PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TENTANG PENGOLAHAN DAN MANFAAT PEMBERIAN JUS DAUN KELOR PADA IBU HAMIL DALAM PENCEGAHAN STUNTING
Abstract
Abstrak: Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia yang berkaitan erat dengan status gizi ibu hamil. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah pemanfaatan pangan lokal bergizi, seperti daun kelor (Moringa oleifera). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat daun kelor dan pengolahan jus daun kelor sebagai bentuk intervensi gizi bagi ibu hamil. Metode yang digunakan meliputi edukasi, pelatihan, dan pendampingan kepada kader posyandu dan ibu hamil di Desa Guntarano. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test sebsar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader dan ibu hamil sebesar 45% mengenai cara pengolahan jus daun kelor, serta meningkatnya pemanfaatan daun kelor sebagai sumber pangan lokal bergizi. Dengan demikian, pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan jus daun kelor dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam mendukung upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan.
Abstract: Stunting remains a public health issue in Indonesia that is closely linked to the nutritional status of pregnant women. One preventive measure that can be taken is the use of nutritious local foods, such as moringa leaves (Moringa oleifera). This community service activity aims to increase public knowledge about the benefits of moringa leaves and the processing of moringa leaf juice as a form of nutritional intervention for pregnant women. The methods used include education, training, and mentoring for posyandu cadres and pregnant women in the village of Guntarano. The activity was evaluated through pre- and post-tests. The results of the activity showed a 45% increase in the knowledge of health workers and pregnant women regarding how to process moringa leaf juice, as well as an increase in the utilization of moringa leaves as a nutritious local food source. Thus, community empowerment through training in moringa leaf juice processing can be an effective strategy in supporting efforts to prevent stunting starting from thepregnancy period.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Black, R. E., Victora, C. G., Walker, S. P., Bhutta, Z. A., Christian, P., de Onis, M., Ezzati, M., Grantham-McGregor, S., Katz, J., Martorell, R., & Uauy, R. (2021). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 397(10285), 220–234. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/S0140-6736(20)32475-9
Dewey, & Begum. (2022). Long-term consequences of stunting. Maternal & Child Nutrition, 17(2), 89–96.
Fatimah, S., Ariani, M., Nito, P. J. B., & Fetriyah, U. H. (2024). Riwayat anemia pada ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita. Surya Medika, 20(2), 145–152. https://doi.org/https://doi.org/10.32504/sm.v20i2.1186
Fauziah, N., & Hadi, S. (2022). Kandungan antioksidan pada daun kelor. Jurnal Gizi Dan Pangan, 17(2), 89–96.
Fitriana, N., Sari, D., & Putri, R. (2023). Pemanfaatan daun kelor sebagai pangan fungsional pada ibu hamil. Jurnal Gizi Indonesia, 11(2), 120–128.
Food and Agriculture Organization. (2019). The state of food security and nutrition in the world 2019. FAO.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoman percepatan penurunan stunting. Kemenkes RI.
Leonita, R. D., Widiastuti, Y., & Irawan, G. (2024). Hubungan asupan gizi dengan kejadian stunting. Jurnal Ilmiah Gizi Kesehatan, 5(2), 67–73. https://doi.org/https://doi.org/10.46772/jigk.v7i02.1803
Lestari, D., & Sari, M. (2024). Inovasi pangan lokal berbasis kelor dalam pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(1), 45–53.
Nguyen, P. H., Kim, S. S., Sanghvi, T., & Mahmud, Z. (2017). Integrating nutrition interventions. PLOS ONE, 12(6), e0178375. https://doi.org/https://doi.org/10.1371/journal.pone.0178375
Nurhasanah, S. (2023). Efek jus kelor terhadap kadar glukosa darah. Jurnal Farmasi Indonesia, 18(1), 55–62.
Putri, A. R., Wulandari, S., & Dewi, Y. K. (2024). Hubungan anemia pada ibu hamil dengan kejadian stunting pada anak usia 12–24 bulan. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 19(1), 33–41.
Rahman, A., Hidayanti, N., & M, Y. (2022). Nutritional composition of Moringa oleifera leaves. Journal of Nutrition Science, 10, 1–8.
Rahmawati, N., Kusumawati, E., & Sari, P. (2024). Faktor risiko anemia pada ibu hamil di Indonesia: Tinjauan pola konsumsi zat gizi. Jurnal Gizi Indonesia, 12(1), 1–10.
Ruel, M. T., Quisumbing, A. R., & Balagamwala, M. (2018). Nutrition-sensitive agriculture. Global Food Security, 17, 128–138. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.gfs.2017.10.001
Rukmantara, A. R., & Sulianty, A. (2023). Status gizi ibu hamil anemia terhadap pertumbuhan janin. Jurnal Midwifery Update, 5(2), 67–73. https://doi.org/https://doi.org/10.32807/jmu.v5i2.169
Safitri, A., & Djaiman. (2021). Anemia pada ibu hamil dan dampaknya terhadap janin. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(3), 123–130.
Salakory, G. T. J., & Wija, I. B. E. U. (2021). Hubungan anemia ibu hamil dengan kejadian stunting. Majalah Kedokteran, 37(1), 45–52. https://doi.org/https://doi.org/10.33541/mk.v37i1.3365
Sari, W., Kurniyanti, K., Yusniarita, Y., & Mardalena, I. (2024). Perubahan psikofisiologis pada ibu hamil trimester III. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 11(2), 135–152.
TPPS. (2023). Laporan pelaksanaan percepatan penurunan stunting Kabupaten Donggala tahun 2023. Pemerintah Kabupaten Donggala.
UNICEF. (2021). Improving child nutrition: The achievable imperative. UNICEF.
Widyaningasih, S. (2024). Efek ekstrak daun kelor terhadap profil lipid. Jurnal Biomedik, 12(1), 33–41.
World Health Organization. (2019). Anaemia in women and children: Global health estimates. WHO.
World Health Organization. (2023). WHO guideline on maternal nutrition. WHO.
World Health Organization. (2024). Guidelines on maternal nutrition and stunting prevention. WHO.
Yanuaringsih, G. P., Aminah, S., Jayani, I., & Healtyani, C. S. (2023). Riwayat anemia ibu dan kejadian stunting. Jurnal Bidan Pintar, 4(2), 55–63. https://doi.org/https://doi.org/10.30737/jubitar.v4i2.5337
Yunita, D., Rahman, A., & Putra, I. (2023). Efektivitas daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak, 7(2), 101–108.
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i3.39027
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Niluh Nita Silfia, Sri Restu Tampali, Narmin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:






