PEMETAAN PARTISIPATIF SEBAGAI INSTRUMEN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA BERBASIS DATA SPASIAL
Abstract
Abstrak: Keterbatasan ketersediaan data spasial desa serta rendahnya pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan menjadi kendala dalam mewujudkan pembangunan yang berbasis bukti dan inklusif. Kondisi tersebut menyebabkan perencanaan cenderung normatif dan belum sepenuhnya didukung informasi keruangan yang akurat, terintegrasi, dan terdokumentasi dengan baik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan partisipasi masyarakat dalam pemetaan desa sebagai dasar penyusunan rencana pembangunan yang lebih akurat dan transparan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui penyusunan peta dasar, sosialisasi pentingnya data spasial, praktik pemetaan batas dan potensi wilayah, pengolahan data spasial menggunakan perangkat lunak SIG, serta evaluasi kegiatan. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta dari pemerintah desa dan organisasi masyarakat. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert untuk mengukur pemahaman konsep, tingkat partisipasi, dan persepsi manfaat kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman dan keterlibatan peserta sebesar 67%, dengan peningkatan tertinggi pada aspek pemahaman konsep pemetaan partisipatif. Kegiatan ini menghasilkan peta desa yang dimanfaatkan sebagai acuan perencanaan pembangunan serta memperkuat tata kelola desa berbasis data dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan dan kolaboratif.
Abstract: Limited availability of village-level spatial data and low community involvement in the planning process hinder the realization of evidence-based and inclusive development. This condition leads to planning practices that tend to be normative and insufficiently supported by accurate, integrated, and well-documented spatial information. This community service program aimed to enhance community capacity and participation in village mapping as a foundation for more accurate and transparent development planning. The method employed a participatory approach, including the preparation of base maps, socialization of the importance of spatial data, participatory mapping of administrative boundaries and local potentials, spatial data processing using GIS software, and program evaluation. This activity involved 30 participants from village government and community organizations. Evaluation was conducted using a Likert-scale questionnaire to assess participants’ conceptual understanding, level of participation, and perceived benefits of the activity. The results indicated an average increase of 67% in participants’ understanding and engagement, with the highest improvement observed in the understanding of participatory mapping concepts. The activity produced a village map that serves as a reference for development planning and strengthens data-driven governance and sustainable community empowerment.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Andriana, S., Widodo, A., Cahyowati, A., Wana, D., & Pramudita, M. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pengelolaan Keuangan Dan Pengembangan Potensi Pariwisata Desa Wisata Sungai Kupah Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Kapuas, 2(1), 36–39.
Andriani, R. A., Wibowo, A. A., & Winarno, J. A. (2020). Analisis Kebutuhan Masyarakat dalam Pengembangan Dewi Sambi (Desa Wisata Samiran Boyolali) di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Jurnal Nasional Pariwisata, 12(2), 82. https://doi.org/10.22146/jnp.60399
Arnowo, H. (2020). Pembuatan Peta Tematik Desa Lengkap Berbasis Partisipasi Masyarakat. Jurnal Pertanahan, 10(2), 172–183.
Fisu, A. A., & Utami.M, L. (2018). Pemetaan Partisipatif Kampung Pesisir Kelurahan Tallo Kota Makassar. Jurnal To Maega, 1(2), 22–28.
Fortuna, E. D., & Hasby, N. A. (2025). Pemetaan Administrasi Desa Berbasis Partisipasi Masyarakat dan GIS : Studi Kasus Desa Salarri , Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 3(4), 172–178.
Hadini, L. O., Kasmiati, S., Amaluddin, L. O., & Saudi, F. (2024). Pemetaan batas wilayah kelurahan anggoeya menggunakan citra google earth. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 2(6), 1771–1781.
Kamaluddin, A. K., & Tamrin, M. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Skema Perhutanan Sosial Di Area Kph Ternate – Tidore. Techno: Jurnal Penelitian, 8(2), 308. https://doi.org/10.33387/tk.v8i2.1350
Kurnianingtyas, A. P., Permatasari, R. A., & Rahman, A. (2021). Pemetaan partisipatif potensi kecamatan tuntang kabupaten semarang. Jurnal Tematik, 3(2), 2775–3360. https://journals.usm.ac.id/index.php.tematik
Kusumastuti, E. (2020). Peningkatan Kesejahteraan dan Ekonomi Masyarakat Melalui Pelatihan Keterampilan Kerajinan. Jurnal Bisnis Indonesia, 2(1). 115-120
Lestariningsih, S. P., Destiana, & Azahra, S. D. (2023). Pemetaan Potensi Wisata Berbasis Sistem Informasi Geografis Untuk Pengembangan Desa Wisata Sungai Kupah Kabupaten Kubu Raya. Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan (SNPK), 2, 172–181. https://doi.org/10.36441/snpk.vol2.2023.115
Lestariningsih, S. P., Mangurai, S. U. N. M., & Munadian, M. (2023). Pemanfaatan Tanaman Mangrove sebagai Bahan Ecoprint di Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah. Prima Abdika : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 115–124. https://doi.org/10.37478/abdika.v3i2.2712
Lestariningsih, S. P., & Ramadhani, E. (2024). Pemetaaan Partisipatif Potensi Wisata Bantaran Sungai Sebagai Upaya Perencanaan Pembangunan Desa. Prima Abdika, 5636(2), 238–249.
Mahanani, A. P., Sylvayanti, S. P., Nurdinawati, D., Rizkillah, R., & Kadir, M. A. (2020). Pemetaan Partisipatif melalui Transek di Desa Muktisari , Kecamatan Cingambul , Kabupaten Majalengka ( Participatory Mapping through Transects in Muktisari Village , Cingambul District , Majalengka Regency ). Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 2(4), 597–601.
Meivinia, A. P., Despitri, E., S, R. F., Putri, R. H., & Sulman, G. (2024). Kebakaran hutan dan deforestasi : menggali solusi berbasis teknologi dan komunitas. Junral IICET, 5(2), 166–175.
Nasution, M. S. M., Imran, A., & Siregar, E. Z. (2025). GIS Sebagai Instrumen Penguatan Tata Kelola Dusun dan Pemberdayaan Berbasis Data Spasial. Jurnal Masyarakat Madani, 10(2), 1–20.
Naufal, & A.Samsu, A. K. (2025). Tantangan Teknologi dan Pemangku Kepentingan Dalam Pemetaan Partisipatif: Studi Kasus PLUP+ di Labbo, Indonesia. Jurnal Eboni, 7(1), 1–9. https://doi.org/10.46918/eboni.v7i1.2651
Pahleviannur, M. R. (2019). Pemanfaatan Informasi Geospasial Melalui Interpretasi Citra Digital Penginderaan Jauh untuk Monitoring Perubahan Penggunaan Lahan. JPIG (Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi), 4(2), 18–26. https://doi.org/10.21067/jpig.v4i2.3267
Rahmatillah, T. P., Insyan, O., Nurafifah, N., & Hirsan, F. P. (2019). Strategi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Wisata Alam dan Budaya Sebagai Media Promosi Desa Sangiang. Jurnal Planoearth, 4(2), 111. https://doi.org/10.31764/jpe.v4i2.970
Rendra, M. I., Huda, M. M., & Sandy, R. A. (2024). Penyusunan Peta Administrasi Desa dengan Pemetaan Partisipatif untuk Mendukung Perencanaan dan Pembangunan Desa Semambung Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Abdimas Galuh, 6(1), 847–856.
Royana, Y., Junaedi, & Muafiqi, H. (2025). Peta jalan pembangunan ekonomi daerah : studi strategi perencamaam bappeda jombang. JURIKO : Jurnal Ilmu Ekonomi, I(1), 9–15.
Sadali, M. I., Alfana, M. A., Fahrudin, Fajar, K. I. D., & Prianggoro, A. A. (2020). Pengembangan potensi wilayah di Kecamatan Samigaluh , Kabupaten Kulon Progo melalui pemetaan potensi wisata berbasis partisipasi. Jurnal Pendidikan Geograf, 25(1). https://doi.org/10.17977/um017v25i12020p001
Sejati, M. A., Hasan, M. H., Sukmawati, Sunimbar, Haryani, P., & Andrinata. (2025). Pemetaan Fasilitas Publik Desa Pemo Kecamatan Kelimutu Kabupaten Ende. Bhakti Nagori, 5(2), 1021–1028.
Suherlan, H., Adriani, Y., Evangelin, B. C., & Rahmatika, C. (2024). Keterlibatan Masyarakat dalam Mendukung Program Desa Wisata : Studi Deskriptif Kualitatif pada Desa Wisata Melung , Kabupaten Banyumas. BARISTA : Jurnal Kajian Bahasa Dan Pariwisata, 9(1), 99–111. https://doi.org/10.34013/barista.v9i01.623
Surur, F., & Syahril, M. (2019). Pola Permukiman Tepian Sungai Walanae di Desa Welado Kecamatan Ajangale Kabupaten Bone. Prosiding Seminar Nasbional Arsitektur, Budaya, Dan Lingkungan Binaan (SEMARAYANA), 1975, 27–34.
Suyanto, B., & Rahmanita, M. (2024). Pemetaan Pemangku Kepentingan : Analisis Visual Branding untuk Meningkatkan Keterlibatan Masyarakat di Kota Cirebon. Jurnal Dimensi, 20(2), 249–256. https://doi.org/10.25105/dim.v20i2.17483
Swastiwi, A. W. (2021). Sagu Lingga : Kebijakan Ketahanan Pangan Masa Lalu dan Warisannya. Jurnal Sosial Sains, 1(11), 1423–1435. https://doi.org/10.36418/sosains.v1i11.248
Syahza, A., Galib, M., Oktarianda, R., Pengembangan, P., Informasi, I., & Riau, U. (2020). Pengembangan Peta Potensi Desa Berbasis Perencanaan Pembangunan Desa di Kecamatan Bunga Raya Kabupaten Siak. Jurnal Hilirisasi IPTEKS, 3(3), 197–210.
Wardi, L. H. S., Sushanti, I. R., & Mardhiyati, L. (2024). Sosialisasi Peranan Peta Partisipatif Bagi Masyarakat Desa Batu Putik Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia, 3(1), 60–63. https://doi.org/10.29303/jpimi.v3i1.3958
Yudha, E. P., Syamsiyah, N., & Pardian, P. (2022). Penggunaan Drone Dalam Penyusunan Peta Rencana Tata Ruang Desa Cicapar, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis. Abdimas Galuh, 4(2), 984. https://doi.org/10.25157/ag.v4i2.7950
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i2.38286
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Siti Puji Lestariningsih, Destiana, Siva Devi Azahra, Siti Masitoh Kartikawati, Endi Ramadhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:






