ECENG GONDOK SEBAGAI MEDIA TANAM PADA SISTEM VERTIKULTUR UNTUK MENGURANGI VOLUME SAMPAH DI KABUPATEN KARAWANG

Vera Oktavia Subardja, I Ketut Manu Mahatmayana, Deni Pratama

Abstract


Abstrak: Sampah organik khususnya eceng gondok sering menimbulkan masalah di antaranya dapat menyumbat saluran irigasi sehingga menyebabkan banjir saat volume air meningkat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan inovasi melalui pemanfaatan eceng gondok sebagai media tanam dalam sistem vertikultur untuk budidaya tanaman sayuran di halaman rumah warga. Tujuan dari program ini adalah untuk menambah wawasan dan memperkuat pemahaman kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Pajaten dalam memanfaatkan sampah organik sebagai media tanam dalam sistem vertikultur untuk budidaya tanaman sayuran. Metode yang digunakan adalah metode sosialisasi dan praktik kepada kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Pajaten sebanyak 20 orang. Evaluasi dilaksanakan dengan cara peserta mengisi angket (post test) untuk menunjukkan peningkatan pemahaman peserta. Hasil pengabdian juga menunjukkan bahwa dalam 20 orang peserta adanya peningkatan sebesar 85% terkait pemanfaatan eceng gondok. Program ini berpotensi menjadi langkah awal bagi pemerintah desa untuk mengatasi permasalahan sampah sekaligus mendukung kemandirian pangan masyarakat.

Abstract: Organic waste, especially water hyacinth, often causes problems, including clogging irrigation channels, causing flooding when water volume increases. To overcome these problems, innovation is needed through the utilization of water hyacinth as a planting medium in a verticulture system for the cultivation of vegetable plants in the yard of residents. The purpose of this program is to increase insight and strengthen the understanding of the Family Empowerment and Welfare (PKK) and Women Farmers Group (KWT) of Pajaten Village in utilizing organic waste as a planting medium in a verticulture system for vegetable cultivation. The method used was socialization and practice to the Empowerment and Family Welfare (PKK) and Women Farmers Group (KWT) of Pajaten Village as many as 20 people. Evaluation was carried out by means of participants filling out a questionnaire (post test) to show the increase in participants' understanding. The results of the service also showed that in 20 participants there was an increase of 85.45% related to the utilization of water hyacinth. This program has the potential to be the first step for the village government to overcome waste problems while supporting community food independence.


Keywords


Water Hyacinth; Planting Media; Organic Waste; Verticulture.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Amri, I., & Fuskhah, E. (2023). Pengaruh Pemberian Pupuk Kompos Eceng Gondok Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) pada Berbagai Media Tanam. Jurnal Agroplasma, 10(1), 138–151.

Azizah, C. N., Subardja, V. O., Agustini, R. Y., & Lestari, A. (2024). Pengkayaan Pupuk Organik Limbah Jamur Merang untuk Tanaman Selada Keriting (Lactuca sativa L. Var. Grand Rapids) pada Tanah Ultisol. Http://Ejournal.Uniska-Kediri.Ac.Id/Index.Php/HijauCendekia, 9, 41–47.

Diwanti, D. P. (2018). ( Pekarangan Rumah ) Dengan Teknik Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur. Martabe, 1(3), 101–107.

Hadi, S. N., Dewi, P. S., & Widiyawati, I. (2022). Penerapan Sistem Budidaya Hidroponik Vertikultur Dan Konvensional Di Sekolah Dasar Negeri 3 Tanjung Purwokerto Jawa Tengah. Buletin Udayana Mengabdi, 21(1), 27. https://doi.org/10.24843/bum.2022.v21.i01.p05

Hearttiana, S. Y., Yamin, M., & Putri, N. E. (2024). Optimalisasi Lahan Sempit dan Pemanfaatan Limbah Eceng Gondok dalam Program Zero Waste. 9(1), 190–196.

Marjenah, & Simbolon, J. (2021). Pengomposan Eceng Gondok (Eichornia Crassipes Solms) Dengan Metode Semi Anaerob Dan Penambahan Aktivator EM4 dilakukan dengan penambahan pupuk , akhir dari penguraian bagian-bagian atau dapat meningkatkan kemampuan tanah Jumlah populasi mikroorganisme t. Jurnal AGRIFOR, XX, 265–278.

Nugroho, I. A., Zein, M., Sabana, A., R, M. D. N., Ratnoputeri, T., Fanny, D., Kurniawati, A., Putri, D. S., & Apriadi, D. (2023). Sekolah Lapang Budidaya Sayur Sistem Vertikultur. 306–310.

Nur, M. A., Sabahannur, S., & Gani, M. S. (2024). Pengaruh Komposisi Dan Takaran Kompos Eceng Gondok Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Timun Jepang (Cucumis sativus var japonese L.). AGrotekMAS Jurnal Indonesia: Jurnal Ilmu Peranian, 4(3), 391–402. https://doi.org/10.33096/agrotekmas.v4i3.409

Prabowo, A. R. (2018). Pengaruh Berbagai Macam dan Cara Pemupukan pada Pertumbuhan Tanaman Stroberi (Fragaria sp.) pada Pipa Vertikal. In repository.ub.ac.id. Universitas Brawijaya.

Sitindaon, P. T., & Tyasmoro, S. Y. (2018). The Influence of Compost Water Hyacinth on The Growth of Seeds on Pre Nursery of Oil Palm. Jurnal Produksi Ternak, 6(10), 2713–2721.

Sivamani, S., Bae, N., & Cho, Y. (2013). A smart service model based on ubiquitous sensor networks using vertical farm ontology. International Journal of Distributed Sensor Networks, 2013. https://doi.org/10.1155/2013/161495

Utami, S., & Siregar, S. (2024). Pemanfatan lahan sempit budidaya sayuran secara vertical culture di panti asuhan putera muhammadiyah. 8(2), 1–4.

Viomalini, S. D. E., & Nugrahini, Y. L. R. E. (2020). Pemanfaatan Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Sebagai Pakan Alternatif Untuk Meningkatkan Average Daily Gain, Konsumsi Serta Tingkat Kecernaan Pada Ternak Ruminansia: Review. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian UNS, 4(1), 367–374.

Wulandari, D. A., Linda, R., & Turnip, M. (2016). Kualitas Kompos dari Kombinasi Eceng Gondok (Eichornia crassipes Mart. Solm) dan Pupuk Kandang Sapi dengan Inokulan Trichoderma harzianum L. Protobiont, 5(2), 34–44.

Yuliyanto, E., Astuti, A. P., & Rahmawati, A. A. (2016). Potensi Enceng Gondok (Eichhornia Crassipes) Rawa Pening Untuk Budidaya Jamur Campignon Perspektif Desa Ekowisata Asinan. Prosiding Seminar Nasional & Internasional, 1(1), 81–88.




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v9i1.28390

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Vera Oktavia Subardja, I Ketut Manu Mahatmayana, Deni Pratama

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: