PRODUK NUTRASETIKA BERBASIS TANAMAN OBAT KELUARGA MELALUI JAMU GUMMY SEBAGAI PENGUATAN IMUN MANDIRI SANTRI
Abstract
Abstrak: Pondok pesantren merupakan lingkungan komunal berdensitas populasi tinggi sehingga rentan terhadap penularan penyakit kulit dan infeksi saluran pernapasan, sementara akseptabilitas jamu tradisional yang cenderung pahit masih rendah di kalangan santri usia muda. Pengabdian ini bertujuan mendiversifikasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) melalui formulasi Jamu Gummy sebagai sediaan nutrasetika untuk penguatan imun mandiri santri, dengan sasaran peningkatan hardskill sekaligus softskill mitra, yaitu keterampilan teknis budidaya TOGA dan formulasi sediaan gummy (hardskill) serta literasi kesehatan preventif, kerja sama tim, dan kemampuan komunikasi (softskill). Metode pelaksanaan menggunakan metode campuran (mixed method) yang memadukan ceramah edukatif, diskusi dua arah berbasis problem-solving, dan pelatihan praktik langsung dalam kerangka pendekatan partisipatif, dengan tahapan berupa asesmen awal (pre-test), edukasi fitofarmaka dan sistem imunologis, workshop budidaya serta formulasi gummy berbahan ekstrak kunyit, jahe, dan temulawak, dan evaluasi akhir (post-test). Mitra kegiatan adalah 40 santri pada salah satu pondok pesantren di Kalimantan Selatan, dengan pengurus pesantren berperan sebagai fasilitator. Sistem evaluasi menggunakan desain pre-test dan post-test melalui kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk mengukur pengetahuan, sedangkan keterampilan dinilai melalui observasi praktik langsung. Indikator keberhasilan kegiatan ditetapkan berupa peningkatan rerata nilai post-test yang signifikan (p < 0,05) dan kemampuan mitra memproduksi Jamu Gummy secara mandiri. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan santri yang signifikan, dengan rerata nilai meningkat dari 45,5 pada pre-test menjadi 86,8 pada post-test (peningkatan sekitar 90,8%; paired t-test, p < 0,0001).
Abstract: Islamic boarding schools are densely populated communal environments prone to the transmission of skin diseases and respiratory infections, while the acceptability of traditional herbal medicine (jamu), which tends to be bitter, remains low among young students. This community service program aims to diversify Family Medicinal Plants (TOGA) through the formulation of Jamu Gummy as a modern nutraceutical dosage form to strengthen students' self-reliant immunity, targeting both hard skills (TOGA cultivation and gummy formulation techniques) and soft skills (preventive health literacy, teamwork, and communication). The implementation method used a mixed method combining educational lectures, two-way problem-solving discussions, and hands-on training within a participatory approach, comprising an initial assessment (pre-test), education on phytopharmaca and the immune system, a workshop on cultivation and gummy formulation using turmeric, ginger, and temulawak extracts, and a final evaluation (post-test). The partners were 40 students of an Islamic boarding school in South Kalimantan, Indonesia, facilitated by the school administrators. Evaluation used a pre-test and post-test design with a validated and reliable structured questionnaire to measure knowledge, while skills were assessed through observation of hands-on practice. The success indicators were a significant increase in the mean post-test score (p < 0.05) and the partners' ability to produce Jamu Gummy independently. The results showed a significant increase in students' knowledge, with the mean score rising from 45.5 in the pre-test to 86.8 in the post-test (an increase of about 90.8%; paired t-test, p < 0.0001).
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Amalia, R., & Haryanto, A. (2023). Analisis Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap Insidensi Penyakit Menular di Lingkungan Pondok Pesantren. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(1), 45–58.
Asri, M. (2025). Strategi Promosi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Berbasis Komunitas di Institusi Pendidikan Islam Tradisional: Tantangan dan Implementasi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 12(1), 15–28.
Awwalia, E. (2022). Pendampingan Kader dalam Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada Santri di Pondok Pesantren Putri Wahid Hasyim Bangil. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 246–253. https://doi.org/10.33086/snpm.v2i1.973
Ayustaningwarno, F., Anjani, G., Ayu, A. M., & Fogliano, V. (2024). A Critical Review of Ginger’s (Zingiber officinale) Antioxidant, Anti-Inflammatory, and Immunomodulatory Activities. Frontiers in Nutrition, 11, 1364836. https://doi.org/10.3389/fnut.2024.1364836
Dwikoryanto, N. (2022). Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Berbasis Produk Herbal: Pondok Pesantren sebagai Pusat Keunggulan Moral dan Kesehatan Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi Teknologi, 4(2), 112–125.
Fauzi, M., Aini, N., Auliana, Rugayah, S., Pribadi, C. F., & Pratama, R. R. (2024). Identification of Compounds in Soursop Leaves (Annona muricata L.) as Breast Anticancer against Alpha Estrogen Receptors by Molecular Docking. Al Ulum: Jurnal Sains Dan Teknologi, 10(2), 68–77. https://doi.org/10.31602/jst.v10i2.15784
Harefa, D. (2020). Pemanfaatan Hasil Tanaman sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Jurnal Madani, 2(2), 28–36. https://doi.org/10.35970/madani.v1i1.233
Ikhwanudin, A. (2013). Perilaku Kesehatan Santri: Studi Deskriptif Perilaku Pemeliharaan Kesehatan, Pencarian dan Penggunaan Sistem Kesehatan, dan Perilaku Kesehatan Lingkungan di Pondok Pesantren Assalafi Al Fithrah, Surabaya. Jurnal Sosial dan Politik, 2(2), 3.
Presiden Republik Indonesia. (2019). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Kamil, R. Z., Murdiati, A., Juffrie, M., & Rahayu, E. S. (2022). Gut Microbiota Modulation of Moderate Undernutrition in Infants through Gummy Lactobacillus plantarum Dad-13 Consumption: A Randomized Double-Blind Controlled Trial. Nutrients, 14(5), 1049. https://doi.org/10.3390/nu14051049
Karo-Karo, U. (2010). Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Tanah 600, Medan. Kesmas: National Public Health Journal, 4(5), 195–202. https://doi.org/10.21109/kesmas.v4i5.169
Khafid, M. (2019). Faktor Risiko Lingkungan dan Perilaku terhadap Kejadian Skabies dan Penyakit Saluran Pernapasan pada Santri di Institusi Pendidikan Bersama. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 16(3), 201–215.
Kim, J. E., Park, K.-H., Park, J., Kim, B. S., Kim, G.-S., & Hwang, D. G. (2025). Immunomodulatory Potential of 6-Gingerol and 6-Shogaol in Lactobacillus plantarum-Fermented Zingiber officinale Extract on Murine Macrophages. International Journal of Molecular Sciences, 26(5), 2159. https://doi.org/10.3390/ijms26052159
Kristinawati, B., Latiifah, I. R. N., Anata, D. S., Pratama, R. A., & Rahayu, S. (2023). Meningkatkan Pengetahuan Kader Kesehatan dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga bagi Penderita Hipertensi melalui Pendidikan Kesehatan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(2), 1362–1369. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i2.13561
Memarzia, A. (2021). Experimental and Clinical Reports on Anti-Inflammatory, Antioxidant, and Immunomodulatory Effects of Curcuma longa and Curcumin, an Updated and Comprehensive Review. BioFactors, 47(3), 311–350. https://doi.org/10.1002/biof.1716
Moghadamtousi, S. Z., Kadir, H. A., Hassandarvish, P., Tajik, H., Abubakar, S., & Zandi, K. (2014). A Review on Antibacterial, Antiviral, and Antifungal Activity of Curcumin. BioMed Research International, 2014, 186864. https://doi.org/10.1155/2014/186864
Nurjanah, S. R., Nurazizah, N. N., Septiana, F., & Shalikhah, N. D. (2019). Peningkatan Kesehatan Masyarakat melalui Pemberdayaan Wanita dalam Pemanfaatan Pekarangan dengan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Dusun Semawung. Community Empowerment, 4(1), 20–25.
Pertiwi, R. D. (2020). Analisis Kesadaran Masyarakat terhadap Pemanfaatan Herbal Sederhana dalam Menjaga Daya Tahan Tubuh dan Pencegahan Penyakit Menular. Jurnal Sains Dan Teknologi Farmasi, 22(3), 245–259.
Pratama, R. R., Fauzi, M., Ramadhani, J., & Andryanto, M. H. (2025). Pemberdayaan Kesehatan Mandiri Santri melalui Teknologi Budidaya TOGA dan Pembuatan Jamu Berbasis Peningkatan Imun di Pondok Pesantren. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 9(4), 4023–4035. https://doi.org/10.31764/jmm.v9i4.33053
Pratiwi, D. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Penggunaan Herbal Terstandar terhadap Kualitas Hidup Santri di Lingkungan Pesantren. Jurnal Farmasi Klinik Dan Komunitas, 8(2), 77–89.
Pristio, A. (2022). Diversifikasi Produk Nutrasetika Fungsional Berbasis Bahan Alam sebagai Strategi Peningkatan Imunitas Kolektif pada Kelompok Remaja. Jurnal Farmasi Klinik Dan Komunitas, 7(4), 88–102.
Rani, K. C., Jayani, N. I., Feneke, F., & Melanda, S. (2021). Preparation and Evaluation of Gelatin and Pectin-Based Moringa oleifera Chewable-Gummy Tablets. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 913(1), 012082. https://doi.org/10.1088/1755-1315/913/1/012082
Susanto, A. (2017). Komunikasi dalam Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Kecamatan Margadana. Jurnal Para Pemikir, 6(1), 111–117.
Susilo, A. (2023). Pemberdayaan Ekonomi Kreatif melalui Pengolahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Skala UMKM: Studi Kasus Komunitas Pesantren. Jurnal Inovasi Dan Kewirausahaan, 15(4), 301–315.
Yasir, M., Romadhon, A. S., Nisa, Y. A. M., & Jaya, A. S. (2024). Peningkatan Keterampilan Sivitas Pondok Pesantren melalui Budidaya dan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) sebagai Upaya Kesehatan Mandiri. ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 145–153. https://doi.org/10.59632/abdiunisap.v2i2.290
Yesti, Y., Putra, B. H., Handayani, T., Fitriani, O. S., Andika, M., Hasanah, R., & Gusriyani, S. (2024). Penyuluhan tentang Tumbuhan yang Dapat Ditanam dan Dimanfaatkan untuk Pengobatan di Panti Asuhan Hanifa III Kampuang, Tilatang Kamang, Kabupaten Agam. Empowering Society Journal, 5(2), 137–142.
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i4.41143
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Rizki Rahmadi Pratama, Yuniarti Falya, Fauzi Rahman, Muhammad Fauzi, M. Hasan Andryanto, Aris Fadillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:






