PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DESA BERBASIS INOVASI PERTANIAN ORGANIK UNTUK PENGUATAN EKONOMI KELUARGA DAN KETAHANAN PANGAN
Abstract
Abstrak:.Program pengabdian ini bertujuan memperkuat ekonomi keluarga dan ketahanan pangan melalui pemberdayaan perempuan desa berbasis inovasi pertanian organik. Mitra adalah Kelompok Wanita Tani (KWT) Silih Asih di Kabupaten Karawang yang menghadapi rendahnya pemanfaatan pekarangan dan ketergantungan pada pupuk kimia. Metode mengintegrasikan penyuluhan, pelatihan teknologi tepat guna (ember tumpuk untuk kompos/pupuk cair serta budidaya polybag–vertikultur), pendampingan lapangan, dan penguatan kelembagaan kelompok. Kegiatan melibatkan 50 peserta selama delapan bulan. Evaluasi melalui observasi serta kuesioner pre–post menunjukkan peningkatan pengetahuan rata-rata 55 poin dan keterampilan praktik pembuatan pupuk organik 68 poin. Sebanyak 70% rumah tangga memanfaatkan pekarangan untuk sayuran/TOGA dan menghemat belanja pangan sekitar 25% per bulan. Penerapan ember tumpuk juga menurunkan volume sampah organik rumah tangga sekitar 40%, serta 85% peserta menyatakan komitmen melanjutkan praktik secara mandiri. Dampak sosial-ekonomi diperkuat melalui pembentukan tiga kelompok usaha perempuan untuk produksi pupuk organik, pengolahan hasil panen, dan pemasaran lokal. Program ini meningkatkan hardskill (kompos/pupuk cair, budidaya pekarangan, perawatan tanaman) serta softskill (kolaborasi, manajemen kelompok, kewirausahaan sederhana) dan layak direplikasi pada desa sejenis.
Abstract: This community service program aims to strengthen household economic resilience and food security through the empowerment of rural women based on organic agricultural innovation. The partner group was the Kelompok Wanita Tani (KWT) Silih Asih in Karawang Regency, which faced limited utilization of home yards and high dependence on chemical fertilizers. The implementation integrated counseling, appropriate technology training (the ember tumpuk system for compost and liquid organic fertilizer production, as well as polybag–vertical gardening), field mentoring, and group institutional strengthening. The program involved 50 participants over eight months. Evaluation using observation and pre–post questionnaires indicated an average increase of 55 points in knowledge and a 68-point improvement in practical skills related to organic fertilizer production. Approximately 70% of households utilized their home yards to grow vegetables and medicinal plants, resulting in an average reduction of household food expenditure of about 25% per month. The application of the ember tumpuk system also reduced household organic waste by approximately 40%, and 85% of participants expressed commitment to continuing the practices independently. Socio-economic impacts were further reinforced through the establishment of three women’s business groups focused on organic fertilizer production, post-harvest processing, and local marketing. Overall, the program enhanced both hard skills (composting/liquid fertilizer production, home-yard cultivation, and plant maintenance) and soft skills (collaboration, group management, and basic entrepreneurship) and is considered replicable in similar rural contexts.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Bappenas. (2021). Rencana pembangunan jangka menengah nasional 2020-2024. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas.
Bonny, B. P., Ajith, A., & Lokesh, S. (2022). Gender in Agriculture: A Development Perspective. In Engendering Agricultural Development Dimensions and Strategies (pp. 1–14). CRC Press. https://doi.org/10.1201/9781003350002-2
Fadila, A. N., Arifin, H. S., Nurhayati, N., & Munandar, A. (2025). House Yard as a Productive Landscape during the Covid-19 Pandemic in Metro Municipality, Lampung Province. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 30(2), 277–285. https://doi.org/10.18343/jipi.30.2.277
FAO. (2021). Women in Agriculture: Closing the Gender Gap for Development. Food and Agriculture Organization.
Grehenson, G. (2024). Dosen UGM Kembangkan Metode Ember Tumpuk untuk Mengolah Sampah Organik secara Berkelanjutan. Universitas Gadjah Mada.
Hilmy Awalu Faizien. (2025). Peran Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi Pertanian. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 4(1), 49–63. https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i1.4695
Kementerian Pertanian. (2023). Strategi Pengurangan Ketergantungan terhadap Pupuk Kimia dalam Pertanian Berkelanjutan. Kementan.
Martin, D. (2024). The Impact of Microfinance on Women’s Empowerment in Rural Areas in Canada. Journal of Developing Country Studies, 8(1), 47–61. https://doi.org/10.47604/jdcs.2666
Maruapey, A., Soekamto, M. H., Nuru, F., & Nurlela, N. (2023). Pemberdayaan Petani Dengan Pupuk Organik Untuk Meningkatkan Hasil Pertanian Di Kabupaten Sorong. Jurnal Pengabdian Mitra Masyarakat, 2(2), 199–205. https://doi.org/10.30743/jurpammas.v2i2.6904
Nisiyari Halawa, Florentina Agusmawati Duha, Awal Sepkurniawan Waruwu, Lentri Priskila Waruwu, Arianto Laoli, Benediktus Buala’aro Giawa, Asdian Juliyanti Lawolo, & Helmin Parida Zebua. (2025). Analisis Perbandingan Efektifitas Pupuk Kimia dan Pupuk Organik Terhadap Pertumbuhan dan Produktivitas Tanaman Cabai. Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(1), 246–256. https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i1.278
Sekretariat Nasional SDGs. (2024). SDGs KNOWLEDGE HUB Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan. Bappenas.Go.Id.
Sitinjak, W., Sinaga, R., Linda Reni, Simanjuntak, R., Marbun, J., Siadari, M., Hotman Tuah, Januari Rizky, Sitinjak, I. Y., & Sitinjak, H. (2024). Pemanfaatan Pekarangan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Dan Gizi Sehat Keluarga Dengan Budidaya Tanaman Sayuran Secara Vertikultur Di Masyarakat Sekitar GMI Banuh Raya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei, 4(2), 370–380. https://doi.org/10.36985/d30jwt66
Syaharuddin, S., & Ibrahim, M. (2017). Aplikasi Sistem Informasi Desa Sebagai Teknologi Tepat Guna Untuk Pendataan Penduduk Dan Potensi Desa. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 1(1), 60. https://doi.org/10.31764/jmm.v1i1.14
United Nations. (2023). The Sustainable Development Goals Report 2023: Special Edition. United Nations.
Widyastuti, W., Ariyanto, S. E., Prakoso, T., & Murrinie, E. D. (2025). Pemanfaatan Pekarangan melalui Budidaya Tanaman Hortikultura dengan Memanfaatkan Pupuk Organik di Desa Ternadi , Kabupaten Kudus. JAMALI, 07(01), 136–142.
Wihardjaka, A. (2021). Dukungan Pupuk Organik Untuk Memperbaiki Kualitas Tanah Pada Pengelolaan Padi Sawah Ramah Lingkungan. Jurnal Pangan, 30(1), 53–64. https://doi.org/10.33964/jp.v30i1.496
Yunanda, F., Soemeinaboedhy, I. N., & Silawibawa, I. P. (2022). Pengaruh Pemberian Berbagai Pupuk Organik Terhadap Sifat Fisik Tanah, Kimia Tanah, Dan Produksi Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Di Kecamatan Kediri. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 1(3), 294–303.
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i1.36241
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Rohmat Sarman, Lira Mustika Sari, Restu Akbar Suryaman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:






