PENGEMBANGAN USAHA MELALUI DIVERSIFIKASI PRODUK BERBASIS SINGKONG DAN PEPAYA

Timbul Rasoki, Ana Nurmalia

Abstract


Abstrak: Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal melalui diversifikasi produk singkong dan pepaya, serta meningkatkan kemampuan pengemasan dan pemasaran produk. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya diversifikasi produk, rendahnya keterampilan pengolahan serta belum optimalnya strategi pemasaran dan pengemasan produk. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan survei awal, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan. Produk yang dikembangkan dalam kegiatan ini meliputi brownies singkong dan stik pepaya. Selain pelatihan pengolahan, peserta juga diberikan materi mengenai teknik pengemasan dan pemasaran digital melalui berbagai platform media sosial. Indikator yang digunakan meliputi tingkat partisipasi, peningkatan pengetahuan dan keterampilan, kemampuan peserta dalam mempraktikkan pembuatan brownies singkong dan stik pepaya, serta teknik pengemasan dan pemasaran digital. Berdasarkan evaluasi, seluruh anggota KWT Sekar Wangi yang berjumlah 35 orang mengikuti rangkaian kegiatan sehingga tingkat kehadiran mencapai 100%. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan dan keterampilan sebesar 21%. Sebagian besar peserta telah mampu mempraktikkan pengolahan brownies singkong dan stik pepaya secara mandiri, memahami teknik pengemasan yang lebih menarik, serta mulai memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi produk. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian tidak hanya meningkatkan aspek pengetahuan, tetapi juga keterampilan teknis dan kesiapan peserta dalam mengembangkan usaha berbasis potensi lokal

Abstract: This program aimed to enhance the community's capacity to develop businesses based on local potential through the diversification of cassava and papaya products, while also improving product packaging and marketing skills. The main challenges faced by the partner community included limited product diversification, inadequate processing skills, and suboptimal product packaging and marketing strategies. The program was implemented through several stages, including a preliminary survey, educational sessions, demonstrations, hands-on practice, and continuous mentoring. The products developed during the program were cassava brownies and papaya sticks. In addition to food processing training, participants received instruction on attractive packaging techniques and digital marketing through various social media platforms. The evaluation indicators included participation rate, improvement in participants' knowledge and skills, their ability to independently produce cassava brownies and papaya sticks, and their competence in applying packaging techniques and digital marketing strategies. Based on the evaluation results, all 35 members of the Sekar Wangi Women's Farmer Group (Kelompok Wanita Tani/KWT) participated in the entire series of activities, resulting in a 100% attendance rate. The pre-test and post-test results indicated an average increase of 21% in participants' knowledge and skills. Most participants were able to independently produce cassava brownies and papaya sticks, understood more attractive packaging techniques, and had begun utilizing digital media as a platform for product promotion. These findings demonstrate that the community service program not only improved participants' knowledge but also enhanced their technical skills and readiness to develop businesses based on local resources.


Keywords


Product Diversification; Cassava; Papaya; Women Farmers Group; Community Empowerment; Digital Marketing.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Arif, M., Sudianto, S., Firdaus, F., Nuraini, P., Zulkifli, Z., Alfani, M. H., & Hamzah, Z. (2025). Pendampingan dan pengembangan inovasi usaha mikro keripik singkong di Kelurahan Tuah Madani Pekanbaru. ARSY: Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat, 6(1), 183–192. https://doi.org/10.55583/arsy.v6i1.1238

Atikah, Q., Qalsum, U., & Ariska, N. (2025). Analysis of added value in cassava products in Simpang Kiri District, Subulussalam City. Journal of Agriculture and Rural Development, 8(1), 22–29. https://journal.unigha.ac.id/index.php/JARD

Awaludin, A. (2023). Penerapan digital marketing sebagai strategi pemasaran UMKM produk cemilan di Desa Gempol. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 537–542. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jpdk

Damayanti, S. C., Kandi, N. I., Agustin, L., Pramitha, N., Anggraeni, J. P., Az-zahra, A., Agustina, R. D., Al-Diya, S. S., Ramadhanti, D., Ramdhani, P. N., Munjazi, T. R., & Rahmayani, R. (2025). Pengabdian kepada masyarakat: Gerakan makan singkong sebagai upaya diversifikasi dan ketahanan pangan di Kampung Pekijing, Kelurahan Kalang Anyar, Kota Serang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(4), 1577–1587. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i4.2502

Feni, R., Mardianti, S., Marwan, E., Yawahar, J., & Ningsih, F. (2022). Pemanfaatan buah pepaya sebagai manisan di Desa Niur Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI), 2(5), 641–647. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.809.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Sage.

Hariyana, N., Sari, A. D. N., Eko, A. W., Anggraini, D. A., & Ulum, L. (2025). Pemberdayaan UMKM keripik singkong di Desa Jumerto. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 1400–1404. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i1.4157

Hasan, M., Imamul, M., Arisandhi, M., Hakim, Z., & Ramdhan, T. W. (2025). Pelatihan pengolahan singkong sebagai produk modern: Inovasi brownies singkong dan keripik kulit singkong untuk peningkatan ekonomi kreatif desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(6), 1983–1988. https://journal.lpkd.or.id/index.php/jpm

Khair, U., Lubis, I., Utama, D. W., Hazid, T. S., Nazmy, A., & Hilmi, M. A. (2025). Pendampingan diversifikasi produk pepaya pada Kelompok Bunda Harapan Islami Desa Talun Kenas. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(3), 66–72. https://journal.umsu.ac.id/index.php/ihsan

Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2022). Marketing management (16th Global ed.). Pearson.

Maghfiroh, K., & Nuswardhani, R. R. S. K. (2019). Diversifikasi pengolahan singkong untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 10(28), 106–114. https://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/abdimas

Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2019). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik (Rev. ed.). Alfabeta.

Meliawati, C., Setia, B., & Puspitasari, D. A. N. A. (2024). Analysis of added value and marketing strategy of cassava chips agroindustry. Jurnal Agribisnis Indonesia, 12(3), 424–439. https://jurnal.ipb.ac.id/index.php/jagbi

Nurhayati, R. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui penyuluhan inovasi pengolahan singkong sebagai upaya pengembangan produk unggulan di Kampung Lembur Sawah. ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(3), 208–214. https://doi.org/10.30997/almujtamae.v2i3.5451

Rahayu, W. M., Septiyani, R., Siswantari, H., Setyanto, B. N., & Dewojati, W. W. (2023). Diversifikasi olahan pepaya kekinian sebagai strategi peningkatan nilai tambah produk lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(2), 85–94. https://journal.yp3a.org/index.php/JPMI

Rasoki, T.Nurmalia, A., & Nurmalia, A. Rasoki, T. (2024). Pemanfaatan limbah lidi sawit menjadi produk bernilai ekonomi sebagai upaya penguatan pendapatan masyarakat. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(4), 3978–3992. https://journal.ummat.ac.id/index.php/jmm

Sari, D., Prasetyo, A., & Lestari, F. (2024). Community empowerment through local food processing innovation in rural areas. International Journal of Community Development, 12(1), 55–67. https://www.sciencepublishinggroup.com/journal/ijcd

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.

Sulaiman, & Natawidjaja, R. S. (2020). Analisis nilai tambah agroindustri keripik singkong di Kelurahan Setiamanah. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8(2), 145–156. https://jurnal.unpad.ac.id/agrikultura

Surbakti, A., & Noviani, N. (2024). Strategi pemasaran UMKM keripik singkong di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Ekonomi Pertanian, 5(1), 93–102. https://jurnal.umsu.ac.id

Utami, R., Hidayat, T., & Prabowo, A. (2022). Digital marketing adoption among rural micro enterprises in Indonesia. International Journal of Business and Society, 23(2), 801–816. https://www.ijbs.unimas.my

Widiati, A. (2019). Peranan kemasan dalam meningkatkan pemasaran produk usaha mikro kecil menengah. Jurnal Sosial Humaniora, 8(2), 67–76. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/JMHMS

Wijayanti, E., Kusuma, R., & Saputra, D. (2023). Strengthening women farmer groups through local resource-based entrepreneurship. Journal of Rural Development, 15(2), 144–156. https://www.nirdpr.org.in

Yusuf, H., Rahman, A., & Hidayati, S. (2021). Value-added agro-processing as a strategy for increasing rural household income. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 782(3), Article 032041. https://iopscience.iop.org/journal/1755-1315

Zainuddin, M., Pratama, Y., & Kurniawan, D. (2024). Digital entrepreneurship and local food product development in rural Indonesia. Sustainability, 16(8), 3456. https://www.mdpi.com/journal/sustainability




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i4.40583

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Timbul Rasoki, Ana Nurmalia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: