PENGOLAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA DENGAN TEKNOLOGI MAGOT MENGGUNAKAN MEDIA DRUM
Abstract
Abstrak: Permasalahan lingkungan di Kabupaten Lombok Barat ditandai dengan kondisi kumuh, rendahnya sistem pengelolaan sampah, serta kebiasaan masyarakat membuang sampah ke saluran air. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga berbasis teknologi maggot menggunakan media limbah drum. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok terarah (FGD), demonstrasi, dan praktik langsung kepada mitra Komunitas Peduli Sampah Desa Terong Tawah (KOMPUS D-ROWAH) yang melibatkan 35 ibu rumah tangga dan remaja. Sistem evaluasi dilakukan menggunakan pendekatan campuran, yaitu observasi, wawancara, dan angket pretest–posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan, keterampilan teknis, serta perubahan perilaku peserta. Indikator keberhasilan kegiatan meliputi: (1) peningkatan pemahaman peserta terhadap pengelolaan sampah, (2) peningkatan keterampilan teknis dalam penggunaan media drum dan budidaya maggot, (3) perubahan perilaku dalam memilah dan mengelola sampah rumah tangga, serta (4) peningkatan nilai ekonomi limbah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan soft skill dan hard skill peserta sebesar 90%. Selain itu, tingkat kedisiplinan masyarakat dalam memilah dan mengumpulkan sampah mencapai 95% setelah pelatihan. Dari 35 rumah tangga dengan rata-rata produksi 1,148 kg sampah organik per hari, sekitar 25% berhasil dikonversi menjadi kompos dengan nilai Rp1.000/kg dan maggot segar senilai Rp7.000/kg.
Abstract: Environmental issues in West Lombok Regency are characterized by unsanitary conditions, inadequate waste management systems, and the community’s habit of disposing of waste into waterways. This community service activity aims to improve the community’s understanding and skills in managing household waste using maggot-based technology with waste drums as a medium. The methods used include lectures, focus group discussions (FGDs), demonstrations, and hands-on practice with members of the Terong Tawah Village Waste Care Community (KOMPUS D-ROWAH), involving 35 housewives and teenagers. The evaluation system employed a mixed-methods approach, including observation, interviews, and pre-test–post-test questionnaires to measure improvements in participants’ knowledge, technical skills, and behavioral changes. Indicators of the activity’s success include: (1) increased participant understanding of waste management, (2) improved technical skills in using drum-based systems and maggot cultivation, (3) behavioral changes in sorting and managing household waste, and (4) increased economic value of waste. The results of the activity showed a 90% improvement in participants’ soft and hard skills. Additionally, the community’s level of discipline in sorting and collecting waste reached 95% following the training. Of the 35 households, which produced an average of 1,148 kg of organic waste per day, approximately 25% was successfully converted into compost valued at Rp1,000/kg and fresh maggots valued at Rp7,000/kg.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Afandi, A., Susanto, R., Indah, C. H. R., Hadiwiyanti, R., Sugiyanto, H., Widayanti, I. A., & Fadilah, M. R. I. (2023). Budidaya Maggot Lalat BSF: solusi limbah dan peningkatan pendapatan masyarakat Desa Bakalan. ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat, 4(2), 248–254.
Anwar, D. I., & Nurbaeti, N. (2021). Pemanfaatan sampah organik untuk pupuk kompos dan budidaya maggot sebagai pakan ternak. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 6(1), 568–573.
Ardiani, F., Noviana, G., Yuniasih, B., Dinarti, S. I., Nurjanah, D., & Purwadi, P. (2024). Pengelolaan Limbah Organik Rumah Tangga Melalui Pemanfaatan Maggot BSF (Black Soldier Fly). Agrimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian, 3(2), 37–41.
Badan Pusat Statistik. (2024). Kecamatan Labuapi dalam angka 2024. BPS Kabupaten Lombok Barat.
Harmani, N., & Asiah, N. (2024). Pelatihan Zero Waste Living Melalui Pengolahan Sampah Menggunakan Maggot BSF. NuCSJo: Nusantara Community Service Journal, 1(2), 62–68.
Ilmi, I. M. B., Marjan, A. Q., & Anwar, K. (2024). Pengolahan sampah rumah tangga melalui pemanfaatan maggot berbasis komunitas di Kecamatan Sawangan Depok. Masyarakat Berdaya Dan Inovasi, 5(2), 135–142.
Fathoni, A., Rahmawati, D., & Saputra, H. (2023). Karakteristik fisik kompos berbasis maggot dari limbah organik pasar dan hotel. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 25(2), 89–96.
Kaza, S., Yao, L., Bhada-Tata, P., & Van Woerden, F. (2018). What a waste 2.0: a global snapshot of solid waste management to 2050. World Bank Publications.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga (Jakstranas).
Laksono, G. E., Saputra, W., & Setyowati, P. R. (2025). Pelatihan Budidaya Maggot sebagai Solusi Inovatif Pengolahan Sampah Organik Berkelanjutan Masyarakat. GIAT Teknologi Untuk Masyarakat, 4(2), 178–189.
Maida, M. O., Iqbal Hidayatullah, R. M., Faishal, M. A., Graviola, C., Senasta Aji, D. Y., Mubarrak, R. A., Sakinah, L., Ahadan, A., Finaldin, M. A., & Farmayanti, N. (2022). Edukasi Pengelolaan Sampah dan Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) di Desa Cihideung Ilir, Kecamatan Ciampea, Bogor. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat, 4(2).
Qurniyawati, E., Kurnia, T., Balyuni, Z. I., Saphira, S. F., & Maharani, A. (2025). Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Maggot Black Soldier Fly sebagai Solusi Lingkungan. ABDIMASKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(3), 1161–1170.
Surendra, K. C., Olivier, R., Tomberlin, J. K., Jha, R., & Khanal, S. K. (2016). Bioconversion of organic wastes into biodiesel and animal feed via insect farming. Renewable Energy, 98, 197–202. https://doi.org/10.1016/j.renene.2016.03.022
Triadjie, H., Karin, H., Kinasih, M., Munir, M., & Tamba, D. R. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Dusun Pakel Melalui Budidaya Maggot Untuk Pengelolaan Sampah Organik Dan Peningkatan Ekonomi Lokal. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(1).
Tariq, M., Ahmad, T., & Khan, S. (2025). Efficiency of Black Soldier Fly larvae in organic waste degradation. Journal of Environmental Management, 320, 115–123.Triadjie, R., Setiawan, B., & Laksmi, D. (2025). Pelatihan pengolahan sampah berbasis maggot untuk meningkatkan kapasitas masyarakat. Jurnal Abdimas Berkelanjutan, 3(1), 40–48.
UNEP. (2021). Food waste index report 2021. United Nations Environment Programme.
Wilson, D. C., Velis, C., & Cheeseman, C. (2006). Role of informal sector recycling in waste management in developing countries. Habitat International, 30(4), 797–808.
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i3.39164
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Ahmad Fathoni, Adi Gunawan, Earlyna Sinthia Dewi, Ida Wahyuni, Karyanik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:






