INTEGRASI KONSEP IPA DALAM EDUKASI MITIGASI DINI BENCANA BANJIR BERBASIS KEARIFAN LOKAL PAPUA DI WILAYAH SENTANI
Abstract
Abstrak: Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, salah satunya bencana banjir yang berpotensi terjadi di berbagai wilayah, termasuk Sentani, Papua. Kondisi lingkungan, curah hujan, perubahan tata guna lahan, serta aktivitas manusia dapat meningkatkan risiko terjadinya banjir. Rendahnya pemahaman murid mengenai penyebab, dampak, dan langkah mitigasi bencana banjir menunjukkan pentingnya edukasi mitigasi sejak dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman murid mengenai kesiapsiagaan dan mitigasi bencana banjir melalui integrasi konsep IPA dan kearifan lokal Papua, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan di wilayah Sentani. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah dan simulasi mitigasi banjir dengan memanfaatkan buku panduan elektronik sebagai media pembelajaran. Materi yang disampaikan mengaitkan konsep IPA dengan kearifan lokal Papua yang relevan dengan upaya menjaga lingkungan dan mengurangi risiko banjir. Peserta kegiatan adalah murid SMP Negeri di Sentani sebanyak 40 orang dengan evaluasi menggunakan angket pretest–posttest sebanyak 25 pernyataan untuk angket kesiapsiagaan, 28 pernyataan angket persepsi, dan 19 pernyataan untuk angket respon. Indikator keberhasilan dari kegiatan ini adalah terjadi peningkatan skor kesiapsiagaan bencana, terjadi perubahan persepsi positif terhadap pentingnya mitigasi bencana, serta kepuasan terhadap media pembelajaran yang digunakan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman kesiapsiagaan dari kategori tidak siap menjadi sangat siap (interval skor 82-100), perubahan persepsi positif sebesar 86,25%, serta kepuasan murid terhadap buku panduan pada kategori sangat baik. Kegiatan ini berdampak pada peningkatan literasi kebencanaan dan kesiapsiagaan sekolah terhadap bencana.
Abstract: Indonesia is one of the countries at high risk of hydrometeorological disasters, including floods, which can occur in various regions, including Sentani, Papua. Environmental conditions, rainfall, land-use changes, and human activities can increase flood risk. The limited understanding among students regarding the causes, impacts, and flood mitigation measures highlights the importance of early mitigation education. This community service activity aimed to improve students’ understanding of flood preparedness and mitigation through the integration of science concepts and Papuan local wisdom, while also fostering environmental awareness in the Sentani area. The activities were conducted through lectures and flood mitigation simulations using an electronic guidebook as a learning medium. The materials presented integrated science concepts with relevant Papuan local wisdom to support environmental conservation and reduce flood risks. The participants in this activity were 40 students from a public junior high school in Sentani. Evaluation was conducted using pretest-posttest questionnaires consisting of 25 items assessing disaster preparedness, 28 items assessing perceptions, and 19 items assessing responses to the learning media. The success indicators of the activity were an increase in the students’ disaster preparedness scores, a positive change in their perceptions of the importance of disaster mitigation, and satisfaction with the learning media used. The results showed an improvement in students’ preparedness from the “not ready” category to the “very ready” category (score interval 82–100), a positive perception change of 86.25%, and student satisfaction with the guidebook in the “very good” category. This activity contributed to improving disaster literacy and school preparedness in responding to disasters.
Keywords
Full Text:
DOWNLOAD [PDF]References
Alkadri, R., Festiyed, & Asrizal. (2019). Meta-analisis bahan ajar terintegrasi materi mitigasi bencana alam terhadap kompetensi peserta didik. Pillar of Physics Education,12(4),857–864. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.24036/7909171074
Andarini, D. F., Nauval, F., & Saufina, E. (2022). Analisis Karaketristik Curah Hujan Pada Kejadian Banjir Sentani Maret 2019. Joint Prosiding IPS Dan Seminar Nasional Fisika, 10(1), FA–35 . https://doi.org/10.21009/03.SNF2022.01.FA.05
Arma, O. P. (2024). Peran Kearifan Lokal dalam Proses Pembelajaran IPA. Seminar Nasional Pendidikan Biologi IX: Biologi Dan Pendidikan Untuk Mendukung Pencapaian SDGsMalang, 11–31.
BNPB. (2025). Rangkuman Bencana Tahun 2024. Available form: www.bnpb.go.id.
Erari, & Amsad. (2025). Analisis Pembelajaran Mendalam yang Terintegrasi dengan Kearifan Lokal Lingkungan Pesisir Pada Materi IPAS di Kelas V SD Negeri Mambui Kabupaten Waropen. Sinergi : Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2), 1943–1954.
Ibnu. (2017). Peran Sosiologi Lingkungan dalam Mendorong Partisipasi Komunitas terhadap Perlestarian Hutan Adat di Tanah Papua. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Ilmu-Ilmu Sosial, Dan Hukum (SENPISHUM), 1(1).
Ihsan, M. (2017). Pengaruh bentuk mercu bendung terhadap tinggi loncat air kolam olak model USBR IV (simulasi laboratorium). Teras Jurnal-Jurnal Teknik Sipil, 7(1), 173–182.
Kabul, L., & Saputra, M. (2020). Pengembangan Buku Kesiapsiagaan Bencana untuk Sekolah Inklusi. Elementary School, 7(1), 58–68. https://doi.org/https://doi.org/10.31316/esjurnal.v7i1.480
Kristiawan, Agus, Imam, & Kiba. (2020). Pemodelan Aliran Bahan Rombakan Untuk Tanggap Darurat Banjir Bandang Sentani, Jayapura: Studi Kasus Sungai Sereh Sentani. Bulletin Vulkanologi Dan Bencana Geologi, 14(2), 13–20.
Kusumo, P., & Nursari, E. (2016). Zonasi Tingkat Kerawanan Banjir Dengan Sistem Informasi Geografis Pada DAS Ciduriankab.Serang, Banten. Jurnal String, 1(1), 29–38. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30998/string.v1i1.966
Makdis, N. (2020). Penggunaan E-book Pada Era Digital. Al-Maktabah, 19(1), 77–84.
Marliana, Mariay, Angrianto, Imburi, & Andriyani. (2026). Edukasi Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat di Wilayah Rawan Risiko : Pengabdian . Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(4), 21800–21811. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5716
Mulyanti, D. (2024). Kearifan Lokal Masyarakat Terhadap Sumber Mata Air Sebagai Upaya Konservasi dan Pengelolaan Sumber Daya Lingkungan. Bina Hukum Lingkungan, 6(3), 410–424. Retrieved from https://bhl-jurnal.or.id/index.php/bhl/article/view/224
Ragung, S. M. (2026). Penyebab, Dampak, dan Strategi Mitigasi Banjir di Kalimantan. Student Scientific Creativity Journal, 4(4), 44–54. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v4i4.6354
Rahayu, S., & Adi, K. H. (2023). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Melalui Media E-Book IPA Berbasis PBL. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 2795–2799.
Rahmat, H. K., Frinaldi, A., Rembrandt, R., & Lanin, D. (2024). Model Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Sekolah Melalui Program Satuan Pendidikan Aman Bencana di Kota Tangerang. Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan Penyuluhan Dan Konseling Islam, 7(3), 655–668.
Safkaur, Binur, & Ramandei. (2024). Partisipasi Masyarakat dalam Upaya Pengurangan Risiko Bencana Banjir Bandang di Kampung Doyo Baru Distrik Waibu Kabupaten Jayapura. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(5), 4655–4668.
Santoso, S. (2003). Mengatasi Berbagai Masalah Statistik dengan SPSS versi 11.5. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
Sitorus, Musfira, & Joko. (2022). Peran Adat dalam Mitigasi Bencana di Kampung Yongsu Desoyo, Distrik Ravenirara, Kabupaten Jayapura. Jurnal Perencanaan Wilayah, 7(2), 131–145.
Sulaminingsih, Silamat, Ruruh, Syaiful, & Ninasari. (2024). Dampak Perubahan Iklim Terhadap Peningkatan dan Penurunan Produktivitas Tanaman Pangan. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(3), 10189–10195.
Vasista, D., Fauzi, A., & Ratnawulan. (2014). Pengaruh LKS Terintegrasi Materi Bencana Banjir Pada Konsep Benda Tegar dan Fluida Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa dalam Model Case Based Learning. Pillar Of Physics Education, 4, 57–64.
Wandik, Yannice, & Musfira. (2024). Partisipasi Masyarakat Pada Mitigasi Bencana Banjir di Kampung Doyo Baru, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 14(2), 79–89.
Wardani, T. K., Anggraini, I., Amiroh, M., Putri, Z. A., & Ramadhani, R. (2026). Integrasi Pendidikan Mitigasi Bencana Berbasis Fenomena Atmosfer Dalam Pembelajaran Ipa: Systematic Literature Review. Pensa E-Jurnal: Pendidikan Sains, 14(2), 52–58. https://doi.org/10.26740/pensa.v14i2.76665
Wedyawati, N., Lisa, Y., & Selimayati, S. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran IPA Terintegrasi Mitigasi Bencana terhadap Hasil Belajar. Edukasi: Jurnal Pendidikan, 15(2), 261–273.
Yarmalinda, D., Imron, M., & Maria, A. (2025). Pengembangan Modul Biologi Berbasis Kearifan Lokal Papua Menggunakan Model Inquiry Learning Pada Materi Konservasi Keanekaragaman Hayati. Biology and Education Journal, 5(1), 11–24. https://doi.org/10.25299/baej.2025.22434
DOI: https://doi.org/10.31764/jmm.v10i5.43231
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Silvia Anggri W., M. Raidil, Wilda Wijayani P., Agustina S.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) p-ISSN 2598-8158 & e-ISSN 2614-5758
Email: [email protected]
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) already indexing:
________________________________________________________________
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) OFFICE:






