APLIKASI KOMPOS DAN BIOCHAR SEBAGAI PEMBENAH TANAH UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS LAHAN

Endang Saptiningsih, Jafron Wasiq Hidayat, Sri Darmanti, Sri Puryono Karto Soedarmo, Rheka Fauzan Azhar, Dhiya Ulhaq, Farras Haidar Hakim

Abstract


Abstrak: Lahan Kelompok Wanita Tani (KWT) Wanadipa di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Ungaran memiliki keterbatasan infiltrasi air dan kandungan bahan organik yang rendah. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan produktivitas lahan serta meningkatkan risiko erosi, sehingga diperlukan upaya pembenahan tanah berbasis sumber daya lokal melalui pemanfaatan kompos dan biochar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas KTH (Kelompok Tani Hutan) dan KWT Wanadipa dalam mengolah limbah pertanian menjadi pembenah tanah berbasis biochar dan kompos. Kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat keterampilan teknis, kesadaran lingkungan, kerja sama, dan kemandirian mitra dalam mengelola sumber daya lokal secara berkelanjutan. Mitra kegiatan adalah KTH dan KWT Wanadipa. Dari total 84 petani, sebanyak 30 orang aktif mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat melalui program KKNT yang dilaksanakan di KHDTK Wanadipa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, pendampingan aplikasi biochar dan kompos pada lahan percontohan, serta evaluasi melalui pengujian infiltrasi, pengamatan daya hidup tanaman serta pemahaman dan keterampilan mitra. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aplikasi kompos dan biochar mampu memperbaiki drainase tanah, meningkatkan kemampuan infiltrasi, serta mendukung adaptasi dan pertumbuhan tanaman kayu putih, serai wangi, nilam, kopi, dan aren. Program ini juga meningkatkan hardskill dan softskill mitra KTH dan KWT sebesar 35–60% dibandingkan dengan sebelum kegiatan. Dengan demikian, penerapan teknologi biochar dan kompos menjadi solusi pembenahan tanah yang aplikatif, berkelanjutan, serta berpotensi meningkatkan produktivitas lahan dan kemandirian KTH dan KWT Wanadipa.

Abstract: The land managed by the Wanadipa Women Farmers Group (KWT) in the Ungaran Special Purpose Forest Area (KHDTK) has limited water infiltration and low organic matter content. These conditions may reduce land productivity and increase the risk of erosion; therefore, soil improvement efforts based on local resources are needed through the use of compost and biochar. This community service activity aims to increase the capacity of the Wanadipa Forest Farmers Group (KTH) and Women Farmers Group (KWT) in processing agricultural waste into soil amendments based on biochar and compost. The activity is also designed to strengthen technical skills, environmental awareness, collaboration, and partner independence in managing local resources sustainably. The partners involved in this activity were the Wanadipa KTH and KWT. Of the total 84 farmers, 30 actively participated in the KKNT community service program, which was held at KHDTK Wanadipa in Semarang Regency, Central Java. The methods included socialization, training, assistance with applying biochar and compost to demonstration plots, and evaluation through infiltration testing, plant survival observation, and assessment of partners’ understanding and skills. The results showed that applying compost and biochar improved soil drainage, increased infiltration capacity, and supported the adaptation and growth of eucalyptus, citronella, patchouli, coffee, and sugar palm plants. This program also increased the hard skills and soft skills of KTH and KWT partners by 35–60% compared to before the activity. Therefore, the application of biochar and compost technology can serve as a viable, sustainable soil-improvement solution, with the potential to increase land productivity and strengthen the independence of Wanadipa KTH and KWT.


Keywords


Biochar; Compost; Land Productivity; Soil Infiltration.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Alfarisi, S. (2024). Pengaruh pemberian pupuk organik terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan tanaman terong ungu (Solanum melongena L.). Biofarm, 20 (1), 56–64. https://doi.org/10.31941/biofarm.v20i1.4255

Budiana, A., Kusumawardani, W., & Ayu, I. W. (2021). Aplikasi beberapa dosis kompos hayati dan mulsa jerami padi pada tanaman kedelai edamame (Glycine max (L.) Merr.) pada lahan sawah tadah hujan. Jurnal Agroteknologi, 1(1), 47–58. https://jurnal.unikal.ac.id/index.php/biofarm/article/download/4255/2356

Chanan, M., & Prakosa, G. G. (2022). Pengembangan tanaman penghasil minyak atsiri sebagai sumber pendapatan petani dan pelestarian kawasan hutan. Kalandra Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(3), 56–65. https://doi.org/10.55266/jurnalkalandra.v1i3.149

Elvania, N. C., Mulyanti, H., Uswatun, W., & Nalalizza, N. (2025). Analisis Tekstur Tanah Untuk Evaluasi Kesesuaian Lahan Pertanian Di Desa Kawengan. Jurnal Sains Agro, 10(2), 187–195. https://doi.org/10.36355/jsa.v10i2

Evizal, R., & Prasmatiwi, F. E. (2023). Biochar: pemanfaatan dan aplikasi praktis. Jurnal Agrotropika, 22(1), 1–12. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JAT/issue/view/441

Faisal Mirza, D., Guci, D. A., Hasmidiarty, H., & Azahari, D. H. (2024). Pengelolaan hutan kopi dan aren dalam inovasi produk kopi aren rasa wine nonalkohol di Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang. Journal of Management and Business (JOMB), 6(4), 1608–1613. https://doi.org/10.31539/jomb.v6i4.12372

Gholamahmadi, B., Jeffery, S., Gonzalez-Pelayo, O., Alegre Prats, S., Bastos, A. C., Keizer, J. J., & Verheijen, F. G. A. (2023). Biochar impacts on runoff and soil erosion by water: A systematic global scale meta-analysis. Science of the Total Environment, 871, 161860, 2–9. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.161860

Herlina, N., & Hendrayana, Y. (2025). Pemanfaatan tumbuhan obat untuk peningkatan ekonomi masyarakat di Kawasan Gunung Tilu. Wana Raksa, 19(2), 29–52.

Kurniasih, F. P., & Soedrajat, R. (2019). Pengaruh kompos dan PGPR (Plant Growth-Promoting Rhizobacteria) pada lahan kering terhadap produksi sawi (Brassica rapa L.). Jurnal Pengendalian Hayati, 2(2), 70. https://doi.org/10.19184/jph.v2i2.17144

Li, L., Zhang, Y. J., Novak, A., Yang, Y., & Wang, J. (2021). Role of biochar in improving sandy soil water retention and resilience to drought. Water (Switzerland), 13(4), 2–11. https://doi.org/10.3390/w13040407

Malawat, S. H., & Octaviani, N. (2020). Kinerja aparatur desa sebagai ujung tombak pelayanan publik di Desa Keramat, Kabupaten Banjar. Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan, 1(2), 1–8. https://doi.org/10.20527/jpp.v1i2.2444

Mardiana, S., Panggabean, E. L., Kuswardani, R. A., & Usman, M. (2018). Pemanfaatan limbah serbuk teh sebagai substitusi serbuk gergaji terhadap pertumbuhan miselium dan produksi jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus). Agrotekma: Jurnal Agroteknologi Dan Ilmu Pertanian, 3(1), 27. https://doi.org/10.31289/agr.v3i1.2065

Marlina, N. (2019). Kemandirian masyarakat desa wisata dalam perspektif community-based tourism: studi kasus Desa Ketengger, Kabupaten Banyumas. Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 4(1), 17. https://doi.org/10.14710/jiip.v4i1.4735

Mendrofa, M. T., & Gulo, D. (2024). Pengaruh pupuk organik terhadap perbaikan struktur dan stabilitas tanah. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan, 1(1), 105–110. https://doi.org/10.70134/penarik.v2i2.72

Pinudya, A. S., Soedarmo, S. P. K., & Kismartini, K. (2025). Analisis Faktor Internal dan Eksternal Proses Pengelolaan KHDTK Wanadipa Berbasis Peran serta Masyarakat dalam Fungsi Simpanan Karbon. Jurnal Ilmu Lingkungan, 23(4), 1004–1012. https://doi.org/10.14710/jil.23.4.1004-1012

Pradana, A. A., Maryono, M., & Muhammad, F. (2025). Spatial Analysis of Slope, Wind Direction, and Wind Speed in the Environmental Science Master’s Field Laboratory in Forest Areas with the Special Purpose of Wanadipa, Diponegoro University. Journal of Bioresources and Environmental Sciences, 4(2), 71–78.

Prasetyo, T. B., & Yulnafatmawita, Y. (2024). Peranan biochar dan kompos dalam meningkatkan retensi air dan produksi jagung manis (Zea mays L. var. saccharata) pada tanah bertekstur kasar. Agrikultura, 35(2), 238-249. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v35i2.53995

Muhammad, F., Maryono, M., Hadiyanto, H., Retnaningsih, T., & Hastuti, R. B. (2023). Reboisasi sebagai upaya konservasi di KHDTK dipoforest hutan Penggaron, Kabupaten Semarang. Jurnal Pasopati, 5(1), 29–36. http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/pasopati

Ain, S. N., Azis, M. A., & Dude, S. (2022). Analisis Status Unsur Hara Makro (N, P, K) Serta C-Organik dan pH pada Lahan Kering di Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo. Jurnal Agroteknotropika, 11(2), 42–48.

Kusumaningrum, H. P., Zainuri, M., Ngestiningsih, D., Safriliana Isnaeni, A., Khaira Razana, A., Alfiatuzzahra, D., Deswanto Prasetyo Kurniantoro, V., Syahmina Badzlin, Z., Dzikra Maulidya, S., Nurul Hidayati, B., Chandra Ajeng Sotya Ardan, K., Affan Pasha, M., & Nasywa Maharani, P. (2026). KKN Tematik: pemberdayaan KWT melalui aplikasi TTG produk sabun pembersih lantai berbantuan atsiri hutan dan eco-enzyme di KHDTK Wanadipa Undip dan e-commerce. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 17(1), 134–143. http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas

Razzaghi, F., Obour, P. B., & Arthur, E. (2020). Does biochar improve soil water retention? A systematic review and meta-analysis. Geoderma, 361, 114055 ref. 104. https://doi.org/10.1016/j.geoderma.2019.114055

Wulandari, S., Ramdani, M. I., Rivaldo, D. O., & Fauzi, M. I. (2025). Extension on Rainwater Harvesting System to Meet Clean Water Needs in Alai Village: Penyuluhan Sistem Pemanenan Air Hujan Dalam Memenuhi Kebutuhan Air Bersih di Desa Alai. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. 9(6), 1752-1758.

Soedradjad, R., & Soeparjono, S. (2022). Respon pertumbuhan tanaman jagung terhadap aplikasi biochar pada lahan kering dengan dua sistem irigasi. Jurnal Ilmiah Hijau Cendekia, 7(1), 26. https://doi.org/10.32503/hijau.v7i1.2242

Soekamto, M. H., Wulandari, D. K., Tabara, R., Sangadji, I. M., Atin, B. K., & Rosdiana, E. (2025). Penerapan Teknologi Pembenah Tanah Untuk Meningkatkan Kualitas dan Produktivitas Lahan dalam Budidaya Pertanian Berkelanjutan di Kabupaten Sorong. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka, 3(4), 354–360. https://doi.org/10.58266/jpmb.v3i4.159

Waskitho, N. T. (2022). Pemberdayaan masyarakat sekitar khdtk umm dalam konservasi kawasan hutan melalui sistem agroforestri. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 333–338. https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/JAIM/article/view/6052

Zheng, W., Zhao, Z., Lv, F., & Li, Z. (2024). Investigating the effects of organic amendments on soil microbial composition and its linkage to soil organic carbon: A global meta-analysis. Science of the Total Environment, 906, 167432. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.167432

Zulkoni, A., Rahyuni, D., & Nasirudin, N. (2020). Pengaruh bahan organik dan jamur mikoriza arbuskula terhadap harkat tanah pasir pantai selatan Yogyakarta yang menjadi medium pertumbuhan jagung (Zea mays). Media Ilmiah Teknik Lingkungan, 5(1), 8–15. https://doi.org/10.33084/mitl.v5i1.1348




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i3.39538

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Endang Saptiningsih, Jafron Wasiq Hidayat, Sri Darmanti, Sri Puryono Karto Soedarmo, Rheka Fauzan Azhar, Dhiya Ulhaq, Farras Haidar Hakim

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: