PEMBERDAYAAN PEMUDA DESA MELALUI PENGGUNAAN AZOLLA SEBAGAI SUMBER PROTEIN MURAH BAGI AYAM KAMPUNG PETELUR

Alberth N. Ndun, Simon E. Mulik, Marthen L. Mullik, David Agustinus Nguru, Morin M. Sol’uf, Rahmat Gusri

Abstract


Abstrak: Pemberdayaan pemuda desa merupakan langkah strategi yang mendesak dalam menghadapi tantangan ekonomi pedesaan, khususnya dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui pengembangan usaha peternakan lokal yang berkelanjutan. Ayam kampung petelur dinilai sebagai komoditas yang menjanjikan karena mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan lokal dan memiliki permintaan pasar yang stabil, namun potensi ini sering terhambat oleh tingginya biaya pakan dan terbatasnya pengetahuan teknis di kalangan pemuda pedesaan. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemuda desa dalam budidaya ayam kampung petelur melalui pemanfaatan sumber daya lokal dan penerapan teknologi sederhana. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 28 November 2025 dengan melibatkan delapan pemuda desa melalui metode sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung, dengan target peningkatan hardskill maupun softskill peserta. Hardskill yang disasar meliputi keterampilan teknis pembuatan mesin tetas, budidaya azolla, dan formulasi ransum berbasis bahan lokal, sementara softskill yang dikembangkan mencakup kemandirian, inisiatif, dan kemampuan berwirausaha dalam pengelolaan usaha peternakan. Materi yang diberikan meliputi pembuatan mesin tetas sederhana berbahan bekas, pengenalan dan budidaya azolla sebagai pakan alternatif sumber protein, serta formulasi ransum ayam kampung petelur berbasis bahan lokal. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dijelaskan dengan skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman dan keterampilan peserta pada seluruh materi pelatihan. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan teknis pemuda desa, mendorong kemandirian produksi bibit dan pakan, serta berpotensi mendukung pengembangan ayam kampung petelur yang berkelanjutan dan berbiaya rendah di tingkat pedesaan.

Abstract: Empowering village youth is an urgent strategic step in facing rural economic challenges, especially in efforts to strengthen food security and improve the quality of community nutrition through the development of sustainable local livestock businesses. Laying free-range chickens are considered a promising commodity because they are able to adapt to local environmental conditions and have stable market demand, but this potential is often hampered by high feed costs and limited technical knowledge among rural youth. This community service program aims to increase the capacity of village youth in the cultivation of laying hens through the use of local resources and the application of simple technology. The activity was carried out on November 28, 2025 by involving eight village youth through socialization, training, and direct practice methods, with the target of increasing participants' hard and soft skills. The targeted hard skills include technical skills in making hatching machines, azolla cultivation, and ration formulation based on local ingredients, while the soft skills developed include independence, initiative, and entrepreneurial ability in managing livestock businesses. The material provided included the manufacture of simple hatching machines made from used materials, the introduction and cultivation of azolla as an alternative feed source of protein, as well as the formulation of free-range chicken rations based on local ingredients. Evaluation was carried out using pre-test and post-test described on the Likert scale. The results of the activity showed a significant increase in participants' understanding and skills in all training materials. This program has proven to be effective in improving the technical knowledge of village youth, encouraging independent seed and feed production, and potentially supporting the development of sustainable and low-cost free-range laying hens at the rural level.


Keywords


Laying Free-Range Chickens; Village Youth; Azolla; Feed Formulation.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Ahmad, R., Nuddin, A., & Toaha, S. (2023). Strategi Pengembangan Usaha Peternakan Ayam Ras Petelur Di Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Agrovital. Jurnal Ilmu Pertanian, 8(1), 108–125. https://doi.org/DOI: http://dx.doi.org/10.35329/agrovital.v8i1.3889

Akbar, R. (2021). Kualitas Nutrisi Azolla Yang Difermentasi Dengan Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Selama 14 Hari Sebagai Pakan Ternak. Pekanbaru, Riau.

Ariani, M., Suryana, A., Suhartini, S. H., & Saliem, H. P. (2018). Pendapatan Di Tingkat Rumah Tangga Animal-Based Food Consumption Performance by Region and Income at Household Level. 16(2), 143–158.

Azis, A. R., Hamka, M. S., Bilyaro, W., Dani, M., & Wahidin, W. (2024). Optimalisasi Peluang Pertumbuhan: Analisis Strategis Pengembangan Usaha Peternakan Ayam Petelur di Kabupaten Rejang Lebong. Journal of Agriculture and Animal Science, 4(1), 33–40. https://doi.org/https://doi.org/10.47637/agrimals.v4i1.1215

Barus, B. R., & Christin, B. (2024). Pengaruh Umur Telur Tetas Terhadap Fertilitas, Daya Tetas, Dan Bobot Doq Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica).

Dewi, N., Widianingrum, D. C., Sholikhah, U., & Tanzil, A. I. (2024). Pengembangan Pakan Ternak Bergizi Tinggi dengan Bahan Baku Azolla microphylla di Desa Baletbaru, Kabupaten Jember. Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(1), 59–66.

Efendi. (2021). Diponegoro Journal of Islamic Economics and Business. 1(3), 185–194.

Fitasari, E. (2023). Peningkatan produksi unggas melalui manajemen perkandangan, kesehatan ternak, dan manajemen penetasan yang baik. Jurnal Difusi Ipteks Legowo, 1(1), 28–39.

Habidin, M. (2021). Pengaruh Penempatan Sumber Panas Terhadap Distribusi Panas Mesin Penetas Telur. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Junaedi, S. P., SI, M., Suparman, S. P., Pt, M., Khatifah, S. P., Prasetyo, S. P., Heraini, D., Pt, S., Faradila, S., & Pt, S. (2025). Manajemen Ternak Ayam Petelur. Mega Press Nusantara.

Mahardhika, M. F., Muryani, R., & Sunarti, D. (2019). Persentase karkas dan potongan bagian karkas ayam kampung persilangan akibat penggunaan tepung azolla microphylla difermentasi pada pakan. Agromedia: Berkala Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertanian, 37(2).

Melita, S. N., Muryani, R., & Mangisah, I. (2018). Pengaruh Tepung Azolla microphylla Terfermentasi dalam Pakan terhadap Penggunaan Protein pada Ayam Kampung Persilangan. Jurnal Peternakan Indonesia, 20(1), 8–14. https://doi.org/https://doi.org/10.25077/jpi.20.1.8-14.2018

Nuraeni, N., Wahyuni, H., Putri, S. D., Nurrahma, A., Saraswati, Y., Rohendi, A., Sukajie, B., & Handayani, N. (2022). Meningkatkan Potensi Pengembangan Usaha Peternak Ayam Petelor di Kp. Cilintung Jelekong. Jurnal Sosial & Abdimas, 4(2), 88–94. https://doi.org/10.51977/jsa.v4i2.775

Nurfadillah, N. (2025). Pemanfaatan Tanaman Lokal Antinutrisi Rendah sebagai Pakan Alternatif dalam Sistem Peternakan Terintegrasi. ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin, 3(4), 127–134. https://doi.org/https://doi.org/10.55681/armada.v2i6.1617

Sabat. (2024). Budidaya Maggot Bsf Sebagai Pakan Unggas Dan Potensi Pemasaran Pada Karang Taruna Desa Ponain. 5(4), 5558–5566.

Samah, E., Tulim, A., Sriyanto, D., Situmeang, M., Dewi, D. S., Adriansyah, A., & Magdalena, M. (2022). Sosialisasi Budidaya Tanaman Azolla Sebagai Pakan Ternak di Pasantren Darussalam Guntur Batubara. Journal Liaison Academia and Society, 2(4), 15–22.

Setiadi, A., Santoso, S. I., Sumarsono, S., Mahfudz, L. D., & Susanto, A. B. (2016). An Economic Analysis of Kampung Chicken Production Using the Small Water Plant Azolla microphylla in Their Feed. Pakistan Journal of Nutrition, 15(3), 264–267. https://doi.org/ttps://doi.org/10.3923/pjn.2016.264.267

Setiyono, E., Sudrajat, D., & Anggraeni, A. (2015). Penggunaan Kadar Protein Ransum Yang Berbeda Terhadap Performa Ayam Jantan Petelur. Jurnal Pertanian, 6(2), 68–74. https://doi.org/10.30997/jp.v6i2.35

Siabandi, R., Bagau, B., Imbar, M. R., & Regar, M. N. (2018). Retensi Nitrogen Dan Energi Metabolis Ransum Broiler Yang Mengandung Tepung Silase Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca formatypica). Zootec, 38(1), 226–234.

Suhendra, S., Yuniasih, D., Haryanto, H., Sunengsih, S., & Putra, O. H. A. (2024). Strategi Peningkatan Gizi Masyarakat Melalui Nilai Ekonomi Peternakan Burung Puyuh (Coturnix-Coturnix Japonica) Sebagai Upaya Pemberdayaan Ekonomi. AS-SYIFA: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat, 5(2), 74–88.

Sukmaya, T. C., Isyanto, A. Y., & Sudrajat, S. (2026). Strategi Pengembangan Usaha Ternak Ayam Kampung Sistem Makloon. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh, 13(2), 505–518.

Sura, I. W., Wanti, S., Ngkarisu, L., Ira, W., & Pratiwi, A. (2024). Peningkatan Pengetahuan Peternak pada Pemanfaatan Mesin Tetas Hemat Listrik dalam Rangka Mendukung Budidaya Ayam di Kelurahan Lalodati Kecamatan Puuwatu Kota Kendari. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan Dan Pendidikan Vokasi Pertanian, 5(1), 504–510.

Widianingrum, D. C., Pt, S., Dewi, N., Hut, S., Tanzil, A. I., Sholikhah, U., & MP, S. P. (2021). Pelet Fermentasi Azolla: Budidaya, Proses Pembuatan, Manfaat, dan Prospek Pasar. UPT Penerbitan & Percetakan Universitas Jember.

Widodo, E. (2010). Nutrisi dan Teknik Pemeliharaan Ayam Organik. Universitas Brawijaya Press.

Widodo, N., Habriantono, B., Subchan, W., Siddiq, A. M., & Handayani, H. T. (2023). Intensifikasi usaha pembibitan ayam kampung unggul balitbangtan (KUB) melalui penguatan kelembagaan kelompok usaha bersama. J-ABDI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 161–170.




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i4.40303

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Alberth N. Ndun, Simon E. Mulik, Marthen L. Mullik, David A. Nguru, Morin M. Sol’uf, Rahmat Gusri

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: