DETEKSI DINI KELAINAN JANTUNG DAN LATIHAN KOMBI YOARLA (YOGA DAN AROMATERAPI LAVENDER) PADA IBU HAMIL
Abstract
Abstrak: Kelainan jantung pada kehamilan merupakan kondisi berisiko tinggi yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas ibu maupun janin. Rendahnya kemampuan kader kesehatan dalam melakukan deteksi dini serta tingginya kecemasan ibu hamil menjadi permasalahan yang ditemukan di Desa Guntarano. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader, bidan, dan ibu hamil dalam deteksi dini kelainan jantung serta penerapan latihan Kombi YoArLa (Yoga dan Aromaterapi Lavender). Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan kepada 12 kader posyandu, 2 bidan desa, dan 13 ibu hamil. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest-posttest dan lembar observasi keterampilan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan meningkatnya kategori pengetahuan baik dari 25,9% menjadi 81,5%. Keterampilan kader dalam melakukan pemeriksaan tekanan darah, saturasi oksigen, dan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) juga meningkat, dengan 88,9% kader mampu melakukan pemeriksaan secara mandiri dan benar setelah pelatihan. Selain itu, 92,6% ibu hamil menyatakan merasa lebih rileks dan nyaman setelah mengikuti latihan Kombi YoArLa, serta 81,5% mampu mempraktikkannya secara mandiri di rumah. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dalam deteksi dini kelainan jantung pada kehamilan sekaligus mendukung kesehatan fisik dan psikologis ibu hamil melalui pendekatan promotif, preventif, dan komplementer.
Abstract: Heart defects during pregnancy are high-risk conditions that can increase morbidity and mortality in both mothers and fetuses. The limited ability of community health workers to perform early detection, coupled with high levels of anxiety among pregnant women, are issues identified in Guntarano Village. This community service activity aims to improve the knowledge and skills of health workers, midwives, and pregnant women in the early detection of heart defects and the implementation of the Kombi YoArLa (Yoga and Lavender Aromatherapy) exercise. The methods used included health education, training, demonstrations, hands-on practice, and mentoring for 12 Posyandu health workers, 2 village midwives, and 13 pregnant women. Evaluation was conducted using pretest-posttest assessments and skill observation sheets. The results of the activity showed an increase in participants’ knowledge, as indicated by a rise in the “good” knowledge category from 25.9% to 81.5%. The volunteers’ skills in checking blood pressure, oxygen saturation, and measuring upper arm circumference (UAC) also improved, with 88.9% of volunteers able to perform these checks independently and correctly after the training. Additionally, 92.6% of pregnant women reported feeling more relaxed and comfortable after participating in the Kombi YoArLa exercises, and 81.5% were able to practice them independently at home. The program effectively enhanced community capacity for early detection of heart abnormalities during pregnancy while promoting the physical and psychological well-being of pregnant women through promotive, preventive, and complementary approaches.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Adnayani. (2021). Prenatal yoga untuk kondisi kesehatan ibu hamil. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(2), 115–123.
American Heart Association. (2020). Cardiovascular considerations in pregnancy. Circulation, 141(23), e884–e903.
Babbar, S., Parks-Savage, A. C., & Chauhan, S. P. (2022). Prenatal yoga and maternal well-being: A systematic review. Women and Birth, 35(4), 321–330.
Corrigan, L., Moran, P., McGrath, N., & Egan, J. (2022). Effects of prenatal yoga on anxiety, depression, and pain in pregnancy. Complementary Therapies in Clinical Practice, 46, 101533.
Elkayam, U., & Goland, S. (2019). Pregnancy and cardiovascular disease. Cardiology Clinics, 37(3), 345–354.
Guyton, A. C., & Hall, J. E. (2016). Guyton and Hall textbook of medical physiology (13th ed.). Elsevier.
Hibbard, J., & Peterson, E. (2018). Medical disorders in pregnancy. Springer.
Kasron, K., Widyastuti, Y., & Lestari, D. (2022). Peran kader kesehatan dalam meningkatkan deteksi dini penyakit tidak menular di masyarakat. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(3), 150–158.
Kementerian Kesehatan RI. (2023). Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu Edisi Terbaru. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2024. Kementrian Kesehatan RI.
Kusyati, E., Santi, N. K., & Hapsari, S. (2018). Kombinasi relaksasi napas dalam dan aromaterapi lavender efektif menurunkan tekanan darah. Jurnal Ilmu Keperawatan, 1(1), 76–81.
Kusyati, E., Suryani, S., & Pratiwi, D. (2018). Efektivitas aromaterapi lavender terhadap penurunan kecemasan pada ibu hamil trimester III. Jurnal Lebidanan Dan Keperawatan, 14(1), 45–52.
Mosca, L., Benjamin, E. J., Berra, K., Bezanzon, J. L., & Dolor, R. J. (2011). Effectiveness-based guidelines for the prevention of cardiovascular disease in women. Circulation, 123(11), 1243–1262.
Nurbaiti, N., Rahmawati, D., & Suryani, S. (2023). Peran kader kesehatan dalam pencegahan komplikasi maternal di masyarakat. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 18(1), 55–63.
Pangaribuan, M., Siregar, R. S., & Hutabarat, L. (2023). Edukasi kesehatan reproduksi melalui metode komplementer. Health Care: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 18–21.
Rafika, R. (2018). Efektivitas yoga prenatal terhadap kenyamanan ibu hamil trimester III. Jurnal Endurance : Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 3(2), 312–318. https://doi.org/https://doi.org/10.22216/jen.v3i2.3102
Regitz-Zagrosek, V., Roos-Hesselink, J. W., Bauersachs, J., Blomström-Lundqvist, C., & Cífková, R. (2018). ESC Guidelines for the management of cardiovascular diseases during pregnancy. European Heart Journal, 39(34), 3165–3241.
Rosna, R. R., & Rahmisyah. (2024). Pengaruh aromaterapi lavender untuk mengurangi kecemasan ibu hamil trimester III. Getsempena Health Science Journal, 3(1), 31–44.
Syafei, A., Nurdiati, D. S., & Hakimi, M. (2019). Prevalensi kelainan jantung pada ibu hamil di Indonesia dan faktor risiko komplikasi maternal. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 6(3), 145–152.
Taukhit, T., & Haryono, H. (2018). Pengaruh yoga prenatal terhadap kesiapan persalinan pada ibu hamil trimester III. Jurnal Kebidanan, 7(1), 55–62.
van Hagen, I. M., Roos-Hesselink, J. W., Ruys, T. P. E., Merz, W. M., & Goland, S. (2017). Pregnancy in women with a mechanical heart valve: Data of the European Society of Cardiology Registry of Pregnancy and Cardiac Disease (ROPAC). Circulation, 135(6), 521–532.
WHO. (2023). Trends in maternal mortality 2000–2020. WHO.
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i3.39468
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Hastuti Usman, Niluh Nita Silfia, Narmin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:






