RESTORASI TERUMBU KARANG UNTUK MENDUKUNG KEBERLANJUTAN EKOSISTEM LAUT DAN PENINGKATAN POPULASI IKAN DI PERAIRAN TANJUNG SEKEBEN
Abstract
Abstrak: Perairan Tanjung Sekeben di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi mengalami kerusakan terumbu karang akibat praktik penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, yang berdampak pada penurunan populasi ikan dan kesejahteraan nelayan. Program pengabdian ini bertujuan untuk memulihkan ekosistem terumbu karang melalui kegiatan transplantasi karang menggunakan kerangka buatan berbentuk spider dua ring serta meningkatkan kesadaran nelayan terhadap upaya konservasi laut. Kegiatan dilaksanakan pada tahun 2024–2025 dengan melibatkan 10 orang nelayan sebagai peserta sosialisasi dan pelatihan, serta 30 orang yang terlibat langsung dalam kegiatan restorasi dan monitoring. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi, sosialisasi dan penyampaian materi konservasi, pelatihan dan praktik pemasangan kerangka spider, transplantasi bibit terumbu karang, serta monitoring dan evaluasi secara berkala. Monitoring dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan nelayan, penyelam PT. Autore Pearl Culture, TNI Angkatan Laut Banyuwangi, dan Universitas Jember melalui observasi lapangan, dokumentasi visual, dan pengukuran pertumbuhan karang. Hasil kegiatan menunjukkan tingkat kelangsungan hidup bibit terumbu karang mencapai sekitar 95% dalam satu tahun, disertai peningkatan keterlekatan karang pada media tanam dan meningkatnya keberadaan biota laut di sekitar lokasi restorasi. Capaian ini menunjukkan bahwa metode transplantasi menggunakan kerangka spider efektif dalam mendukung pemulihan ekosistem terumbu karang dan memperkuat peran masyarakat dalam kegiatan konservasi laut.
Abstract: The waters of Tanjung Sekeben in Tembokrejo Village, Muncar Subdistrict, Banyuwangi Regency have experienced coral reef damage due to environmentally unfriendly fishing practices, which has resulted in a decline in fish populations and the welfare of fishermen. This community service program aims to restore the coral reef ecosystem through coral transplantation activities using two-ring spider-shaped frames and to raise fishermen's awareness of marine conservation efforts. The activities are carried out in 2024–2025 involving 10 fishermen as participants in socialization and training, as well as 30 people directly involved in restoration and monitoring activities. The implementation methods include site surveys, socialization and delivery of conservation materials, training and practice in installing spider frames, transplantation of coral seedlings, as well as periodic monitoring and evaluation. Monitoring was carried out by a joint team involving fishermen, divers from PT. Autore Pearl Culture, the Banyuwangi Naval Forces, and the University of Jember through field observations, visual documentation, and coral growth measurements. The results of the activity showed that the survival rate of coral seedlings reached around 95% within one year, accompanied by an increase in coral attachment to the planting media and a rise in the presence of marine life around the restoration site. These achievements indicate that the transplantation method using spider frames is effective in supporting the recovery of coral reef ecosystems and strengthening the role of the community in marine conservation activities.
Keywords
References
Arungla’bi, Y., Kamal, E., Damanhuri, H., Tebay, S., & Wulandari, D. P. (2025). Rehabilitasi sebagai upaya pelestarian terumbu karang di wilayah konservasi perairan Indonesia. Jurnal Sumberdaya Akuatik Indopasifik, 9(2), 165–174.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi. (2021). Kecamatan Muncar Dalam Angka 2021. Banyuwangi: BPS Kabupaten Banyuwangi.
Darwin. (2025). Dampak aktivitas penangkapan terhadap keanekaragaman hayati di perairan terumbu karang. PERAUT: Jurnal Perikanan dan Kelautan, 2(1), 25–30.
Erdana, R., Pratikto, I., Suryono, C. A., & Suryono, S. (2022). Hubungan persentase tutupan karang hidup dan kelimpahan ikan di kawasan konservasi perairan Pulau Koon, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku. Journal of Marine Research, 11(2), 145–155.
Khasanah, R. I., Herawati, E. Y., Nugroho, Y. T., & Nabil, E. (2023). Restorasi Ekosistem Terumbu Karang Berbasis Inovasi Teknologi Pemanfaatan Limbah Batu Bara Dalam Pengelolaan Sumber Daya Perikanan Laut Berkelanjutan. (hlm. 423–464). Penerbit BRIN.
Khoirulika, R., Nurcahyo, A., Oktavia, S., & Naibaho, K. (2025). Creating shared value through coral reef transplantation program: Membangun nilai bersama melalui program transplantasi terumbu karang. Indonesian Journal of Innovation Studies, 26(4), 10–21070.
Nabilla, N., & Anggriyani, F. C. W. (2024). Kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia pada ekosistem terumbu karang. Khidmat, 2(2), 169–172.
Pelupessy, Y. A. E. G., Prasetijo, R., Sandhika, I. M. G. S., & Rosiana, I. W. (2024). Analisa pertumbuhan karang dengan metode CPCe dan sistem pemeliharaannya pada program restorasi karang di Nusa Penida, Bali. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 17(2), 159–170.
Prasetyo, A. (2025). Dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati laut di perairan tropis. Journal of Marine Fisheries, 1(1), 1–7.
Riska, R., Lalang, L., La Ode, A., Ardiansyah, I., & Kaatu, K. (2024). Penerapan teknologi transplantasi dan restorasi karang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan di perairan Desa Tanjung Tiram, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Jurnal Abdi Insani, 11(4), 3156–3165.
Rumkorem, O. L. Y., Kurnia, R., & Yulianda, F. (2019). Asosiasi antara tutupan komunitas karang dengan komunitas ikan terumbu karang di Pesisir Timur Pulau Biak, Kabupaten Biak Numfor. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 11(3), 615–625.
Sagala, D., Lautetu, L. M., Prayoga, M. B. R., & Afla, R. A. (2024). Restorasi terumbu karang: Upaya mempertahankan kesehatan ekosistem laut. Journal of Marine Problems and Threats, 1(1).
Sadarun, B., Syam, S., Cahyono, H., Nugroho, O. A., Umbay, V. L., Hidayat, L. O. A., … Ihsas, M. (2025). Pendampingan partisipatif restorasi terumbu karang binaan PT Hengjaya Mineralindo di Perairan Pulau Bapa, Kabupaten Morowali. JUKEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 191–200.
Saputra, E., Danial, D., & Hamsiah, H. (2025). Comparative analysis of Enhalus acoroides seagrass transplantation using the plug and sprig anchor methods in the waters of Puntondo Hamlet, Laikang Village, Laikang Subdistrict, Takalar Regency. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 18(2), 361–378.
Supriyadi, E., Martayadi, U., Murdana, I. M., Saputra, D., & Humaedi, H. (2025). Pengelolaan terumbu karang berbasis teknologi biorock untuk mendukung pariwisata berkelanjutan di Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 260–277.
Supriyono, D. (2020). Terumbu karang. Alprin.
Triwibowo, A. (2023). Strategi pengelolaan ekosistem terumbu karang di wilayah pesisir. Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan, 1, 61–66.
Yusuf, B., & Fallz, I. (2025). Pendidikan lingkungan untuk masyarakat Desa Leppe: Membangun kesadaran dan tindakan konservasi. Socionomic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 34–41.
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i2.37846
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Ratna Dewi Syarifah, Millatuz Zahroh, Septy Handayani, I Wayan Windu Sara, Jihan Ike Mawarti, Moch. Ichwan Dwi Cahya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:






