WORKSHOP PEMBUATAN ROASTER LIMBAH KERANG BERSAMA KOPERASI MAHASISWA PPNS

Yesica Novrita Devi, Friska Intan Sukarno, Yugowati Praharsi, Aditya Maharani, Alma Vita Sophia, Arie Indartono

Abstract


Abstrak: Wilayah pesisir Kenjeran, Surabaya, menghadapi permasalahan limbah cangkang kerang dalam volume besar akibat tingginya produksi hasil laut, yang menimbulkan pencemaran lingkungan berupa bau menyengat, mengganggu estetika, serta minimnya pengetahuan masyarakat dalam mengolahnya menjadi produk bernilai ekonomi. Sebagai solusi, tim pengabdian Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) bersama Koperasi Mahasiswa PPNS menyelenggarakan workshop pembuatan roster (elemen bangunan berongga/ventilasi) berbahan dasar limbah cangkang kerang dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis masyarakat pesisir dalam mengolah limbah menjadi material konstruksi bernilai tambah sekaligus membuka potensi peluang usaha baru berbasis prinsip blue economy; kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah dan mitra sasaran, penyusunan materi dan uji coba formulasi produk, pelatihan intensif satu hari yang memadukan teori dan praktik langsung (pembersihan, penghancuran, pencampuran, pencetakan, dan pengeringan cangkang kerang) bagi 10 peserta, dilanjutkan pendampingan produksi pasca-workshop, serta evaluasi pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan peserta workshop dapat produksi mandiri sebanyak 15 unit roster, serta antusiasme tinggi dan dukungan pemerintah kelurahan yang membuka potensi peluang keberlanjutan dan replikasi program di wilayah pesisir lain guna mendukung SDG 14 dan SDG 8.Kawasan pesisir Kenjeran, Surabaya menghadapi masalah serius berupa penumpukan limbah cangkang kerang yang mencapai satu truk per hari, disertai minimnya pengetahuan masyarakat dalam mengolah limbah tersebut menjadi produk bernilai ekonomi. Tujuan pengabdian ini adalah memberdayakan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan limbah cangkang kerang sebagai bahan baku roaster (ventilasi bangunan ramah lingkungan) guna mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan pendapatan. Metode yang digunakan adalah workshop intensif satu hari pada 22 Mei 2026, melibatkan 10 warga pesisir Kelurahan Kedung Cowek dan Kecamatan Bulak sebagai mitra, dengan pendampingan mahasiswa Koperasi Mahasiswa PPNS (Kopma Bahtera). Evaluasi dilakukan melalui survei pra dan pasca-workshop menggunakan skala Likert 1–5. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang potensi limbah cangkang kerang sebesar 119% (dari 2,1 menjadi 4,6), peningkatan keterampilan membuat roaster sebesar 79% (dari 3,4 menjadi 4,3), dan pemahaman konsep blue economy meningkat 144% (dari 1,8 menjadi 4,4). Selama sesi praktik, peserta berhasil memproduksi 15 unit roaster secara mandiri.

Abstract: The coastal area of Kenjeran, Surabaya, faces the problem of large volumes of shellfish shell waste resulting from high marine product output, which causes environmental pollution in the form of pungent odors, aesthetic disturbance, and a lack of community knowledge in processing it into economically valuable products. As a solution, the community service team from Surabaya Shipbuilding State Polytechnic (PPNS) together with the PPNS Student Cooperative organized a workshop on producing roster (hollow building/ventilation elements) using shellfish shell waste as the main raw material, aiming to improve coastal communities' knowledge and technical skills in processing the waste into value-added construction material while opening up potential new business opportunities based on the blue economy principle. The activity was carried out through stages of problem and partner identification, material preparation and product formulation trials, an intensive one-day training combining theory and hands-on practice (cleaning, crushing, mixing, molding, and drying the shells) for 10 participants, followed by post-workshop production mentoring and post-activity evaluation. The results showed that workshop participants were able to independently produce 15 units of roster, along with high enthusiasm and support from the local government, opening up potential opportunities for sustainability and replication of the program in other coastal areas to support SDG 14 and SDG 8.The coastal area of Kenjeran, Surabaya faces a serious problem of shellfish waste accumulation reaching up to one truck per day, compounded by limited community knowledge in processing the waste into economically valuable products. This community service aimed to empower coastal communities by utilizing shellfish shell waste as the primary material for eco-friendly concrete roasters (building ventilation blocks), reducing environmental pollution while increasing household income. The method employed was a one-day intensive workshop on May 22, 2026, involving 10 coastal residents from Kedung Cowek Village and Bulak District as partners, assisted by students from PPNS Student Cooperative (Kopma Bahtera). Evaluation was conducted through pre- and post-workshop surveys using a 1–5 Likert scale. Results showed that knowledge of shellfish waste potential increased by 119% (from 2.1 to 4.6), roaster-making skills improved by 79% (from 3.4 to 4.3), and understanding of blue economy concepts rose by 144% (from 1.8 to 4.4). During the practical session, participants independently produced 15 roaster units.

 

 


Keywords


Shellfish Shell Waste; Concrete Roaster; Blue Economy; Coastal Community Empowerment.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


Abubakar, S., Kadir, M. A., Serosero, R. H., Subur, R., Widiyanti, S. E., Susanto, A. N., Rina, & Asrining P., R. T. (2021). Pemanfaatan limbah cangkang kerang untuk produk kerajinan tangan masyarakat pesisir. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 4(4), 42–49. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v4i4.1010

A'yuni, Q., Widiyanti, A., Ulfindrayani, I. F., Prayogi, Y. R., Arif, S., & Ningsih, A. F. L. (2019). Pemanfaatan limbah cangkang kerang sebagai pakan ternak berkualitas di Desa Tambak Cemandi Sidoarjo. Journal of Science and Social Development, 2(2), 61–69. https://doi.org/10.55732/jossd.v2i2.180

Amin, N. M. F., Adelia, B., Lestari, D. D., Indriani, R., Lianawati, Sistiyani, Rohanah, S., Ruwindy, I., Isah, S., Suryani, L., Qurrotunnida, D., Maulidah, I. Z., Suci, C., Anengsih, S., & Pujawati. (2025). Pemanfaatan limbah kerang sebagai media pembelajaran kreatif dalam pendidikan anak usia dini. Etos: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 7(2), 99–107. https://doi.org/10.47453/etos.v7i2.3595

Fajar, M. I., Sari, S. W., Dwi A., F. S., Setianingsih, R., & Muhtar R., M. (2026). Pelatihan pembuatan kerajinan tangan dari limbah cangkang kerang sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat Desa Sabiyan. Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1). https://doi.org/10.62281

Hasmah, Hariana, & Parta, I. W. S. (2021). Pembuatan souvenir dari cangkang kerang. JAT (Jurnal Abdi Teknologi), 2(2), 34–37. https://doi.org/10.56190/jat.v2i2.22

Ilham, A. (2017). Pemanfaatan limbah cangkang kerang darah (Anadara granosa) sebagai bahan abrasif dalam pasta gigi. Jurnal Galung Tropika, 6(1), 49–59. https://doi.org/10.31850/jgt.v6i1.210

Islamiyah, S. Al, Azis, R., & Engelen, A. (2021). Pemanfaatan limbah cangkang kerang menjadi cinderamata. Jurnal Ilmiah Pangabdhi, 7(1), 1–3. https://doi.org/10.21107/pangabdhi.v7i1.9883

Kurniasih, D., Rahmat, M. B., Handoko, C. R., & Zuhra, A. (2017). Pembuatan pakan ternak dari limbah cangkang kerang di Desa Bulak Kenjeran Surabaya. Seminar MASTER PPNS.

Munier, M. T., Ishak, E., Bahtiar, Purnama, M. F., Permatahati, Y. I., Fekri, L., & Effendy, I. J. (2022). Pemanfaatan limbah cangkang kerang guna meningkatkan keterampilan istri nelayan di Kelurahan Lapulu. MEAMBO: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 128–135. https://doi.org/10.56742/jpm.v1i2.21

Muttaqin, R. M., Lestari, Wicaksono, M. A., Widiana, I. N., Asnifa, S., Noviyanti, M., & Mustaqim, M. (2023). Pelatihan pemanfaatan limbah cangkang kerang dengan metode 3P (Pembersihan, Pembuatan, dan Penjualan) di Desa Banjar Kemuning. Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(4), 931–937. https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i4.5566

Nastiti, R. A., & K., A. (2024). Inovasi pengolahan limbah cangkang kerang sebagai produk unggulan desa wisata pesisir. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(3), 614–621. https://doi.org/10.24036/abdi.v6i3.878

Negoro, Y. P., Hidayat, Soelistya, D., Subali, & Prasetyo, I. D. (2026). Penerapan mesin crusher untuk pengolahan limbah cangkang kerang berbasis pemberdayaan Bumdes. Abditeknika: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 29–36. https://doi.org/10.31294/abditeknika.v6i1.12544

Nisa, F., & Astuti, K. D. (2021). Pemanfaatan limbah cangkang kerang hijau sebagai kerupuk kemplang dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Domas Kecamatan Pontang Provinsi Banten. J.A.I: Jurnal Abdimas Indonesia, 1(2), 103–108. https://doi.org/10.53769/jai.v1i2.96

Pranoto, A., Damayanti, R., Ardiansyah, R., Kaswadi, & Sueb. (2022). Pelatihan penyusunan perangkat pembelajaran berbasis IT. Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 24–31. https://doi.org/10.37478/abdika.v2i1.1604

Pratama, F. I. P., Ardini, P. P., Mannassai, A. F., & Umar, S. Y. (2025). Penguatan kesadaran lingkungan melalui program pengabdian berbasis edukasi ekosistem laut. SERAMBI, 2(1), 19–26. https://doi.org/10.54923/serambi.v2i1.18

Purbaningsih, Y., Helviani, H., Hasbiadi, H., Nursalam, N., Masitah, M., Kasmin, M. O., & Bahari, D. (2023). Peningkatan kapasitas para pelaku usaha mikro kecil dan menengah melalui pemanfaatan limbah cangkang kerang di Kota Kendari. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 3(2). https://doi.org/10.51214/japamul.v3i2.601

Qomariyah, A., & K., A. (2024). Pemberdayaan masyarakat Desa Wringinputih melalui pemanfaatan limbah kerang dan udang sebagai slow release fertilizer. Jurnal As-Sidanah, 6(2), 383–395. https://doi.org/10.35316/assidanah.v6i2.383-395

Sari, L., & Fitriana, R. (2021). Pemanfaatan limbah dapur sebagai pupuk organik cair. eJournal UNIB, 3(2), 101–107. https://doi.org/10.33369/tribute.v3i2.23887

Widyastuti, R. D., Pujisiswanto, H., Rohman, M. S., & Nabila, A. C. (2026). Pemberdayaan masyarakat Desa Sidodadi melalui inovasi pengolahan limbah hasil laut menjadi pupuk organik cair ramah lingkungan. Abdimas Galuh, 8(1), 387–392. https://doi.org/10.25157/ag.v8i1.21758

Yunus, Y. E., & Y., M. (2023). Potensi limbah cangkang kerang sebagai kerajinan sederhana rumah tangga di Desa Jampue Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang. Hippocampus: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 88–92. https://doi.org/10.47767/hippocampus.v2i1.539




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i4.40722

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Yesica Novrita Devi, Friska Intan Sukarno, Yugowati Praharsi, Aditya Maharani, Alma Vita Sophia, Arie Indartono

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: