PSIKOEDUKASI PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI SUMBAWA BERSAMA FORUM ANAK SAMAWA
Abstract
Abstrak: Fenomena kekerasan seksual saat ini menjadi fokus utama yang ada di Indonesia. Kenyataannya pelaku dan korban kekerasan seksual bukan hanya orang dewasa, namun juga sudah meluas hingga anak-anak di tanah air. Tujuan dari pengabdian ini untuk memfokuskan menguatkan dan meningkatkan pemahaman pada anak Siswa Sekolah Dasar dalam mencegah terjadinya perilaku kekerasan seksual pada anak. Metode sosialisasi digunakan dalam pengabdian ini dengan tujuan mampu meningkatkan pengetahuan terhadap pengenalan anggota tubuh yang dapat dan tidak disentuh oleh orang lain serta tercapainya sikap preventif pencegahan kekerasan seksual pada mitra. Terdapat tahap evaluasi sebagai upaya untuk mengetahui sejauh mana kegiatan pengabdian dapat mencapai indikator keberhasilan kesesuain materi, metode edukasi tepat dengan karakter peserta, serta penggunaan media edukasi dalam sosialisasi, dan partisipasi mitra dalam kegiatan pengabdian dengan skor > 75%. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan terdapat peningkatan skor sebesar 31,6 point pada kegiatan edukasi mengenai pengenalan tubuh yang dapat disentuh dan tidak boleh disentuh pada siswa, serta kegiatan Ice Breaking secara signifikan dapat meningkatkan pengetahuan peserta, dengan rata-rata peningkatan skor 20,3 point.
Abstract: The phenomenon of sexual violence is currently the main focus in Indonesia. In reality, the perpetrators and victims of sexual violence are not only adults, but have also spread to children in the country. The aim of this service is to focus on strengthening and increasing understanding among elementary school students in preventing sexual violence behavior in children. The socialization method is used in this service with the aim of increasing knowledge regarding the recognition of body parts that can and cannot be touched by other people and achieving preventive attitudes towards preventing sexual violence among partners. There is an evaluation stage as an effort to find out the extent to which service activities can achieve indicators of success in suitability of material, educational methods appropriate to the participant's character, as well as the use of educational media in socialization, and partner participation in service activities with a score of > 75%. The results of this service activity show that there is an increase in scores of 31.6 points in educational activities regarding the introduction of bodies that can be touched and cannot be touched for students, and the Ice Breaking activity can significantly increase participants' knowledge, with an average increase in score of 20.3 points.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Aisyah Putri Rawe Mahardika. (2024). Pengenalan Sexs Education Melalui Video Edukasi sebagai cara Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak. Jurnal Pengabdian Sosial Humaniora Abdimawa, 1(1),1-6. https://doi.org/10.36761/abdimawa.v1i1.3964
Fahrunnisa & Apriadi. (2019). Kesiapan Kabupaten Sumbawa Menjadi Kabupaten Layak Anak (Ditinjau dari Aspek Penguatan Kelembagaan dan Implementasi Pemenuhan Hak Anak). Jurnal TAMBORA, 3(3), 72–77. https://doi.org/10.36761/jt.v3i3.399
Handayani, M. (2017). Pencegahan Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak Melalui Komunikasi Antarpribadi Orang Tua Dan Anak. JIV-Jurnal Ilmiah Visi, 12(1), 67–80. https://doi.org/10.21009/JIV.1201.7
Indaryani, S. (2019). Dinamika Psikososial Remaja Korban Kekerasan Seksual. Jurnal Psikologi Perseptual, 3(1), 1–6. https://doi.org/10.24176/perseptual.v3i1.3677
Kayowuan Lewoleba, K., & Helmi Fahrozi, M. (2020). Studi Faktor-Faktor Terjadinya Tindak Kekerasan Seksual Pada Anak-Anak. Esensi Hukum, 2(1), 27–48. https://doi.org/10.35586/esensihukum.v2i1.20
Krisnani, H., & Kessik, G. (2020). Analisis Kekerasan Seksual Pada Anak dan Intervensinya oleh Pekerjaan Sosial (Studi Kasus Kekerasan Seksual oleh Keluarga di Lampung). Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 2(2), 198. https://doi.org/10.24198/focus.v2i2.26245
Kurniawansyah, E., & Dahlan, D. (2022). Penyebab Terjadinya Kekerasan Terhadap Anak (Studi Kasus di Kabupaten Sumbawa). CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 9(2), 30. https://doi.org/10.31764/civicus.v9i2.6866
Mahardika, A. P. R., & Putri, R. M. (2024). Studi Deskriptif Kekerasan Seksual Terhadap Anak-Anak Sekolah Dasar Di Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K), Vol. 5(No. 3), 812–820.
Murdiana, S., Arifin, P. A., Muhammad, E. S. S. A., Patonangi, A. I. M., & Israk, I. (2023). Psychological First AID (PFA) pada Korban Di UPTD PPA Kota Makassar. DEVOTE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2(1), 60–67. https://doi.org/10.55681/devote.v2i1.1089
Rizqullah, M. R. Z., & Utami, W. S. (2023). HiCare: Aplikasi Pengaduan Kekerasan Seksual berbasis Mobile. Edumatic: Jurnal Pendidikan Informatika, 7(2), 396–405. https://doi.org/10.29408/edumatic.v7i2.23228
Santoso, I. (2022). Dampak Dari Pelecehan Seksual Terhadap Anak Di Bawah Umur. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 10(1), 53-64.
Situmorang, P. R. (2020). Pengaruh Pendidikan Seks Anak Usia Prasekolah Dalam Mencegah Kekerasan Seksual. Jurnal Masohi, 1(2), 82. https://doi.org/10.36339/jmas.v1i2.355
Solehati, T., Kharisma, P. A., Nurasifa, M., Handayani, W., Haryati, E. A., Nurazizah, S. A., Pertiwi, F. R. C., & Kosasih, C. E. (2023). Metode Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Berbasis Orang Tua: Systematic Review. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4128–4143. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5139
Sulaeman, D., Novianti Yusuf, R., & Suryani, N. (2023). Meningkatkan Perilaku Prososial Toleransi Dan Kerjasama Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Ice Breaking Games. Jurnal Tahsinia, 4(1), 28–39. https://doi.org/10.57171/jt.v4i1.340
Supriani, R. A., & Ismaniar, I. (2022). Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak Usia Dini. Jambura Journal of Community Empowerment, 3(2), 1–20. https://doi.org/10.37411/jjce.v3i2.1335
Wahyu Trisno Aji. (2023). Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak dalam Berbagai Bentuk Kekerasan di Provinsi Nusa Tenggara Barat Melalui Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2015. Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah, 1(6), 303–320. https://doi.org/10.59059/mutiara.v1i6.644
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i2.38327
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Imammul Insan, Aisyah Putri Rawe Mahardika, Efan Yudha Winata, Aby Rizandi, Ade Dwi Pratiwi, Khuratin An Najwa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:






