PEMETAAN LITERASI SAINS DAN PENGENALAN PEMBELAJARAN IPA KONTEKSTUAL BAGI SANTRI PESANTREN
Abstract
Abstrak: Terbatasnya pengalaman pembelajaran IPA di pesantren menyebabkan perlunya pemetaan kemampuan awal literasi sains sebagai dasar penyusunan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memetakan literasi sains dan memperkenalkan pembelajaran IPA kontekstual kepada delapan santri di salah satu lembaga pendidikan Islam. Kegiatan dilaksanakan melalui pemetaan literasi sains, analisis hasil pemetaan sebagai needs assessment, perancangan dan pelaksanaan praktikum osmosis serta emulsifikasi, kemudian dievaluasi melalui observasi dan refleksi. Hasil pemetaan menunjukkan skor rata-rata kemampuan menjelaskan fenomena ilmiah sebesar 2,88 (sedang), mengevaluasi dan merancang penyelidikan sebesar 3,25 (baik), menafsirkan data dan bukti ilmiah sebesar 3,00 (sedang), serta literasi sains konseptual sebesar 4,25 (sangat baik). Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, disusun pembelajaran IPA kontekstual yang sesuai dengan kebutuhan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar santri berpartisipasi aktif selama pembelajaran dan mampu menghubungkan hasil pengamatan praktikum dengan konsep IPA yang dipelajari. Luaran kegiatan berupa tersusunnya profil literasi sains peserta sebagai dasar penyusunan pembelajaran IPA kontekstual yang sesuai dengan kebutuhan belajar santri.
Abstract: Limited exposure to science learning in Islamic boarding schools highlights the need to assess participants’ initial scientific literacy as a basis for designing learning activities that address their learning needs. This community service program aimed to map scientific literacy and introduce contextual science learning to eight students at an Islamic educational institution. The program was conducted through scientific literacy assessment, analysis of the assessment results as a needs assessment, the design and implementation of contextual science learning through osmosis and emulsification experiments, followed by evaluation using observation and reflective discussion. The assessment revealed mean scores of 2.88 (moderate) for explaining scientific phenomena, 3.25 (good) for evaluating and designing scientific investigations, 3.00 (moderate) for interpreting data and scientific evidence, and 4.25 (very good) for conceptual scientific literacy. Based on these findings, a contextual science learning program was designed to address the participants’ learning needs. The evaluation indicated that most participants actively engaged in the learning activities and were able to relate their practical observations to the scientific concepts being learned. The primary outcome of the program was the development of a scientific literacy profile that served as the basis for designing contextual science learning tailored to the participants’ learning needs.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Afina, D. R., Hayati, M. N., & Fatkhurrohman, M. A. (2021). Profil Capaian Kompetensi Literasi Sains Siswa SMP Negeri Kota Tegal Menggunakan PISA. PSEJ (Pancasakti Science Education Journal), 6(1), 10–21. https://doi.org/10.24905/psej.v6i1.111
Azis, A. C. K., & Lubis, S. K. (2023). Asesmen Diagnostik Sebagai Penilaian Pembelajaran Dalam Kurikulum Merdeka Di Sekolah Dasar. Pena Anda: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 1(2), 20–29. https://doi.org/10.33830/penaanda.v1i2.6202
Bagus, I., Arnyana, P., & Ganesha, U. P. (2022). Rendahnya Literasi Sains : Faktor Penyebab dan Alternatif Solusinya. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 9(1), 153–166. https://doi.org/https://doi.org/10.38048/jipcb.v9i1.580
Fadlurrahman, M., Suastra, I. W., Wibawa, I. M. I., & Arnyan, I. B. P. (2026). Peran Pembelajaran IPA Dalam Membangun Kompetensi Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Global Education, 7(1), 243-255.
Fauziah, D. A., Erman, E., Enny Susiyawati, & Mohammad Budiyanto. (2023). Implementation of project-based learning models to improve science literacy of junior high school students. Jurnal Pijar Mipa, 18(2), 176–182. https://doi.org/10.29303/jpm.v18i2.4795
Habibah, F. A. N., & ‘Ulya, A. A. (2024). Upaya Mengembangkan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Melalui Pembelajaran Problembased Learning (PBL) Berbasis Pendekatan Socio-Scientific Issue (Ssi). Seminar Nasional IPA XIV, 292–303.
Insani, F., Nuroso, H., & Purnamasari, I. (2023). Analisis Hasil Asemen Diagnostik Sebagai Dasar Pelaksanaan Pembelajaran Berdiferensiasi Di Sekolah Dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 4450-4458.
Mayasari, Dede, & Hanim, S. (2024). Pengembangan Literasi Sains Siswa Melalui Pendekatan Pembelajaran Terpadu. Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 10(3), 197–202. https://doi.org/10.26740/jrpd.v10n3.p197-202
Nadia, E., Marisa, R. S., Wiwinda, Bayan, Z., & Saputra, H. A. (2026). Analisis Pembelajaran Berbasis Asesmen Diagnostik dalam Mengidentifikasi Kebutuhan Belajar Siswa pada Kurikulum Merdeka di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 25078–25084. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.6303
Nafiah, Q. A., & Puspitarini, S. (2026). Implementasi Pembelajaran IBSC (Investigation Based Science Collaborative) untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa. Paedagogie, 21(1), 1141–1150. https://doi.org/10.31603/paedagogie.v21i1.16346
Nurmalasari, Radiah, Rahmawati, & Darmaniar. (2024). CJPE : Cokroaminoto Juornal of Primary Education Penerapan Pembelajaran Kontekstual Berbasis Demonstrasi dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPA dan Kemampuan Literasi Sains Siswa Pendahuluan. CJPE: Cokroaminoto Journal of Primary Education, 7(2), 495–505.
OECD. (2023). PISA 2022 assessment and analytical framework. OECD Publishing.
Pratiwi, S. N., Cari, C., & Aminah, N. S. (2019). Pembelajaran IPA Abad 21 dengan Literasi Sains Siswa. Jurnal Materi Dan Pembelajaran Fisika (JMPF), 9(1), 34–42.
Putri, Y., & Gumala, Y. (2024). Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Pemahaman IPA Materi Cahaya Kelas V Sekolah Dasar. QOUBA : Jurnal Pendidikan, 1(2), 1–13.
Rosidi, I. (2021). Profil literasi sains aspek kompetensi siswa pondok pesantren di masa pandemi dengan menggunakan penilaian berbasis digital. Natural Science Education Research, 4(1), 1-9.
Safrizal, Zaroha, L., & Yulia, R. (2020). Kemampuan Literasi Sains Siswa Sekolah Dasar di Sekolah Adiwiyata (Studi Deksriptif di SD Adiwiyata X Kota Padang). Journal of Natural Science and Integration, 3(2), 215–223.
Sari, E. R., Haryadi S, E. F., & Lestari, N. (2022). Pembelajaran Kontekstual untuk Melatih Kemampuan Literasi Sains Siswa. QUANTUM: Jurnal Pembelajaran IPA Dan Aplikasinya, 2(1), 1–4. https://doi.org/10.46368/qjpia.v2i1.551
Yulyanti, Y. (2017). Literasi Sains dalam Pembelajaran IPA. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(2), 21–28.
Yusmar, F., & Fadilah, R. E. (2023). Analisis Rendahnya Literasi Sains Peserta Didik Indonesia: Hasil Pisa dan Faktor Penyebab. LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 13(1), 11–19. https://doi.org/10.24929/lensa.v13i1.283
Yusyfia, S., Purnamasari, I., & Arisyanto, P. (2025). Pemetaan permasalahan guru dalam melaksanakan asesmen diagnostik di sekolah dasar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era kurikulum merdeka. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1), 74–81. https://doi.org/10.29210/1202525558
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i4.40578
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 S. Hafidhawati Andarias, Dyah Pramesthi Isyana Ardyati, Jumiati, Arlin Syahrul, Iin Nur Awatip

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:







