SOSIALISASI MANAJEMEN REKAM MEDIS ELEKTRONIK BAGI SISWA SMA DAN SMK

Ovita Mayasari, Nisa Nur Kusuma, Ayuk Maryani, Erinda Nailun Ni’mah

Abstract


Abstrak: Transformasi digital di sektor kesehatan mewajibkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME) sesuai PMK No. 24 Tahun 2022. Namun, literasi siswa SMA/SMK mengenai manajemen data kesehatan dan peluang karier di bidang Manajemen Informasi Kesehatan (RMIK) masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis siswa melalui sosialisasi dan simulasi RME. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, pre-test, praktik input data menggunakan aplikasi SIMRS Pilar, dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di SMK X dan SMA X di Surakarta dengan total 241 peserta. Evaluasi pengetahuan (kuantitatif) dilakukan melalui pre-test dan post-test, sedangkan evaluasi kualitatif dilakukan melalui observasi keaktifan dan antusiasme siswa selama sesi praktik berlangsung. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, di mana 100% peserta yang mengikuti post-test berhasil memperoleh nilai di atas 60. Meskipun partisipasi post-test mengalami penurunan sebesar 32,8% karena keterbatasan waktu, antusiasme siswa dalam praktik simulasi sangat tinggi. Simpulan dari kegiatan ini adalah edukasi berbasis praktik sangat efektif dalam menjembatani kesenjangan antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri kesehatan digital.

Abstract: The digital transformation in the healthcare sector requires all healthcare facilities to implement Electronic Medical Records (EMR) in accordance with Minister of Finance Regulation No. 24 of 2022. However, high school and vocational high school students’ literacy regarding health data management and career opportunities in the field of Health Information Management (HIM) remains low. This community service activity aims to improve students’ understanding and practical skills through EMR outreach and simulations. The methods used include interactive lectures, pre-tests, hands-on data entry practice using the SIMRS Pilar application, and post-tests. The activity was conducted at Vocational High School X and Senior High School X in Surakarta with a total of 241 participants. Knowledge assessment (quantitative) was conducted through pre-tests and post-tests, while qualitative evaluation was based on observations of student engagement and enthusiasm during the practical sessions. The results showed an increase in knowledge, with 100% of participants who took the post-test scoring above 60. Although participation in the post-test decreased by 32.8% due to time constraints, student enthusiasm for the simulation practice was very high. The conclusion from this activity is that practice-based education is highly effective in bridging the gap between the school curriculum and the needs of the digital healthcare industry.


Keywords


Electronic Medical Records; SIMRS; Students; Digital Health Literacy.

Full Text:

DOWNLOAD [PDF]

References


AHIMA. (2021). Health Information Management's Direct Impact on Patient Safety and Quality Care. AHIMA.

Alanazi, A., Al-Mutairi, A., & H. M. (2021). Impact of Electronic Medical Record Training on Healthcare Professional Students' Knowledge and Confidence. Journal of Health Informatics in Developing Countries, 15(2).

Cahyono, A., Dwiaprini, E., Syifa, A., Nurjanah, T., Purnama, D. I., & Rizta, U. (2024). Socializing the role of medical informatics in technology and healthcare among students at SMK Sultan Muazzam Syah, Pekanbaru. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi, 3(3), 48–58. https://doi.org/10.58169/jpmsaintek.v3i3.620

Fitrah, Anggereni, K., & Sari, R. I. (2025). Efektivitas implementasi rekam medis elektronik (RME) dalam meningkatkan efisiensi administrasi kesehatan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 3767–3774.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 21 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2020–2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pratiwi, W., Paramarta, V., Kosasih, K., & Yuliaty, F. (2025). Dampak penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) terhadap kepuasan pasien menggunakan metode HOT-Fit di Indonesia: Literature review. Journal of Economics and Management Scienties, 7(3), 156–163. https://doi.org/10.37034/jems.v7i3.103

Rohmatin, G. H., Widianto, H., & Kuswiadji, A. (2025). Pengelolaan rekam medis elektronik dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan. Enfermeria Ciencia, 3(2), 113-123.

Sari Dewi, T., & Silva, A. A. (2023). Hambatan implementasi rekam medis elektronik dari perspektif perekam medis dengan metode PIECES. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 11(2). https://doi.org/10.33560/jmiki.v11i2.597

Sari, T. P., Via Trisna, W., & Ayu Purwati, A. (2025). Edukasi peran rekam medis sebagai penyedia informasi kesehatan pada siswa-siswi SMP Da'wah Kota Pekanbaru. ARSY: Aplikasi Riset kepada Masyarakat, 6(2), 477–482.

Sintyasari, D., & Risdawati, I. (2025). Urgensi reformasi hukum kesehatan di era digital: Antara etika, privasi data, dan perlindungan hak pasien. Indonesia Journal of Business Law, 4(2), 1–14. https://doi.org/10.47709/ijbl.v4i2.5878

Sutha, D. W., Christine, Novianti, S., & Solihin, A. H. (2026). Digital health literacy and health information seeking behavior among adolescents in Indonesia. Jurnal Promkes, 14(SI1), 1–7. https://doi.org/10.20473/jpk.v14.isi1.2026.1-7

Tasbihah, F., Yunengsih, Y., Studi, P., Medis, R., Kesehatan, I., Ganesha, P., & Bandung, K. (2024). Penerapan rekam medis elektronik dalam menunjang efektivitas kerja perekam medis di Rumah Sakit Hasna Medika Cirebon. Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi (JIMIK), 5(3), 2761-2767. https://journal.stmiki.ac.id

Wahyuni, A., Nasution, N., & Alawiyah, H. (2025). Peningkatan efektivitas penerapan SIMRS dalam pengelolaan rekam medis elektronik di RSIA Mutiara Bunda. Jurnal Vokasi, 9(2), 284–289.

Widjaja, L., M. S., & G. D. (2022). Literasi rekam medis elektronik pada siswa sekolah menengah kejuruan kesehatan di wilayah urban. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 8(3), 201–209.

Wangsa Putri, Y., Saragih, T. R., & Purba, S. H. (2024). Implementasi dan dampak penggunaan sistem rekam medis elektronik (RME) pada pelayanan kesehatan. Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 3(4), 255–264. https://doi.org/10.54259/sehatrakyat.v3i4.3449




DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i4.41110

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Ovita Mayasari, Nisa Nur Kusuma, Ayuk Maryani, Erinda Nailun Ni’mah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]

________________________________________________________________

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:

      

         

 

________________________________________________________________ 

JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE: