EDUKASI PENCEGAHAN GONDONGAN MELALUI PENYULUHAN DAN PEMBAGIAN PAMFLET

Pujiati Abbas, Mazaya Denta Athatsaniya, Suparmi Suparmi

Abstract


Abstrak: Gondongan atau mumps atau dikenal juga sebagai epidemic parotitis merupakan penyakit yang sering terjadi pada kelenjar saliva oleh karena infeksi virus. Gondongan dapat terjadi pada semua usia namun biasanya terjadi pada anak usia 5 – 15 tahun dan jarang terjadi pada dewasa. Anak usia 2 – 12 tahun yang belum diimunisasi MMR yaitu campak (measles), gondongan (mumps), dan campak Jerman (rubella) rentan mengalami gondongan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah memberikan edukasi tentang pencegahan gondongan di wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah. Edukasi menggunakan metode penyuluhan dengan power point dan penyebaran pamflet. Penyuluhan disampaikan oleh dokter spesialis anak yaitu mengenai pengertian, penyebab, faktor risiko, tanda, gejala, tatalaksana, dan upaya pencegahan gondongan kepada warga Trimulyo sejumlah 23 orang. Evaluasi keberhasilan edukasi menggunakan nilai pretest dan posttest yang diuji dengan T-test. Edukasi bermanfaat meningkatkan pengetahuan peserta mengenai gondongan sebesar 7.88%. Nilai pretest peserta sebesar 71,7411,93 mengalami peningkatan setelah edukasi (posttest) sebesar 77,3915,14 meskipun secara statistik tidak berbeda secara signifikan. Kerjasama lintas sektoral diperlukan dalam dalam mencegah infeksi dan penularan virus penyebab gondongan pada anak sehingga tidak sampai terjadi komplikasi.

Abstract: Mumps, also known as epidemic parotitis, is a disease commonly affecting the salivary glands due to a viral infection. It can occur at any age but is most seen in children aged 5–15 years and is rare in adults. Children aged 2–12 years who have not received the MMR (Measles, Mumps, and Rubella) vaccine are particularly susceptible to mumps. The purpose of this community service activity (PkM) was to provide education on mumps prevention in Semarang City, Central Java. The education was delivered through a lecture method using PowerPoint presentations and pamphlet distribution. The lecture, presented by a pediatric specialist, covered topics such as the definition, causes, risk factors, signs, symptoms, management, and prevention of mumps to 23 participants in Trimulyo Subdistrict. The effectiveness of the education was evaluated using pretest and posttest scores analyzed with a T-test. The education increased participants' knowledge of mumps by 7.88%. Participants’ pretest scores were 71.74 ± 11.93, which increased to 77.39 ± 15.14 after the education, although the improvement was not statistically significant. Cross-sectoral collaboration is essential in preventing mumps virus infection and transmission in children to avoid complications.


Keywords


Education; Mumps; Pamphlet; Prevention.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Bin Su, S., Liang Chang, H., & Tong Chen, K. (2020). Current Status of Mumps Virus Infection: Epidemiology, Pathogenesis, and Vaccine. International Journal of Environmental Research and Public Health, 1-15.

Fahlan, A. S., Hakam, A., Argakusumah, L., Islami, I., & Ulita, N. (2024). Efektivitas Bahasa Visual Poster Untuk Mengetahui Dampak Negatif Narkoba Bagi Mahasiswa Pada Kampanye Anti Narkoba di Lingkungan Kampus Mercu Buana Dengan Model Epic. Jurnal Demandia, 63-87.

Febriani, H., & Damayanti, S. (2019). Pengaruh Intervensi Pendidikan tentang Imunisasi Measles Rubella (MR) Terhadap Pengetahuan Ibu di Posyandu Nuri Wilayah Kerja Puskesmas Ngemplak II Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2).

IDI. (2014). Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter. Indonesia: IDI.

Indriani, T. A. (2022). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Imunisasi Rubella Terhadap Tingkat Pengetahuan Orang Tua di TK Perwanida 2 Palangka Raya. Jurnal Surya Medika, 235-241.

Irwan, M., & Risnah. (2021). Penyuluhan Kesehatan Berpengaruh Terhadap Pengetahuan Keluarga Tentang Stunting. Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas, 126-134.

Lam, E., Rosen, J., & Zucker, J. (2020). Mumps: an Update on Outbreaks, Vaccine Efficacy, and Genomic Diversity. Clinical Microbiology Reviews, 1-16.

Mersil, S., & Dhia, N. (2023). Pembesaran Kelenjar Parotis Yang Tidak Spesifik. Cakradonya Dental Journal, 70 - 80.

New Jersey Departement of Health. (2024). Mumps. Local Health Departements in New Jersey.

R, K., B, S., Geme JW, S., NF, S., RE, B., & WE, N. (2020). Nelson Textbook of Pediatrics.

Rubin, S., Eckhaus, M., Rennick, L., Bamford, C., & Dauprex, W. P. (2015). Molecular Biology, Pathogenesis and Pathology of Mumps Virus. Journal of Pathology, 242-252.

Simanjutak, E. H., Simanjutak, Y. T., & Situmorang, R. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Persepsi Ibu dengan Kepatuhan dalam Pemberian Imunisasi MR Lanjutan. Indonesian Journal of Midwifery, 5(1), 1-6.

Sumartono, & Astuti, H. (2018). Penggunaan Poster Sebagai Media Komunikasi Kesehatan. Komunikologi , 8-14.

Suparman, M. d. (2024). Parotitis Mumps: Diagnosis, Tata Laksana, dan Edukasi Pencegahan Penularan pada Fasilitias Pelayan Primer. Makassar: Fakultas Kedokteran Universitas Muslin Indonesia.

Syukri, M., & Appi, H. (2021). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan dan Pengetahuan Terhadap SIkap Orang Tua Dalam Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi. Jurnal Pendidikan Keperawatan dan Kebidanan, 01(02), 41-48.

Trismiyana, W. S. (2021). Penyuluhan Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal Tentang Pemberian Vaksin Measles Rubella (MR) pada Anak. Holistik Jurnal Kesehatan, 15(2), 357-366.

Wiggers, J. B., Chan, T., Gold, W. L., & Macfadden, D. R. (2017). Mumps in 27-year-old man. CMAJ, 569 - 571.

Yamin, A. (2020). Pengaruh Penyuluhan dan Pengetahuan Tentang Imunisasi Terhadap Sikap Ibu Membawa Anaknya ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Rancah. Jurnal Keperawatan Galuh, 2(1), 19-24.




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v9i1.28195

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Pujiati Abbas, Mazaya Denta Athatsaniya, Suparmi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: