PELATIHAN KADER KESWA TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA ORANG DENGAN GANGGUAN KESEHATAN MENTAL SEBAGAI MITIGASI PERILAKU BUNUH DIRI

Kondang Budiyani, Ros Patriani Dewi, Eka Aryani

Abstract


Abstrak: Permasalahan kesehatan mental masih menjadi isu yang penting di daerah dengan stigma negatif terhadap gangguan kesehatan mental. Tingginya kasus bunuh diri merupakan salah satu masalah kesehatan mental. Selain itu, kurangnya akses terhadap dukungan sosial maupun bantuan tenaga profesional semakin memperparah kecenderungan individu untuk melakukan bunuh diri. Saat ini, sumber daya yang memiliki keterampilan untuk memberikan pertolongan pertama psikologis masih sangat minim. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan pertolongan pertama psikologis agar para kader dapat memiliki keterampilan yang lebih baik dalam memberikan Pertolongan Pertama Psikologis. Metode pelaksanaannya mencakup proses identifikasi dan rekrutmen, pengembangan modul, pelaksanaan pelatihan, supervisi dan pendampingan, sosialisasi dan kampanye, penguatan jaringan rujukan, serta monitoring dan evaluasi program. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Oktober 2025 dengan melibatkan 50 peserta dari kader Posyandu di Gunungkidul. Efektifitas pelatihan dilakukan dengan pengukuran skor pre-post test. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang keterampilan PFA yang dibuktikan dari peningkatan rata-rata skor pre-test yaitu sebesar 59.00 menjadi 92.80 pada skor post-test. Hasil ini memberikan implikasi bagi para kader Keswa agar dapat membantu mengatasi masalah kesehatan mental dan tentunya berdampak pada turunnya angka kasus bunuh diri.

Abstract: Mental health problems remain an important issue in regions where there is still a negative stigma toward mental disorders. The high rate of suicide cases represents one of the major mental health challenges. In addition, the lack of access to social support and professional assistance further exacerbates individuals’ tendencies toward suicidal behavior. Currently, there are still very limited human resources with the necessary skills to provide Psychological First Aid (PFA). Therefore, this community service activity aims to provide PFA training so that community health volunteers (cadres) can develop better skills in delivering Psychological First Aid. The implementation methods include the processes of identification and recruitment, module development, training implementation, supervision and mentoring, socialization and campaigning, strengthening referral networks, as well as program monitoring and evaluation. The activity was conducted on October 17, 2025, involving 50 participants from Posyandu cadres in Gunungkidul. The effectiveness of the training was evaluated through pre-test and post-test score measurements. The analysis results showed an increase in participants’ knowledge of PFA skills, as evidenced by the rise in the average pre-test score from 59.00 to 92.80 in the post-test. These results have implications for mental health cadres, enabling them to help address mental health issues and, consequently, contribute to reducing suicide rates.


Keywords


Mental Health; Mental Health Cadres; Psychological First Aid.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Apridamayanti, P., Heryan, S., Murniati, Grasella, S., & Syafitri, D. A. (2023). Pendampingan Masyarakat Desa Sungai Rengas Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Akan Pentingnya Kesehatan Mental. Jurnal Pengabdi, 6(1), 33–42.

Asih, M. K., Utami, R. R., & Kurniawan, Y. (2021). Psychological First Aid (PFA) untuk Pendamping Balai Pemasyarakatan (BAPAS Kelas 1) Semarang. Jurnal Tematik, 3(1), 35–41. https://journals.usm.ac.id/index.php/tematik

Bridge, J. A., Goldstein, T. R., & Brent, D. A. (2006). Adolescent Suicide and Suicidal Behavior. Journal of Child Psychology and Psychiatry and Allied Disciplines, 47(3–4), 372–394. https://doi.org/10.1111/j.1469-7610.2006.01615.x

Cahyono, W. (2015). Psychological First Aid “Sebuah Kesiapsiagaan dari Kita untuk Kita.” Pusat Krisis Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. www.puskrispsiui.or.id

Desmaniarti, Kusmiati, S., Erlina, L., & Sasmita, A. (2023). Pemberdayaan Kader dalam Mengenali Gangguan Jiwa dan Penanganan Kecemasan di Wilayah Kerja Puskesmas Babakan Sari Bandung. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Indonesia, 2(1), 214–219. https://doi.org/10.34011/jpmki.v2i1.1333

Durkheim, E. (1951). Suicide: A Study in Sociology (G. Simpson, Ed.; J. A. Spaulding & G. Simpson, Trans.). Free Press.

Edy, D. F., Nurmalitasari, F., Muhiddin, S., Ainiyah, H. R., La Nina, D., & Elsifa, N. N. A. T. (2025). Peningkatan Kompetensi Relawan Melalui Pelatihan Psychological First Aid pada Situasi Krisis. I-Com: Indonesian Community Journal, 5(3), 1515–1527. https://doi.org/10.70609/i-com.v5i3.7942

Everly, G. S., Phillips, S. B., Kane, D., & Feldman, D. (2006). Introduction to and Overview of Group Psychological First Aid. Brief Treatment and Crisis Intervention, 6(2), 130–136. https://doi.org/10.1093/brief-treatment/mhj009

Fahrudin, A. (2012). Fenomena Bunuh Diri di Gunung Kidul: Catatan Tersisa dari Lapangan. Sosio Informa; Social Welfare Research and Development Agency, Indonesian Ministry of Social Affairs. https://www.neliti.com/id/publications/52860/fenomena-bunuh-diri-di-gunung-kidul-catatan-tersisa-dari-lapangan

Fitri, A. (2023). Program Preventif Bunuh Diri untuk Mengurangi Ide dan Percobaan Bunuh Diri Pada Mahasiswa. IDEA: Jurnal Psikologi, 7(1), 12–22. https://doi.org/10.32492/idea.v7i1.7103

Gerardi, S. (2020). Durkheim’s Sociological Analysis of Suicide. Sociology Mind, 10(02), 82–85. https://doi.org/10.4236/sm.2020.102007

Hart, L. M., Cropper, P., Morgan, A. J., Kelly, C. M., & Jorm, A. F. (2020). Teen Mental Health First Aid as a School-Based Intervention for Improving Peer Support of Adolescents at Risk of Suicide: Outcomes from a Cluster Randomised Crossover Trial. Australian and New Zealand Journal of Psychiatry, 54(4), 382–392. https://doi.org/10.1177/0004867419885450

Irfan, Harli, K., & Nurmagandi, B. (2023). Gelis Jiwa Program Inovasi dalam Penanganan Kesehatan Jiwa dan Pencegahan Bunuh Diri Masyarakat Majene. Jurnal Abmas Negeri (JAGRI), 4(2), 83–89. https://doi.org/10.36590/jagri.v4i2.687

Jowan. (2024). Peningkatan Kasus Bunuh Diri di Batam: Analisis Faktor Penyebab dan Strategi Pencegahan. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Sosial Dan Teknologi (SNISTEK), 6(1), 179–185.

Martino. (2025). Fenomena Bunuh Diri : Gunungkidul Fokus Perkuat Kesehatan Mental. Sorot Gunungkidul. https://gunungkidul.sorot.co/berita-110950-fenomena-bunuh-diri--gunungkidul-fokus-perkuat-kesehatan-mental.html

Mulyani, A. A., & Eridiana, W. (2018). Faktor-Faktor yang Melatarbelakangi Fenomena Bunuh Diri di Gunungkidul. 510 SOSIETAS, 8(2), 510–516.

Nirmalawati, T., & Qurniyawati, E. (2025). Mental Health of Adolescents in the Strawberry Generation: A Bibliometric Analysis. Jurnal Promkes, 13(2), 250–256. https://doi.org/10.20473/jpk.v13.i2.2025.250-256

Pirkis, J., Rossetto, A., Nicholas, A., Ftanou, M., Robinson, J., & Reavley, N. (2019). Suicide Prevention Media Campaigns: A Systematic Literature Review. Health Communication, 34(4), 402–414. https://doi.org/10.1080/10410236.2017.1405484

Prianka, F. N., Laras, I. A., & Sirait, W. D. (2022). Perancangan Kampanye Psychological First Aid (PFA) Sebagai Penanggulangan Distress pada Remaja. LINIMASA : Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(2), 179–191.

Puspita, A. V. S., & Musslifah, A. R. (2025). Pengenalan Psychological First Aid (Pfa) Untuk Meningkatkan Resiliensi Pada Siswa Semaba Tni Au Di Lanud Adi Soemarmo. Proficio, 6(2), 366-370.

Wardani, K. R., & Ciptaningtyas, R. (2023). Pelatihan Daring Pertolongan Pertama Psikologis Penyintas Bencana pada Dharma Wanita Persatuan Kota Bogor. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 8(2), 310–317. https://doi.org/10.21067/jpm.v8i1.8146

WHO. (2025). Mental Health. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response

Wulandari, W., & Wahjuningtijas, R. (2024). Efektivitas Pelatihan Psychological First Aid (PFA) Dalam Meningkatkan Kepedulian Kesehatan Mental Pada Relawan Kemanusiaan Kota Depok. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 4(2), 186-193.




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i1.37141

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Kondang Budiyani, Ros Patriani Dewi, Eka Aryani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: