REPRESENTASI KARAKTER KEMANDIRIAN DALAM FILM HOME SWEET LOAN DAN RELEVANSINYA DENGAN BIMBINGAN KONSELING PADA REMAJA

Mohamad Brama Mayapada, Mahmudah Mahmudah, Ulin Nihayah

Abstract


Abstrak: Kemandirian merupakan karakter penting yang perlu dikembangkan pada remaja dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Film sebagai media audiovisual dapat merepresentasikan nilai karakter dan dimanfaatkan sebagai media dalam layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan mengkaji representasi karakter kemandirian dalam film Home Sweet Loan serta relevansinya dengan bimbingan dan konseling pada remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi content analysis. Data diperoleh melalui observasi terhadap adegan, dialog, dan alur cerita film. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter kemandirian tokoh Kaluna direpresentasikan melalui kemampuan mengambil keputusan, tanggung jawab, kemandirian emosional, kerja keras, dan resiliensi. Temuan tersebut terlihat dari konsistensi Kaluna bekerja dan membantu keluarga sambil menabung untuk memiliki rumah, mempertahankan tujuan di tengah tekanan keluarga, serta mengendalikan emosi ketika menghadapi konflik. Nilai-nilai tersebut relevan dengan layanan bimbingan pribadi, sosial, dan klasikal serta dapat dimanfaatkan sebagai media reflektif melalui cinematherapy untuk membantu remaja mengembangkan karakter mandiri, kemampuan mengambil keputusan, pengelolaan emosi, dan pemecahan masalah.

Abstract: Independence is a crucial character trait for adolescents to develop as they navigate life's various challenges. As an audiovisual medium, film can portray character values and serve as a tool in guidance and counseling services. This study aims to examine the representation of independence in the film Home Sweet Loan and its relevance to adolescent guidance and counseling. A qualitative approach utilizing content analysis was employed. Data were gathered through the observation of scenes, dialogue, and the film's plot. Data analysis followed the Miles and Huberman model, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that the character Kaluna’s independence is represented through her decision-making ability, sense of responsibility, emotional independence, hard work, and resilience. These traits are evidenced by her consistency in working and supporting her family while saving for a home, her steadfastness in pursuing her goal despite family pressure, and her emotional regulation during conflicts. These values are relevant to personal, social, and classroom guidance services; furthermore, the film can serve as a reflective tool—through cinematherapy—to help adolescents develop independence, decision-making skills, emotional management, and problem-solving abilities.


Keywords


Trait of Independence; Home Sweet Loan; Representation; Guidance and Counseling; Adolescents.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Aryani, W. D., Salsabila, I., Suparmika, Y., Syammach, H. K., & Azizah, N. (2023). Pendekatan bimbingan konseling. 3(5), 234–241. https://doi.org/10.59818/jpi.v2i4.234

Damayanti, I., Karamoy, Y. K., & Wahyuni, W. (2021). Upaya Meningkatkan Kemandirian Pengambilan Keputusan Karir Melalui Layanan Bimbingan Karir. Bimbingan Konseling, 73–78. http://ejurnal.uij.ac.id/index.php/CONS/article/view/1033

Desmita. (2017). Psikologi Perkembangan Peserta Didik.

Fatmawati, E., & Aziz, D. K. (2024). Revolusi Kemandirian Belajar di Madrasah Ibtidaiyah Melalui Optimalisasi Bimbingan Dan Konseling yang Kreatif. Jurnal Insight, 12(1), 25–36.

Fikriyah, A. A., & Saripah, I. (2023). Profil Kemandirian Belajar Remaja Dan Implikasinya Bagi Layanan Bimbingan Konseling. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan Dan Konseling, 13(1), 25. https://doi.org/10.24127/gdn.v13i1.7020

Firdaus Ridwan Sutarta1, Asri Widiatsih2, I. H. Z. (2021). Penerapan Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Diskusi Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa. 1(1), 167–186.

Laila, Y., Sarumaha, M. S., & Laia, B. (2024). Meningkatkan Kemampuan Belajar Mandiri (Panduan untuk Mengembangkan Self-Regulated Learning). Academia Publication, 2–4. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=Bk33EAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA2&dq=Tarumasely,+Y.+(2024).+Meningkatkan+Kemampuan+Belajar+Mandiri+(Panduan+untuk+Mengembangkan+Self-Regulated+Learning).+Academia+Publication&ots=TYUkIjYrx1&sig=g3BxOwtXeO4d4c7epDIldK

Luawo, M. I. R., & Nugroho, I. T. (2022). Media Komik untuk Mengembangkan Pemahaman Kemandirian Emosional Siswa Kelas XI SMA Negeri 111 Jakarta. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 7(2), 121–132. https://doi.org/10.21009/insight.072.01

Mahfudz, R., Hasanah, L. U., Novianti, C., Islam, U., Bangsa, B., & Cirebon, K. (2026). Penerapan layanan bimbingan klasikal untuk membantu siswa mengendalikan emosi. Jurnal Media Akademik (JMA), 4(6).

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT : Remaja Rosdakarya.

Munawar, H. A. B. A., Hakim, A. R., & Maulidia, A. S. (2025). The Influence of Parents on Adolescent Independence: A Study in the Context of Islamic Boarding Schools and Its Implications for Counseling. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Terapan, 9(1), 25–35. https://doi.org/10.30598/bkt.v9i1.17107

Nurhaida, Irwanti, R., & Lesmana, G. (2025). Meningkatkan Kemandirian Individu Melalui Penerapan Jurnal Self-Management. Jurnal Kualitas Pendidikan, 3(1), 159–166.

Piara, M. R., Fajrin, A. A., Luna, |, Allo, P., & Putri, T. (2026). Cinematherapy sebagai Metode Pengungkapan Emosi bagi Warga Binaan di Rutan Kelas I Makassar. Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4, 83–87. https://doi.org/https://doi.org/10.59435/gjpm.v4i1.1921

Prayitno. (2017). Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Rineka Cipta.

Rahman, A. K., Setianingsih, E. S., Ismanto, H. S., & Respati, A. R. (2024). Pengaruh Layanan Bimbingan Klasikal Terhadap Kemandirian Belajar Peserta Didik Kelas X SMAN 6 Semarang. Indonesian Journal of Educational Counseling, 8(2), 228–236. https://doi.org/10.30653/001.202482.404

Ranni Rahmayanthi, Syarifuddin Dahlan, Diah Utaminingsih, & Ratna Widiastuti. (2026). The Dynamics of Students’ Independence and Basic Psychological Needs: A Comparative Study of General Boarding Schools and Islamic Boarding Schools. Bisma The Journal of Counseling, 10(1), 136–144. https://doi.org/10.23887/bisma.v10i1.106398

Risyda, R., Gading, K., & Sudarsana, G. N. (2021). Pengembangan skala kemandirian pengambilan keputusan studi lanjut pada siswa. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 6(1), 89–95. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jurnal_bk.v6i1.586

Sari, J. F., Adeyola, A. P., Zubaidah, Widiyawati, N. A., Putri, L. A., & Juniarti, A. (2023). Peran bimbingan konseling dalam pembentukan konsep diri pada remaja. Jurnal Ilmiah Penelitian Multidisiplin Ilmu, 1(4).

Selawati, Y., & Sari, I. P. (2024). Peranan Guru Bimbingan dan Konseling Dalam Mengembangkan Kemandirian Belajar Siswa Smpn 1 Bojong Gede. Journal of Academia Perspectives, 4(1), 34–42. https://journal.unindra.ac.id/index.php/jap/article/view/2248

Tumonglo, Y., Saman, A., Mansyur, A. Y., Allo, D. Y. B., & Safrat, Y. (2026). Sinergi Teori Kontruktivistik Dan Humanistik Dalam Layanan Bimbingan Konseling. Jurkam : Jurnal Konseling Matappa, 10(1), 51–58.

Utami, F. P., Rosyidah, H., & Sari, P. (2023). Motivational Interviewing: Techniques for Increasing Student Academic Independence in Thesis Completion. Counsenesia Indonesian Journal Of Guidance and Counseling, 4(1), 32–40. https://doi.org/10.36728/cijgc.vi.2537

Wahyuni, E., & Wulandari, V. S. (2021). Resiliensi Remaja Dan Implikasinya Terhadap Kebutuhan Pengembangan Buku Bantuan Diri. INSIGHT: Jurnal Bimbingan Konseling, 10(1), 79–88. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/INSIGHT.101.10

Wibowo, F. D., & Purwaningrum, R. (2025). Development Of Animated Video Media To Enhance Psychological Well-Being Among Junior. Counsenesia, 6(2). https://doi.org/https://doi.org/10.36728/cijgc.v6i2.5303

Yuca, V., Suherman, U., Nurihsan, J., Budiman, N., & Magistarina, E. (2025). Autonomy in Indonesian Counseling Students at Universities: A Comparative Study. Konselor, 14(3), 280–288. https://doi.org/10.24036/02025143139-0-86

Yurisna, Y., & Sinaga, M. H. P. (2024). Group Counseling Using Cinema Therapy Techniques to Reduce the Intensity of Social Media Use in High School Students. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 13(1), 18–29. https://doi.org/10.15294/zrp3mm29

Yusuf, S. (2019). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. PT : Remaja Rosdakarya.

Zuroidah, E. (2022). Kemandirian Sebagai Kebutuhan Psikologis Remaja. Maddah : Journal of Advanced, 1(2), 119–131.




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i5.41910

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Mohamad Brama Mayapada, Mahmudah, Ulin Nihayah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: