PENINGKATAN PENGETAHUAN PENGOLAHAN KUNYIT PASCA PANEN DALAM MEWUJUDKAN DESA WISATA HERBAL

Sabtanti Harimurti, Dyani Primasari Sukamdi, Rahma Artemisia, Zelmi Dwi Novita, Satriaji Amurwa Wijaya, Wahid Fathoni, Joko Supriyanto, Tri Sunu Handayani, Ismanurrahaman Hadi

Abstract


Abstrak: Pengembangan produk pariwisata dapat dilakukan melalui kerangka 4A (Attractions, Accessibility, Amenities, and Ancillary) dengan pendekatan Community-Based Tourism (CBT). Desa Semoyo, Kabupaten Gunung Kidul, memiliki potensi alam yang besar dan telah mengembangkan desa wisata melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Untuk memperkuat kapasitas masyarakat, dilakukan program pengembangan Rimpang Kunyit dan Herbal EduPark yang bertujuan meningkatkan pengetahuan warga Kampung Kunyit Kanutan Semoyo tentang pengolahan kunyit pascapanen. Mitra dari kegiatan ini adalah ketua Kampung Kunyit Kanutan, Desa Semoyo. Kegitan diikuti oleh 37 peserta yang meliputi anggota Pokdarwis dan BUMDes Kampung Kanutan. Program meliputi edukasi dan evaluasi pemahaman menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang terdiri dari 10 pertanyaan. Indikator keberhasilan dilihat dari peningkatan nilai pre-test dan post-test yaitu dari 8,731,86 menjadi 8,861,42. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta walaupun hanya meningkat 1,5% setelah edukasi. Walaupun hanya sedikit meningkat, nmaun peningkatan ini mencerminkan bertambahnya kapasitas masyarakat dalam mengelola dan mendiversifikasi produk berbahan dasar kunyit. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pendekatan CBT efektif dalam memperkuat sumber daya manusia serta mendukung pengembangan Desa Semoyo sebagai desa wisata herbal yang berkelanjutan.

Abstract: Tourism product development can be implemented through the 4A framework (Attractions, Accessibility, Amenities, and Ancillary) using a Community-Based Tourism (CBT) approach. Semoyo Village, located in Gunung Kidul Regency, possesses significant natural potential and has initiated tourism village development through the establishment of a Tourism Awareness Group (Pokdarwis) and a Village-Owned Enterprise (BUMDes). To strengthen community capacity, the Turmeric Rhizome and Herbal EduPark development program was conducted to enhance the knowledge of residents of Kampung Kunyit Kanutan Semoyo regarding post-harvest turmeric processing. The partner for this activity is the head of Kampung Kunyit Kanutan in Semoyo Village. The activity was attended by 37 participants, comprising members of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) and the Village-Owned Enterprise (BUMDes) of Kampung Kanutan. The program consisted of educational activities and knowledge assessments using pre-test and post-test instruments, including 10 questions. The program's success indicator is determined by the increase in post-test scores, that was 8.731.86 increased to 8.861.42. The results demonstrated an improvement in participants’ understanding although only 1.5% of turmeric processing techniques after the educational intervention. Even though the increasing score was little, this improvement reflects increased community capacity to manage and diversify turmeric-based products. These findings indicate that the CBT approach is effective in strengthening human resources and supporting the sustainable development of Semoyo Village as a herbal tourism destination.


Keywords


Post-Harvest Turmeric Processing Knowledge; Community-Based Tourism; Herbal Tourism Village.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Ari Mashuri, Y., Widyaningsih, V., Premanawasti, A., Koot, J., Pardoel, Z., Landsman-Dijkstra, J., Postma, M., & Probandari, A. (2024). Differences in knowledge, attitude, and practice regarding hypertension by access to a community-based screening program (POSBINDU): A cross-sectional study from four districts in Indonesia. PLOS ONE, 19(5), e0303503. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0303503

Asri Nurrahma, A., Triatmanto, B., & Supriadi, B. (2024). The Impact of Memorable Tourism Experience, Destination Attributes, and Destination Image on Tourist Loyalty in Poncokusumo Tourism Village, Malang Regency. KnE Social Sciences. https://doi.org/10.18502/KSS.V9I29.17287

Bagus, N. (2020). Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Atas Kerjasama Badan Usaha Milik Swasta. JISIP : Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 9(2), 98–101. https://doi.org/10.33366/JISIP.V9I2.2226

Dewi, M., & Ratnawati, N. (2023, May). Local Community Support for Sustainable Tourism Development at Sunan Giri’s Tomb. In 3rd International Conference on Halal Development (ICHaD 2022) (pp. 45-54). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-188-3_6

Fida Qurrotul Aini, & Tri Cahyanto. (2024). Pemanfaatan Rempah Dapur sebagai Minuman Herbal untuk Penyembuhan Berbagai Penyakit di Desa Cimalaka, Sumedang Jawa Barat. Mikroba : Jurnal Ilmu Tanaman, Sains Dan Teknologi Pertanian, 1(3), 78–87. https://doi.org/10.62951/MIKROBA.V1I3.155

Genggong, M. S., Latif, A., Ashmarita, A., Makmur, M., & Rahmawati, R. (2023). Pengembangan Pariwisata Ekonomi Kreatif Dalam Peningkatan Pad Berbasis Partisipasi Masyarakat Lokal Di Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Ilmiah Penyuluhan Dan Pengembangan Masyarakat, 3, 103. https://doi.org/10.56189/JIPPM.V3I0.46323

Homepage, J., Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Dalam Memkomsunsi Minuman Herbal Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Di Kota Makassar Mursida, F., & bongaya Makassar, S. (2026). Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Dalam Memkomsunsi Minuman Herbal Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Di Kota Makassar. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(1), 4231–4238. https://doi.org/10.31004/JOECY.V6I1.7123

Ilhamalimy, R. R., Wijaya, I. K. K., Hanna, F. O., Amirullah, A. F. K., & Sujeni, S. (2025). Peran Atraksi Dan Amenitas Terhadap Minat Berkunjung Wisatawan Di Lombok. Ganec Swara, 19(3), 1110–1115. https://doi.org/10.59896/GARA.V19I3.386

Ismail, T., & Rohman, F. (2019). The Role of Attraction, Accessibility, Amenities, and Ancillary on Visitor Satisfaction and Visitor Attitudinal Loyalty of Gili Ketapang Beach. Journal of Theoretical and Applied Management (Jurnal Manajemen Teori Dan Terapan), 12(2), 149–165. https://doi.org/10.20473/JMTT.V12I2.14423

Kusumo, A. R., Wiyoga, F. Y., Perdana, H. P., Khairunnisa, I., Suhandi, R. I., & Prastika, S. S. (2020). Jamu Tradisional Indonesia: Tingkatkan Imunitas Tubuh Secara Alami Selama Pandemi. Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), 4(2), 465. https://doi.org/10.20473/JLM.V4I2.2020.465-471

Medisa, D., Anshory, H., Litapriani, P., & Fajriyati, R. (2020). The relationship between sosiodemographic factors and public knowledge of herbal medicines in two districts in Sleman Regency Hubungan faktor sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan masyarakat tentang obat herbal di dua kecamatan Kabupaten Sleman. Jurnal Ilmiah Farmasi, 16(2), 96–104. http://journal.uii.ac.id/index.php/JIF

Nadda, V., Dadwal, S., & Gamage, V. (2026). Examining the Relationship Between Destination Attributes and Tourist Revisit Intentions - Empirical Evidence from Wetland Parks in Sri Lanka. International Journal of Hospitality and Tourism Systems, 19(1), 1–18. https://doi.org/10.21863/IJHTS/2026.19.1.001

Pradana, Y. H., Kosmaryandi, N., & Rachmawati, E. (2026). Community-Based Tourism Planning in the Miduana Traditional Village, Cianjur Regency, Indonesia. Media Konservasi, 31(2), 85. https://doi.org/10.29244/MEDKON.31.2.85

Pratiwi, Y. (2023). Indentifikasi 4A (Attraction, Amenity, Accessibility dan Anciliary) dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Pantai Tanjung Pendam, Kabupaten Belitung: Indonesia. Journal of Contemporary Public Administration, 3(2), 59–67. https://doi.org/10.22225/JCPA.3.2.2023.59-67

Rakhmasari Octivaningsih, A., Sabir, M., Ladjin, N., Mokodongan, A., Risdwiyanto, A., Kunci, K., Kreatif, E., & Saing Daerah, D. (2025). Pengembangan Pariwisata Ekonomi Kreatif Terpadu Untuk Meningkatkan Daya Saing Daerah : Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 6885–6894. https://doi.org/10.31004/JERKIN.V4I1.2883

Setyawati, N., & Setyowati, Y. (2022). Peran Dinas Pariwisata Diy Dalam Implementasi Kebijakan Pembangunan Pariwisata Berdasarkan Paradigma Pembangunan Berkelanjutan. JCOMENT (Journal of Community Empowerment), 3(2), 77–97. https://doi.org/10.55314/JCOMENT.V3I2.261

Sitorus, H., & Simanjuntak, J. S. B. P. (2023). Penguatan Kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam Mendukung Pengembangan Bumdes untuk Pengelolaan Amenitas Desa Agrowisata Alam Berbasis Bambu di Desa Pardomuan Ajibata Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba. Pelita Masyarakat, 4(2), 252–264. https://doi.org/10.31289/PELITAMASYARAKAT.V4I2.8757




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i4.40368

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Sabtanti Harimurti, Dyani Primasari Sukamdi, Rahma Artemisia, Zelmi Dwi Novita, Satriaji Amurwa Wijaya, Wahid Fathoni, Joko Supriyanto, Tri Sunu Handayani, Ismanurrahaman Hadi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: