PEMANFAATAN PRODUK ECO-ENZYME PADA KELOMPOK WANITA TANI NELAYAN PULAU PARI
Abstract
Abstrak: Limbah rumah tangga, khususnya limbah organik merupakan salah satu masalah lingkungan yang perlu segera ditangani. Salah satu alternatif penanganan limbah organik tersebut adalah pembuatan eco-enzyme yang merupakan cairan hasil fermentasi dari bahan-bahan organik. Eco-enzyme dapat digunakan sebagai pembersih, antiseptik, pestisida alami, pupuk, serta penjernih air. Selain itu, eco-enzyme juga dapat dimanfaatkan dalam produk-produk rumah tangga lainnya seperti sabun mandi, shampoo, dan deterjen. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melatih masyarakat, khususnya Kelompok Wanita Tani Nelayan di Pulau Pari yang berjumlah 30 orang dalam pemanfaatan produk dari eco-enzyme yang dihasilkan dari limbah organik rumah tangga. Pengabdian diawali dengan penyuluhan terkait lingkungan dan penanganan limbah, serta manfaat limbah yang selama ini belum diketahui. Kegiatan selanjutnya adalah workshop pembuatan eco-enzym serta pendampingan dalam pemanfaatannya. Keberhasilan program diukur berdasarkan peningkatan pengetahuan, keterampilan pembuatan sabun, dan kesiapan peserta mengadopsi produk. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan peserta mengenai pemanfaatan eco-enzyme meningkat dari 75% menjadi 83%, keterampilan membuat sabun secara mandiri meningkat dari 10% menjadi 60%, dan kesiapan memanfaatkan atau memasarkan produk meningkat dari 50% menjadi 73%. Sabun eco-enzym yang telah diproduksi telah dimanfaatkan untuk aktivitas masyarakat, bahkan telah ditawarakan sebagai oleh-oleh kepada wisatawan. Selanjutnya, diperlukan program PkM lanjutan untuk mengoptimalkan pemanfaatan dan pemasaran sabun eco-enzyme.
Abstract: Household waste, particularly organic waste, is one of the environmental problems that requires immediate attention. One alternative approach to managing organic waste is the production of eco-enzyme, a liquid obtained through the fermentation of organic materials. Eco-enzyme can be used as a natural cleaner, antiseptic, pesticide, fertilizer, and water purifier. In addition, it can also serve as a raw material for various household products, including soap, shampoo, and detergent. This Community Service Program aimed to enhance the capacity of the Women Farmers and Fishers Group on Pari Island, consisting of 30 participants, in utilizing eco-enzyme produced from household organic waste to develop value-added household products. The program began with educational sessions on environmental issues, organic waste management, and the potential benefits of organic waste, followed by a workshop on eco-enzyme utilization and hands-on assistance in producing eco-enzyme-based soap. Program effectiveness was evaluated based on improvements in participants' knowledge, soap-making skills, and readiness to adopt the product. The evaluation results showed that participants' knowledge of eco-enzyme utilization increased from 75% to 83%, the proportion of participants able to independently produce eco-enzyme soap increased from 10% to 60%, and their willingness to utilize or market the product increased from 50% to 73%. The eco-enzyme soap produced has been utilized for household and community activities and has also been introduced as a local souvenir for tourists visiting Pari Island. To ensure the sustainability of the program, further community service initiatives are recommended to strengthen the utilization, business development, and marketing of eco-enzyme-based products.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Adiyanto, M. R., Sofa, N., Nouha, Qomarudin, M. R., & Safitri, K. F. (2026). Eco enzyme sebagai alternatif pengolahan limbah organik untuk mendukung desa baddurih ramah lingkungan. Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1), 1–11. https://doi.org/10.62281
Agustina, A., Suwintari, I. G. A. E., & Dewi, I. G. A. M. (2025). Revitalisasi pariwisata berbasis lingkungan: peran eco enzyme dan kesadaran masyarakat. Journal of Innovative and Creativity, 1(1), 37879–37884.
Ardhiatma, F. (2025). Peran pengembangan pariwisata berkelanjutan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal. Tourism and Hospitality Research, 1(1), 23–29. https://doi.org/10.70716/thr.v1i1.56
Istanti, A., Utami, S. W., & Halil. (2023). Pembuatan bar soap eco-enzyme melalui proses saponifikasi di Banyuwangi. Jurnal Abdimas PHB, 6(2), 395–401.
Kusumawati, D. E., & Putri, C. N. (2022). Pelatihan pembuatan sabun ecoenzym berbahan limbah organik rumah tangga di kelompok ibu-ibu PKK Desa Batursari Demak. Jurnal Nuansa Akademik, 7(1), 13–22.
Nahdia, I. R., Ummah, R., Hidayatulloh, M. K. Y., Ariq, I. N., & Husna, I. A. (2022). Pelatihan Pengolahan Kulit Buah dan Sayuran menjadi Eco Enzyme sebagai Bahan Pembersih Peralatan Rumah Tangga. Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(3), 111118.
Neksidin, Fahrudin, A., & Krisanti, M. (2021). Keberlanjutan pengelolaan wisata bahari di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(2), 284–291. https://doi.org/10.18343/jipi.26.2.284
Parwata, I. P., Ayuni, N. P. S., & Widana, G. A. B. (2023). Pelatihan pembuatan eco enzyme sebagai upaya pengurangan sampah organik di Desa Kayuputih, Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng, Bali. Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Ke 8 Tahun 2023, 8, 2986–4615.
Permatasari, F., Laili, A. M., & Pratika, V. D. I. (2026). Pelatihan pembuatan eco-enzym berbasis buah dan POC untuk optimalisasi pertanian dan pelestarian ekosistem di Pondok Raudlatul Musthofa Tulungagung. Madiun Spoor: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 1–10.
Ratulangi, W. R., Idawati, S., Widyan, R., Fardani, R. A., Ariwidiani, N. N., Ustiawaty, J., & Halid, I. (2024). Pelatihan pembuatan sabun cair eco-enzyme dari limbah organik di Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sehati, 3(2), 82–89. https://doi.org/10.33651/jpms.v3i2.699
Riana Septiani, & Susanti Sundari. (2025). Transformasi limbah organik Menjadi produk bernilai tambah: pengembangan sabun cair ramah lingkungan. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 4(1), 89–101. https://doi.org/10.55123/insologi.v4i1.4860
Setyoningrum, Y., Yuwono, A. A., Tjandradipura, C., & Santoso, M. E. (2024). Pemanfaatan eco enzyme untuk mendukung ekonomi sirkular & penciptaan lingkungan hidup sehat yang berkelanjutan. DIKMAS: Jurnal Pendidikan Masyarakat Dan Pengabdian, 4(1), 7–18. https://doi.org/DOI:http://dx.doi.org/10.37905/dikmas.4.1.7-18.2024
Triwahyuningsih, N., Shafira, A. Y., & Tati Budi Kusmiyarti. (2025). Pengolahan sampah organik sebagai upaya peningkatan ketahanan iklim masyarakat. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains Dan Teknologi, 4(3), 281–288. https://doi.org/10.55123/abdikan.v4i3.6171
Vitaliati, T., Dafiq, A. I., & Sari, D. P. (2024). Sosialisasi pemanfaatan limbah organik sebagai bahan baku pembuatan eco enzim bagi masyarakat di wilayah pedesaan. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat, 13(1), 78. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v13i1.49916
Wathoni, O. K., Susanty, S., & Prayuda, D. S. (2025). Peran pariwisata pantai tanjung bias dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Senteluk Kecamatan Batu Layar Kabupaten Lombok Barat. JRTour Journal Of Responsible Tourism, 5(2), 1083–1088.
Winanti, P. A., & Sari, W. N. (2025). Dampak kegiatan pariwisata terhadap lingkungan di perairan laut Pulau Pari, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Jurnal Pariwisata Dan Perhotelan, 2(4), 16. https://doi.org/10.47134/pjpp.v2i4.4607
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i4.40859
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Nurul Khotimah, Nurul Nisa’a Amin, Rahmania Ratih Maharsi, Tuty Maria Wardiny, Endang Indrawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:







