bencana Dalam Mengurangi Risiko Bencana Gunung Api. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(5), 4344. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i5.16963
Prianti, A. T., Wahyuni, S., & S, S. S. (2025). Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Inovasi Produk Olahan Biskuit Kelor Telur Sebagai Upaya Peningkatan. Jurnal Masyarakat Mandiri, 9(5), 7–10.
Sari, D. A., & Nurhayati, N. (2022). Edukasi Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Alternatif Pencegahan Gizi Buruk Dan Stunting Pada Ibu-Ibu Rumah Tangga Di Desa Selat Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Masyarakat Mandiri, 6(2), 1–3.
Satriawan, E. (2018). Strategi nasional percepatan pencegahan stunting 2018-2024. Jakata Tim Nas Percepatan Penanggulangan Kemiskin TNP2K.
Satriawan, E. (2018). Strategi nasional percepatan pencegahan stunting 2018-2024. Jakata Tim Nas Percepatan Penanggulangan Kemiskin TNP2K.
Siringoringo, E. T., Syauqy, A., Panunggal, B., Purwanti, R., & Widyastuti, N. (2020). Karakteristik Keluarga Dan Tingkat Kecukupan Asupan Zat Gizi Sebagai Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Baduta. Journal of Nutrition College, 9(1), 54-62.
Thurstans, S., Sessions, N., Dolan, C., Sadler, K., Cichon, B., Isanaka, S., ... & Khara, T. (2022). The relationship between wasting and stunting in young children: A systematic review. Maternal & Child Nutrition, 18(1), e13246.
Vaivada, T., Akseer, N., Akseer, S., Somaskandan, A., Stefopulos, M., & Bhutta, Z. A. (2020). Stunting in childhood: An overview of global burden, trends, determinants, and drivers of decline. American Journal of Clinical Nutrition, 112, 777S-791S. https://doi.org/10.1093/ajcn/nqaa159
Wadu, J., Lay, M. R., Niga, J. D., Pah, T. I. B. K., Rihi, D. W., & Peni, A. A. (2025). Pemanfaatan Serbuk Kelor Sebagai Bahan Tambahan Nugget Ikan Dalam Upaya Pencegahan Stunting Bagi TP PKK. Jurnal Masyarakat Mandiri, 9(1), 1–2.
Woldehanna, T., Behrman, J., & Araya, M. (2017). The effect of early childhood stunting on children’s cognitive achievements: Evidence from young lives Ethiopia. Ethiopian Journal of Health Development, 31, 75–84.
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i1.36744
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Agung Nugroho, Reni Untarti, Dedy Irawan, Sri Muryaningsih, Anggun Pria Wibowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:






