INVENTARISASI DAN PEMETAAN ZONASI POTENSI WISATA SEBAGAI BASIS PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS KOMUNITAS
Abstract
Abstrak: Desa Sukawali, Kabupaten Tangerang, Banten, memiliki potensi wisata pesisir beragam, tetapi pengembangan masih terpusat pada Pantai KSS dan belum ditopang basis data terstruktur. Kegiatan ini bertujuan menginventarisasi daya tarik wisata dengan pendekatan 3A (atraksi, aksesibilitas, amenitas), memetakan sebaran potensi, dan menyusun data inventaris sebagai acuan pariwisata berbasis komunitas. Metode pelaksanaan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi pada empat kunjungan lapangan bersama mitra Kelompok Bahari Nusantara (KBN) dan Pemerintah Desa Sukawali, melibatkan tim dosen dan lima mahasiswa; pemetaan menggunakan metode honeypot serta analisis SWOT dan pemangku kepentingan, dengan evaluasi terhadap capaian dan partisipasi. Kegiatan mengidentifikasi enam daya tarik, Pantai KSS, hutan mangrove, Kampung Tematik, Makam Keramat Panjang, serta tradisi Nadran dan Panen Raya yang dipetakan menjadi empat zona pengembangan. Luaran berupa peta zonasi, laporan inventaris, dan rekomendasi pembentukan Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata); kegiatan ini menyediakan basis data potensi wisata sebagai dasar perencanaan; adapun dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan bersifat awal dan memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Abstract: Sukawali Village, Tangerang Regency, Banten, holds diverse coastal tourism potential, but its development remains concentrated on KSS Beach and lacks a structured database. This activity aimed to inventory tourist attractions using the 3A approach (attraction, accessibility, amenity), map the distribution of potential, and compile inventory data as a basis for community-based tourism. The implementation methods comprised observation, interviews, and documentation across four field visits with the partners Kelompok Bahari Nusantara (KBN) or Nautical Nusantara Community and the Sukawali Village Government, involving the lecturer team and five students; mapping used the honey pot method alongside SWOT and stakeholder analyses, with evaluation of achievements and participation. The activity identified six attractions—KSS Beach, the mangrove forest, Kampung Tematik (thematic village), the Keramat Panjang Tomb, and the Nadran and Panen Raya traditions—mapped into four development zones. Outputs included a zoning map, an inventory report, and a recommendation to establish a Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata or Tourism Awareness Community), the activity provided a tourism-potential database as a planning basis; its social, economic, and environmental impacts remain preliminary and require further evaluation.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Agustini, D. A. E., Landrawan, I. W., & Hadisaputra, I. N. P. (2023). Pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal sebagai strategi pengentasan kemiskinan di Kabupaten Klungkung. Jurnal Komunikasi Hukum, 9(1), 21–33. https://doi.org/https://doi.org/10.23887/jkh.v9i1.55346
Akbar, R., Supriyono, B., & Domai, T. (2022). Collaborative governance dalam pengembangan Desa Wisata Gubugklakah Kabupaten Malang. Jurnal Ilmiah Administrasi Publik (JIAP), 8(2), 170–177. https://doi.org/https://doi.org/10.21776/ub.jiap.2022.008.02.5
Albert, S., Setiawan, R. F., & Mubarokah. (2024). Strategi pengembangan desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat. Jurnal Ilmiah Manajemen Agribisnis, 12(2), 101–111. https://doi.org/10.33005/jimaemagri.v12i2.19
Alimi, R., & Darwis, R. S. (2023). Penerapan community based tourism di desa wisata mengarah pada keberlanjutan lingkungan. Jurnal Pembelajaran Masyarakat (JP2M), 4(2), 436–443. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i2.20377
Braga, J. L., Borges, I., Brás, S., Mota, C., & Costa, F. (2023). Inventorying tourist resources: Assessment of the tourist potential of Vieira do Minho. Proceedings of the International Conference on Tourism Research, June, 508–516. https://doi.org/10.34190/ictr.6.1.1250
Halim, M. P., & Setiawan, B. (2023). The potential of mangrove ecosystems as a sustainable ecotourism product in the mangrove area of KSS Beach, Tangerang District. Jurnal Syntax Transformation, 4(11), 146–158. https://doi.org/10.46799/jst.v4i11.865
Imikan, A. M., Ekong, N. C., & Okoroji, M. U. (2022). Assessment of community-based tourism potential and inventory in Ikot Ekpene Senatorial District, Akwa Ibom State. Randwick International of Social Science Journal, 3(4), 750–762. https://doi.org/10.47175/rissj.v3i4.556
Lestari, F. A. J. S. K. S. W. (Pokdarwis) dalam pengembangan potensi wisata G. S. di D. K. G. S. pdfbriant., & Susiana. (2023). Pemberdayaan masyarakat pesisir melalui program rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir Sei Carang Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Journal of Maritime Empowerment, 5(2), 28–34. https://doi.org/https://doi.org/10.31629/jme.v5i2.5634
Liu, Y. L., Chiang, J. Te, & Ko, P. F. (2023). The benefits of tourism for rural community development. Humanities and Social Sciences Communications, 10(1). https://doi.org/10.1057/s41599-023-01610-4
Maharani, T. S., Hidayati, A. N., & Habib, M. A. F. (2022). Peran Pokdarwis Dewi Arum Pulosari dalam peningkatan ekonomi masyarakat Desa Wisata Pandean berbasis bisnis kreatif. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Keuangan, 4(10), 4581–4587. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v4i10.1755
Marlianingrum, P. R., Adrianto, L., Kusumastanto, T., & Fahrudin, A. (2021). Sistem sosial-ekologi mangrove di Kabupaten Tangerang. Jurnal Ekobis : Ekonomi Bisnis & Manajemen, 11(2), 351–364. https://doi.org/10.37932/j.e.v11i2.386
Maulana, F. I., & Pratama, F. C. (2021). Sustainable development planning of tourist village using participatory mapping (Case study: Sanankerto Village, Malang, Indonesia). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 794, 012244. https://doi.org/10.1088/1755-1315/794/1/012244
Purwoko, A., Hartini, K. S., Basyuni, M., & Situmorang, M. D. (2023). Community-Based Mangrove Tourism Object Development in Kampung Nipah , North Sumatra , Indonesia. Universal Journal of Agricultural Research, 11(2), 241–254. https://doi.org/10.13189/ujar.2023.110203
Rohyani, I. S., Rahayu, R. N., Isrowati, & Ernawati. (2022). Sosialisasi pengembangan ekowisata dan kewirausahaan produk lokal di Desa Lenek Ramban Biak, Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Abdi Insani, 9(4), 1847–1856. https://doi.org/10.13189/ujar.2023.110203
Sakirin, Bagiastra, I. K., Murianto, Idrus, S., & Kurniansyah, R. (2021). Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengembangan potensi wisata Gunung Sasak di Desa Kuripan Giri Sasak. Journal of Responsible Tourism, 1(2), 55–62. https://doi.org/https://doi.org/10.47492/jrt.v1i1.993
Salam, D. A. (2022). Mapping potential tourist attractions in the Southern West Bandung Regency area. Journal of Tourism Sustainability, 2(2), 61–70. https://doi.org/10.35313/jtospolban.v2i2.35
Sari, I. W., & Pinasti, V. I. S. (2022). Strategi Pokdarwis dalam pemberdayaan masyarakat melalui desa wisata (Studi kasus Desa Wisata Giyanti, Wonosobo). Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 11(2), 84–95. https://doi.org/https://doi.org/10.21831/dimensia.v11i2.59271
Sulila, I., Dungga, W. A., Wolok, T., & Rahmat, B. (2024). Penerapan konsep community based tourism pada objek wisata masjid walima emas. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 5(4), 990–1000. https://doi.org/10.33474/jp2m.v5i4.21889
Widya, K. S., & Budi, E. (2024). Strategi pengembangan community based tourism berdasarkan peran stakeholder masyarakat. Jurnal Penataan Ruang, 19(1), 84–95. https://doi.org/https://doi.org/10.12962/j2716179x.v19i0.20846
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i5.41685
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Aditya Rizki Rinaldi, Liza Khairunnisa Gultom, Eko Prabowo, Yuli Setiawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:







