IMPLEMENTASI FARMASI SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN KESADARAN KESEHATAN MASYARAKAT DI DESA DANGDEUR

Annysa Ellycornia Silvyana, Muhammad Hafis Fahreza, Yonathan Tri Atmodjo Reubun, Lia Warti, Muchammad Reza Ghozaly, Hilma Fathiah

Abstract


Abstrak: Penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, hipertensi, dan asam urat masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, terutama akibat pola hidup tidak sehat, rendahnya literasi kesehatan, serta minimnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Desa Dangdeur merupakan salah satu wilayah dengan tingkat kesadaran kesehatan rendah dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang belum optimal. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemandirian masyarakat melalui Praktik Farmasi Sosial (PFS). Kegiatan dilaksanakan selama 14 hari oleh mahasiswa Universitas Esa Unggul dengan metode edukatif dan partisipatif berupa penyuluhan penyakit tidak menular, pemeriksaan kesehatan, edukasi PHBS di sekolah dasar, penanaman TOGA, serta penyuluhan minuman herbal. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan, yaitu diabetes dan asam urat dari 50% menjadi 90%, serta hipertensi dari 40% menjadi 87,5%. Program ini terbukti efektif meningkatkan literasi kesehatan, mendorong pemanfaatan sumber daya lokal, serta memperkuat kebersamaan masyarakat dalam mewujudkan pola hidup sehat berkelanjutan.

Abstract: Non-communicable diseases such as diabetes mellitus, hypertension, and gout are still major health problems in Indonesia, mainly due to unhealthy lifestyles, low health literacy, and lack of implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS). Dangdeur Village is one of the areas with a low level of health awareness and non-optimal utilization of Family Medicinal Plants (TOGA). This research aims to increase community awareness and independence through Social Pharmacy Practice (PFS). Activities were carried out for 14 days by Esa Unggul University students with educational and participatory methods in the form of counseling on non-communicable diseases, health checks, PHBS education in elementary schools, planting TOGA, and counseling on herbal drinks. The pre-test and post-test results showed a significant increase in understanding, namely diabetes and gout from 50% to 90%, and hypertension from 62.5% to 93.7%. This program proved effective in improving health literacy, encouraging the use of local resources, and strengthening community togetherness in realizing a sustainable healthy lifestyle.


Keywords


Social Pharmacy Practice; Health Education; Healthy Living Practices; Family Medicinal Plants (TOGA); Health Literacy.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Bloomfield, S. F., Aiello, A. E., Cookson, B., & Boyle, C. O. (2007). The effectiveness of hand hygiene procedures in reducing the risks of infections in home and community settings including handwashing and alcohol-based hand sanitizers. American journal of infection control, 35(10), S27-S64. https://doi.org/10.1016/j.ajic.2007.07.001

Departemen Kesehatan RI. (2011). Pembinaan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kementerian Kesehatan RI.

Dewi, K. R., Sukaesih, N. S., & Lindayani, E. (2023). Pengaruh pendidikan kesehatan dengan media lembar balik terhadap peningkatan sikap PHBS pada siswa sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2), 112–120. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jkt.v4i2.14791

Febrianta, Y., Sriyanto, S., & Yuwono, P. H. (2021). A comparative study on healthy and clean lifestyle (PHBS) in elementary school based on geographical location. Dinamika Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 13(1), 14–19. https://doi.org/https://doi.org/10.30595/dinamika.v13i1.9599

Fisher, E. B., Walker, E. A., Bostrom, A., Fischhoff, B., Haire-Joshu, D., & Johnson, S. B. (2002). Behavioral science research in the prevention of diabetes: status and opportunities. Diabetes care, 25(3), 599-606.

Garbhani, A. A. I. H., Wicaksana, I. G. A. T., & Nuryanto, I. K. (2022). Peningkatan kesehatan keluarga melalui pemberdayaan PKK dalam pemanfaatan pekarangan dengan tanaman obat keluarga (TOGA) di Desa Kesiman Petilan. Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 1(2), 113–119. https://doi.org/https://doi.org/10.37294/jai.v1i2.391

Jannah, F., Oktaviani, I., Masnun, M., & Yandra, A. (2022). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di Kampung Iklim RW 03 Kelurahan Tabek Gadang. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(5), 1265–1272. https://doi.org/https://doi.org/10.31849/dinamisia.v6i5.11160

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS). Kementerian Kesehatan RI.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan esehatan.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Cuci Tangan Pakai Sabun. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil kesehatan Indonesia 2021. Kementerian Kesehatan RI.

Kurnianto, A., Sunjaya, D. K., Rinawan, F. R., & Hilmanto, D. (2020). Prevalence of Hypertension and Its Associated Factors among Indonesian Adolescents. 2020, 7. https://doi.org/https://doi.org/10.1155/2020/4262034

Muhani, N., Febriani, C. A., Yanti, D. E., Rahmah, A., Sari, F. A., Yusuf, G. G., & Pratiwi, Y. A. (2022). Penyuluhan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) tatanan sekolah di SDN 01 Langkapura. Jurnal Loyalitas Sosial, 4(1), 27–38.

Muspita, Z., Lestarini, Y., Asri, I. I., & Ilhami, B. S. (2021). Penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa sekolah dasar Desa Aikmel Kecamatan Aikmel. Jurnal Abdi Populika, 2(1), 10–18.

Natsir, M. F. (2018). Pengaruh Penyuluhan Ctps Terhadap Peningkatan Pengetahuan Siswa Sdn 169 Bonto Parang Kabupaten Jeneponto. Jurnal Nasional Ilmu Kesehatan (JNIK), 1, 1–9.

Prasetya, F. (2017). Determinan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Masyarakat Tobimeita Wilayah Kerja Puskesmas Abelikota Kendari. Jurnal Gizi Ilmiah, 4(1), 19–30.

Priliana, W. K., & Herlina, T. (2024). Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di sekolah dasar: Meningkatkan kesadaran dan penerapan PHBS untuk kesehatan siswa. Jurnal Abdimas Pamenang, 3(1), 22–30. https://doi.org/https://doi.org/10.53599/jap.v3i1.301

Puspitasari, I., Sari, G. N. F., & Indrayati, A. (2021). Pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai alternatif pengobatan mandiri. Jurnal Warta LPM, 24(3), 456-465.

Rahmawati, R., & Bajorek, B. V. (2017). Self-medication among people living with hypertension: a review. Family practice, 34(2), 147-153. https://doi.org/10.1093/fampra/cmw137

Rahmawati, & Utami. (2022). Efektivitas edukasi cuci tangan terhadap perilaku hidup bersih siswa sekolah dasar. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(1), 15–23.

Sari, N. I., Engkeng, S., Rahman, A., Kesehatan, F., Universitas, M., Ratulangi, S., & Keras, M. (2021). Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Peserta Didik Tentang Bahaya Minuman Keras Di SMK Pertanian Pembangunan Negeri Kalasey Kabupaten Minahasa. Jurnal Kesmas, 10(5), 46–53.

WHO. (2011). Water, sanitation and hygiene interventions and the prevention of diarrhoea. World Health Organization.

WHO. (2021). Noncommunicable diseases progress monitor. World Health Organization.

Yuliana, R., Hartati, S., & Dewi, M. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan TOGA di pedesaan. Jurnal Farmasi Komunitas, 1(9), 34–41.




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i3.39379

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Annysa Ellycornia Silyana, Muchammad Reza Ghozaly, Yonathan Tri Atmodjo Reubun, Lia Warti, Muhammad Hafis Fahreza, Hilma Fathiah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: